Pewaris Gen Neanderthal Berisiko Lebih Tinggi Terinfeksi Covid-19 Parah

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 08:45 WIB
Pewaris Gen Neanderthal Berisiko Lebih Tinggi Terinfeksi Covid-19 Parah
Ilustrasi DNA (Shutterstock).

Suara.com - Penelitian baru yang diterbitkan di Nature mengungkap bahwa bentangan DNA Neanderthal yang diwarisi di tubuh manusia saat ini, dapat meningkatkan peluang untuk terkena kasus virus Corona (Covid-19) yang parah.

Neanderthal merupakan anggota genus Homo yang telah punah dan berasal dari Zaman Pleistosen. Spesimennya ditemukan di Eurasia, dari Eropa Barat hingga Asia Tengah dan Utara.

Sejumlah faktor diketahui meningkatkan peluang seseorang terinfeksi Covid-19 yang parah, mulai dari usia, gaya hidup, hingga genetika.

Penelitian sebelumnya, baru-baru ini mengungkapkan bahwa segmen DNA yang ditemukan pada kromosom 3 terkait erat dengan risiko rawat inap dan gagal pernapasan yang lebih tinggi setelah terinfeksi Covid-19.

Seorang pengunjung melihat "El Neandertal Emplumado", rekaan wajah spesies manusia purba Neanderthal yang hidup sekitar 50.000 tahun silam di Bumi karya ilmuwan Italia, Fabio Fogliazza (AFP/Cesar Manso).
Seorang pengunjung melihat "El Neandertal Emplumado", rekaan wajah spesies manusia purba Neanderthal yang hidup sekitar 50.000 tahun silam di Bumi karya ilmuwan Italia, Fabio Fogliazza (AFP/Cesar Manso).

Sekarang, dalam sebuah penelitian baru, para ilmuwan di Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology, telah menemukan bahwa cluster gen ini sangat mirip dengan sekuens DNA yang ditemukan dalam genom Neanderthal berusia 50.000 tahun yang ditemukan di Kroasia.

Hal ini mengindikasikan varian gen kemungkinan besar diturunkan ke manusia melalui kawin silang prasejarah dengan Neanderthal.

Varian genetik sangat umum di antara orang-orang di Asia Selatan, di mana sekitar setengah dari populasi membawa gen tersebut. Sekitar satu dari enam orang membawa varian di Eropa, tetapi tidak ada di Afrika dan Asia Timur.

Meskipun tampaknya orang yang memiliki potongan DNA Neanderthal ini berisiko lebih tinggi terkena Covid-19 yang parah, belum ada petunjuk mengapa varian genetik membuat orang tersebut lebih berisiko.

"Ternyata varian gen ini diwarisi oleh manusia modern dari Neanderthal ketika mereka kawin sekitar 60.000 tahun yang lalu. Saat ini, orang yang mewarisi varian gen ini tiga kali lebih mungkin membutuhkan ventilasi buatan jika mereka terinfeksi oleh Covid-19," kata Hugo Zeberg, penulis utama dari Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology.

baca juga

Dilansir dari IFL Science, Jumat (2/10/2020), manusia modern atau Homo sapiens dan Neanderthal memiliki nenek moyang yang sama kira-kira setengah juta tahun yang lalu.

Setelah manusia akhirnya berkelana keluar dari tanah airnya di Afrika dan berhasil mencapai Eurasia, mereka bertemu dengan Neanderthal dan kawin secara luas satu sama lain bersama hominin purba lainnya.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Penyebaran ini merupakan petunjuk pengaruh genetik dari hominid lain masih dapat ditemukan dalam DNA sebagian besar populasi manusia modern, terutama orang-orang keturunan Eropa dan Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Terbaru: Partikel Covid-19 Bertahan di Lift Selama 30 Menit

Penelitian Terbaru: Partikel Covid-19 Bertahan di Lift Selama 30 Menit

Tekno | Jum'at, 25 September 2020 | 11:30 WIB

Studi Amerika: Anak dari Ibu Terinfeksi Covid-19 Lahir dengan Baik

Studi Amerika: Anak dari Ibu Terinfeksi Covid-19 Lahir dengan Baik

Health | Rabu, 23 September 2020 | 13:11 WIB

Duh, Perawat di DKI Jakarta Paling Banyak Tertular Covid-19

Duh, Perawat di DKI Jakarta Paling Banyak Tertular Covid-19

Health | Selasa, 22 September 2020 | 14:20 WIB

Awas! Asap Kebakaran Bikin Paru-paru Rentan Terkena Covid-19 dan Flu

Awas! Asap Kebakaran Bikin Paru-paru Rentan Terkena Covid-19 dan Flu

Tekno | Senin, 21 September 2020 | 13:00 WIB

Penilitian Terbaru: Orang Berkacamata, 5 Kali Lebih Kecil Tertular Covid-19

Penilitian Terbaru: Orang Berkacamata, 5 Kali Lebih Kecil Tertular Covid-19

Tekno | Jum'at, 18 September 2020 | 14:00 WIB

Mencuci Hidung dengan Antiseptik Bisa Melindungi dari Covid-19?

Mencuci Hidung dengan Antiseptik Bisa Melindungi dari Covid-19?

Tekno | Jum'at, 18 September 2020 | 06:00 WIB

Terkini

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Kebakaran Hebat Kembali Melanda TPA Jatibarang Semarang

Foto | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

×