Penelitian Terbaru: Antibodi Covid-19 Mampu Bertahan 4 Bulan

Dythia Novianty

Kamis, 15 Oktober 2020 | 07:15 WIB
Penelitian Terbaru: Antibodi Covid-19 Mampu Bertahan 4 Bulan
Tes Antibodi Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah penelitian terbaru dari Finlandia, menunjukkan bahwa antibodi yang terbentuk oleh infeksi Covid-19 dapat bertahan setidaknya empat bulan. Hal ini diungkap Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Finlandia (THL) pada Selasa (13/10/2020).

Sebuah proyek gabungan oleh THL dan Kota Helsinki menunjukkan bahwa antibodi Covid-19 terbentuk dalam waktu satu bulan, setelah infeksi dan dapat dideteksi hingga empat bulan pascainfeksi pada kebanyakan pasien, sebut THL dalam sebuah siaran pers.

Mereka mengungkapkan bahwa penelitian ini lebih lama daripada banyak penelitian sebelumnya. Pada tahap berikutnya, proyek tersebut mencoba melakukan verifikasi selama enam atau tujuh bulan.

Merit Melin, seorang ilmuwan senior di THL, mengatakan bahwa penelitian itu terutama berfokus pada antibodi yang dapat menetralkan virus corona baru dalam kondisi laboratorium.

Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]

"Hampir semua pasien membentuk antibodi penawar dan sebagian besar mempertahankannya selama periode pengamatan," ujarnya dilansir laman Xinhua, Kamis (15/10/2020).

Dia menuturkan bahwa penelitian internasional sejauh ini jarang berfokus pada antibodi yang menetralkan virus.

Hanna Nohynek, kepala dokter di THL, menggarisbawahi pentingnya hasil tersebut dengan tujuan untuk pengembangan vaksin.

"Seperti halnya vaksin yang bertujuan menciptakan antibodi yang tahan lama, menjanjikan bahwa kekebalan alami berdurasi lebih lama dari yang dilaporkan sebelumnya," katanya.

Disebutkan juga reaksi kekebalan alami menghasilkan antibodi yang menargetkan lonjakan protein virus, dan sebagian besar vaksin yang saat ini sedang dikembangkan juga didasarkan pada struktur ini.

baca juga

Penelitian itu, yang dimulai pada Maret tahun ini, melibatkan 129 orang dalam keluarga dengan setidaknya satu orang telah didiagnosis dengan Covid-19, dan 64 di antaranya dikonfirmasi terdiagnosis dengan tes PCR (polymerase chain reaction).

Di antara 64 orang tersebut, antibodi terdeteksi dalam 63 kasus. Sementara itu, 17 orang lainnya mengembangkan antibodi meskipun mereka tidak dikonfirmasi terinfeksi dengan PCR, menurut THL.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Secara global, negara-negara seperti Inggris, China, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat sedang berpacu dengan waktu untuk mengembangkan vaksin virus corona guna melawan epidemi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Donald Trump Diberi Koktail Antibodi Poliklonal akibat Covid-19, Apa Itu?

Donald Trump Diberi Koktail Antibodi Poliklonal akibat Covid-19, Apa Itu?

Health | Minggu, 04 Oktober 2020 | 18:05 WIB

Wow! 2.500 Spesies Asing Baru Akan Muncul di Eropa pada 2050

Wow! 2.500 Spesies Asing Baru Akan Muncul di Eropa pada 2050

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 14:30 WIB

Penelitian Ungkap Gen Manusia Purba Ini Lebih Beresiko Tertular Covid-19

Penelitian Ungkap Gen Manusia Purba Ini Lebih Beresiko Tertular Covid-19

Batam | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 09:33 WIB

Pewaris Gen Neanderthal Berisiko Lebih Tinggi Terinfeksi Covid-19 Parah

Pewaris Gen Neanderthal Berisiko Lebih Tinggi Terinfeksi Covid-19 Parah

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 08:45 WIB

Penelitian Terbaru, Asi Dapat Lindungi Bayi dari Infeksi Covid-19?

Penelitian Terbaru, Asi Dapat Lindungi Bayi dari Infeksi Covid-19?

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2020 | 10:30 WIB

Penelitian Terbaru: Organ Babi Bisa Ditransplantasikan ke Manusia?

Penelitian Terbaru: Organ Babi Bisa Ditransplantasikan ke Manusia?

Tekno | Rabu, 30 September 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

×