Gletser Mencair di Alpen, Ilmuwan Temukan Artefak Berusia 9.500 Tahun

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:25 WIB
Gletser Mencair di Alpen, Ilmuwan Temukan Artefak Berusia 9.500 Tahun
Pegunungan Alpen. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Para ilmuwan menemukan jejak perburuan kuno untuk kristal dari era Mesolitikum atau sekitar 9.500 tahun yang lalu ketika gletser di Pegunungan Alpen mencair.

Di tengah suhu Bumi yang meningkat, para ahli glasiologi memperkirakan 95 persen dari sekitar 4.000 gletser yang tersebar di seluruh Pegunungan Alpen bisa menghilang pada akhir abad ini.

Meski terdengar "seram" karena situasi es bakal menghilang, pencairan gletser ini telah menciptakan "kesempatan" bagi para arkeolog untuk memperluas pemahaman tentang kehidupan pegunungan ribuan tahun yang lalu.

"Kami dapatkan penemuan sangat menarik, membuka jendela ke bagian arkeologi yang biasanya tidak kami dapatkan," kata Marcel Cornelissen, ilmuwan pemimpin perjalanan penggalian bulan lalu di dekat gletser Brunifirm di Swiss timur, seperti dikutip Science Alert pada Sabtu (17/10/2020).

Ilustrasi temuan arkeologi tengah diuji di lab [Envato Elements/microgen].
Ilustrasi temuan arkeologi tengah diuji di lab [Envato Elements/microgen].

Beberapa penemuan arkeologi mengejutkan muncul dari es yang mencair dan menunjukkan bahwa pegunungan seperti Alpen pernah dihuni manusia selama ribuan tahun.

Manusia purba diyakini telah mendaki gunung untuk melakukan perjalanan ke lembah terdekat, berburu, atau menaruh satwa ke padang rumput, dan untuk mencari bahan mentah.

"Kami tahu sekarang bahwa orang-orang mendaki gunung hingga ketinggian 3.000 meter, mencari kristal dan bahan utama lainnya," ucap Christian auf der Maur, salah satu arkeolog yang berpartisipasi dalam ekspedisi.

Penemuan besar Alpen kuno pertama yang muncul dari es yang mencair adalah penemuan "Oetzi" pada 1991, yaitu tubuh seorang pejuang berusia 5.300 tahun kedapatan diawetkan secara alami oleh proses alam di dalam gletser Alpen.

Para ilmuwan juga menemukan batang pohon birch, sebuah wadah untuk anak panah yang berusia 3.000 SM di lintasan Schnidejoch, sebuah jalan setapak yang tinggi di Bernese Alps 2.756 m di atas permukaan laut.

Belakangan, celana dan sepatu kulit juga ditemukan bersama ratusan benda lain yang berasal dari sekitar 4.500 SM.

"Ini menarik karena kami menemukan hal-hal yang biasanya tidak kami temukan dalam penggalian," kata arkeolog Regula Gubler.

Gubler menunjuk pada bahan organik seperti kulit, kayu, kulit kayu birch, dan tekstil, yang biasanya hilang karena erosi, tetapi masih tetap utuh di dalam es.

Meskipun perubahan iklim telah memungkinkan penemuan luar biasa seperti itu, ini juga merupakan ancaman karena jika tidak ditemukan dengan cepat, bahan organik yang tidak lagi tertimbun es akan dengan cepat hancur dan menghilang.

"Ini adalah waktu yang sangat singkat. Dalam 20 tahun, penemuan ini akan hilang dan lapisan es ini akan hilang," tambah Regula Gubler.

Masalahnya, para arkeolog tidak bisa selalu berkumpul di setiap lapisan es yang mencair hanya untuk menunggu munculnya penemuan lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Perubahan Iklim dan Letusan Gunung Jadi Penyebab Punahnya Hobbit Flores

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 13:47 WIB

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Rahasia Perbedaan Wajah Neanderthal dan Manusia Modern Akhirnya Terungkap

Tekno | Minggu, 16 November 2025 | 11:36 WIB

Bikin Baper! Momen Romantis El Rumi Lamar Syifa Hadju di Pegunungan Alpen

Bikin Baper! Momen Romantis El Rumi Lamar Syifa Hadju di Pegunungan Alpen

Your Say | Minggu, 05 Oktober 2025 | 13:40 WIB

Apa Saja Koleksi Langka di Museum Bagawanta Bhari? Dijarah Pas Demo 30 Agustus 2025

Apa Saja Koleksi Langka di Museum Bagawanta Bhari? Dijarah Pas Demo 30 Agustus 2025

News | Senin, 01 September 2025 | 18:49 WIB

Sulawesi Mengubah Sejarah Migrasi Manusia Purba

Sulawesi Mengubah Sejarah Migrasi Manusia Purba

Tekno | Rabu, 13 Agustus 2025 | 06:18 WIB

Jasad Nasiruddin Ditemukan Masih Utuh Usai 28 Tahun Hilang, Perasaan Keluarga Campur Aduk

Jasad Nasiruddin Ditemukan Masih Utuh Usai 28 Tahun Hilang, Perasaan Keluarga Campur Aduk

News | Kamis, 07 Agustus 2025 | 16:32 WIB

Museum Bukuran Jadi Pusat Konservasi Fosil dan Benda Purbakala

Museum Bukuran Jadi Pusat Konservasi Fosil dan Benda Purbakala

Foto | Kamis, 10 Juli 2025 | 19:57 WIB

Ulasan Novel 7 Divisi: Melunakkan alam, ego, dan hati

Ulasan Novel 7 Divisi: Melunakkan alam, ego, dan hati

Your Say | Kamis, 10 Juli 2025 | 14:01 WIB

Gletser di Kanada, AS, dan Swiss Kehilangan 12 Persen Es: Apa Artinya bagi Masa Depan?

Gletser di Kanada, AS, dan Swiss Kehilangan 12 Persen Es: Apa Artinya bagi Masa Depan?

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 08:53 WIB

Indonesia Gaungkan Solidaritas Iklim Global Pelestarian Gletser dari Negeri Tropis

Indonesia Gaungkan Solidaritas Iklim Global Pelestarian Gletser dari Negeri Tropis

News | Senin, 02 Juni 2025 | 10:47 WIB

Terkini

IM3 dan Tri Hadirkan Google Gemini AI di Paket Data Tanpa Langganan Mahal

IM3 dan Tri Hadirkan Google Gemini AI di Paket Data Tanpa Langganan Mahal

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 09:10 WIB

16 Kode Redeem FC Mobile 9 April 2026, Sikat Jan Oblak dan Pemain Bintang UCL Tanpa Keluar Uang

16 Kode Redeem FC Mobile 9 April 2026, Sikat Jan Oblak dan Pemain Bintang UCL Tanpa Keluar Uang

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 08:45 WIB

27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026 untuk Ambil Hadiah Gems dan Koin

27 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 9 April 2026 untuk Ambil Hadiah Gems dan Koin

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 08:11 WIB

26 Kode Redeem FF 9 April 2026, Intip Bocoran Bundle Solar Escape Terbaru Bulan Ini

26 Kode Redeem FF 9 April 2026, Intip Bocoran Bundle Solar Escape Terbaru Bulan Ini

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 07:57 WIB

4 Pilihan Tablet Terbaru Siap Rilis April 2026, dari Flagship hingga Gaming

4 Pilihan Tablet Terbaru Siap Rilis April 2026, dari Flagship hingga Gaming

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 07:13 WIB

Terpopuler: 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card hingga HP Murah 5G

Terpopuler: 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card hingga HP Murah 5G

Tekno | Kamis, 09 April 2026 | 07:05 WIB

Penjelasan Update Free Fire 'Misteri Bawah Laut' 8 April, Ada Tips Klaim Hadiah Anyar

Penjelasan Update Free Fire 'Misteri Bawah Laut' 8 April, Ada Tips Klaim Hadiah Anyar

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 20:01 WIB

5 Rekomendasi Tablet RAM 8 GB Termurah 2026: Kencang untuk Kerja, Belajar, dan Hiburan

5 Rekomendasi Tablet RAM 8 GB Termurah 2026: Kencang untuk Kerja, Belajar, dan Hiburan

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 19:52 WIB

LG Unjuk Inovasi AI di InnoFest 2026 APAC, Fokus pada Smart Home Masa Depan

LG Unjuk Inovasi AI di InnoFest 2026 APAC, Fokus pada Smart Home Masa Depan

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 19:47 WIB

69 Kode Redeem FF Max Terbaru 8 April 2026: Klaim SG2 Golden dan Quackman

69 Kode Redeem FF Max Terbaru 8 April 2026: Klaim SG2 Golden dan Quackman

Tekno | Rabu, 08 April 2026 | 19:38 WIB