Array

Minta Dibuatkan Aplikasi Marketplace, Warganet Ini Kaget saat Tahu Modalnya

Kamis, 05 November 2020 | 12:00 WIB
Minta Dibuatkan Aplikasi Marketplace, Warganet Ini Kaget saat Tahu Modalnya
Ilustrasi Marketplace. [200 Degrees/Pixabay]

Pengembang aplikasi itu pun tampaknya menyebutkan nominal dana yang harus dikeluarkan saat terakhir kali ia melakukan proyek pengembangan start up. Namun, sayangnya nominal tersebut disensor.

"Saya terakhir kali buat start up biayanya (sensor) aplikasinya saja. Masalah sukses atau ngganya tergantung timnya bapak, kan butuh dipasarkan pak," balas pengembang aplikasi.

Meskipun disensor, tampaknya itu jumlah yang cukup besar bagi orang yang berniat untuk membuat aplikasi marketplace tersebut. Hal itu dilihat dari reaksinya yang terkejut dan mengatakan, pengembang aplikasi itu berniat untuk merampok dengan dana yang dipatoknya.

"Wkwkwk mau ngerampok mas?" tulisnya.

Reaksi itu pun tampaknya membuat pengembang aplikasi geram dan mengatakan, dana yang harus disiapkan untuk membuat aplikasi seperti itu memang tidak sedikit.

"Biaya buat marketplace itu emang mahal! 5 juta mau nyaingin TokPed dipikir yang bener ya mas!" balas pengembang aplikasi.

Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 1.700 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet.

"Hahaha sering ketemu klien gini. Dikira buat apps kayak Gojek, Tokopedia, Bukalapak itu murah. Baru dikasih kisaran harganya langsung terheran-heran," tulis akun @putradanahita.

"Aku kira dia mau buka toko online di marketplace, ehh ternyata mau buat marketplacenya wkwk," komentar @mirnaadd.

Baca Juga: Pesan Anti-Mainstream Restoran Cepat Saji di Tengah Pandemi Ini Bikin Salut

"Tokopedia bangun marketplace tahun 2000 modal 2,5 miliar. Eh dia tahun 2020 minta dibikinin marketplace pesaingnya modal 5 juta," tambah @pemeriksa.

Tangkapan layar chat warganet kaget dengan nilai modal market place. [Twitter]
Tangkapan layar chat warganet kaget dengan nilai modal marketplace. [Twitter]

"Kalau modalnya 5 juta dari dulu udah banyak yang buka kali pak wkwk," ungkap @momoruori.

"Saya sebagai UI UX Desainernya sangat-sangat ingin emosi ya ampun. Pak, perancangannya aja butuh biaya yang nggak sedikit, belum desain, apalagi developingnya, belum lagi pengujian, dan marketingnya. Kenapa sih," cuit @AzzRchl.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI