Masker Cegah 23 Kali Lipat Tetesan Batuk yang Keluar di Udara

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 22 Oktober 2020 | 10:30 WIB
Masker Cegah 23 Kali Lipat Tetesan Batuk yang Keluar di Udara
Ilustrasi seorang perempuan mengenakan masker kain. [Shutterstock]

Suara.com - Penelitian terbaru menemukan bahwa penggunaan masker penutup wajah saat batuk, menghasilkan pengurangan 23 kali lipat pada tetesan batuk yang melayang di udara, daripada jika penutup wajah tidak digunakan sama sekali.

Para ilmuwan menemukan bahwa volume "awan" tetesan yang dikeluarkan saat batuk tanpa masker, tujuh kali lebih besar dibandingkan dengan masker bedah dan 23 kali lebih besar dibandingkan dengan masker N95.

Para ahli juga menemukan "awan" batuk bisa berada di udara selama lima hingga delapan detik, setelah itu "awan" mulai menghilang, terlepas dari ada atau tidaknya penggunaan masker.

Masker telah dipercaya oleh Organisasi Kesehatan Dunia dan pemerintah di seluruh dunia untuk mengatasi penyebaran virus Corona (Covid-19).

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Meskipun ada banyak bukti yang mendukung penggunaannya, tim di balik penelitian terbaru mengatakan konsep tetesan yang tersebar di udara sekitarnya masih kurang dipahami secara luas.

"Peran udara yang dikeluarkan selama batuk dan bersin serta pencampuran berikutnya dengan udara sekitar adalah hal yang penting dalam memahami penyebaran pandemi," kata Amit Agrawal dan Rajneesh Bhardwaj, penulis penelitian, seperti dikutip Independent, Kamis (22/10/2020).

Keduanya menambahkan, analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa lima hingga delapan detik pertama setelah terjadinya batuk sangat penting, untuk menghilangkan tetesan yang dihembuskan di udara. Volume udara terinfeksi sekitar 23 kali lebih banyak, daripada yang dikeluarkan melalui batuk.

"Kehadiran masker secara drastis mengurangi volume ini dan akibatnya, secara signifikan mengurangi risiko infeksi pada orang lain yang ada di ruangan itu. Demikian dengan upaya untuk memotong jarak yang ditempuh awan, seperti batuk ke siku dan menggunakan sapu tangan, dapat mengurangi volume awan batuk dan kemungkinan penyebaran virus," tambah para penulis.

Para ilmuwan dari Indian Institute of Technology, Mumbai, mengatakan penelitian yang telah diterbitkan dalam jurnal Physics of Fluids itu dapat digunakan dalam membantu merancang ventilasi ruang tertutup untuk mengurangi penyebaran penyakit.

baca juga

Penelitian ini juga dapat membantu menentukan berapa banyak orang yang dapat ditampung dengan aman di bangsal rumah sakit, gerbong kereta, kabin pesawat, atau restoran.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa mengenakan segala jenis penutup wajah di atas hidung dan mulut, dapat membantu mengurangi penyebaran tetesan virus saat seseorang batuk atau bersin.

Laporan internasional yang diterbitakan The Lancet pada 3 Juni lalu, telah menganalisis data dari 172 penelitian lain di 16 negara dan memperkirakan bahwa hanya ada 3 persen kemungkinan tertular Covid-19 jika seseorang memakai masker wajah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wajah Gadis Menguning karena Masker Kunyit, Warganet Beri Saran Menggelitik

Wajah Gadis Menguning karena Masker Kunyit, Warganet Beri Saran Menggelitik

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2020 | 15:10 WIB

CDC: Setiap Orang Harus Pakai Masker Saat Naik Pesawat dan Kereta

CDC: Setiap Orang Harus Pakai Masker Saat Naik Pesawat dan Kereta

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 13:50 WIB

Pandemi, Bolehkah Melepas Masker Saat Berolahraga? Ini Kata Dokter

Pandemi, Bolehkah Melepas Masker Saat Berolahraga? Ini Kata Dokter

Riau | Senin, 19 Oktober 2020 | 10:03 WIB

Viral Wanita Ini Pakai Kunyit Buat Maskeran, Endingnya Bikin Ngakak

Viral Wanita Ini Pakai Kunyit Buat Maskeran, Endingnya Bikin Ngakak

News | Minggu, 18 Oktober 2020 | 21:25 WIB

INFOGRAFIS: Cuci Masker Kain Anti Salah Cheked!

INFOGRAFIS: Cuci Masker Kain Anti Salah Cheked!

Infografis | Minggu, 18 Oktober 2020 | 17:00 WIB

Penelitian Terbaru: Orang Berdarah O dan B Lebih Tahan Covid-19?

Penelitian Terbaru: Orang Berdarah O dan B Lebih Tahan Covid-19?

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2020 | 09:30 WIB

Terkini

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Diskon Hingga Rp100.000! Nikmati Japanese BBQ di Gyu-Kaku Pakai Promo BRI

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat

Panglima Jilah Temui Prabowo di Istana, Bahas Solusi Karhutla dan Nasib Masyarakat Adat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

Demo 27 Agustus, Romli Atmasasmita Soroti Kesiapan Struktural dan Sistem Presisi Polri

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:17 WIB

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Bukan Cuma RUU Perampasan Aset, Membaca Keresahan di Balik Demo 27 Agustus

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Purbaya Mau Anggaran MBG Dipangkas Lagi Tahun Ini Setelah Efisiensi Jadi Rp 229 T

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

Sering Berujung Represif, YLBHI Sebut Polisi Belum Paham Demo Adalah Hak Konstitusional

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 19:55 WIB

×