Begini Cara Astronot Lakukan Pemungutan Suara di Luar Angkasa

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 06 November 2020 | 10:00 WIB
Begini Cara Astronot Lakukan Pemungutan Suara di Luar Angkasa
Ilustrasi stasiun luar angkasa internasional (ISS) [Shutterstock).

Suara.com - Astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) membagikan cara bagaimana mereka melakukan pemilihan suara pada pemilu 2020. Kate Rubins, astronot Amerika yang berada di ISS sejak 14 Oktober mengungkap, bagaimana astronot memilih untuk pemilu dari luar angkasa.

Dalam sesi Q&A NASA tentang peringatan ke-20 perjalanan manusia ke ISS, Rubins menjelaskan proses pemungutan suara tersebut.

"Ini sebenarnya sangat mirip dengan proses pemungutan suara dengan surat suara absen dari rumah," kata Rubins dalam sebuah video, seperti dikutip Space.com, Jumat (6/11/2020).

Sebelum diluncurkan, Rubins mengisi Federal Postcard Application (FPCA). FPCA mirip dengan aplikasi surat suara absensi yang diisi oleh warga Amerika Serikat tahun ini karena pandemi, tetapi digunakan khusus untuk orang-orang yang berada di luar negeri selama pemilu, meskipun terkadang juga berlaku pada orbit stasiun luar angkasa.

Sebagian besar astronot yang memilih saat berada di luar angkasa, memutuskan untuk memilih sebagai penduduk Texas karena mereka pinhak ke Houston untuk pelatihan, sebelum misi luar angkasa dimulai.

Undang-undang negara bagian tahun 1997 yang disahkan di Texas, mengizinkan pemungutan suara resmi dari luar angkasa dengan sistem pemungutan suara absensi, yang ditetapkan bagi astronot untuk memberikan suara dengan alamat "orbit rendah Bumi".

Sebelum astronot dapat memilih, NASA harus menguji apakah surat suara dapat diisi. Panitera daerah mengirimkan tes surat suara ke Johnson Space Center NASA di Houston dan komputer pelatihan stasiun luar angkasa menguji, apakah seseorang dapat mengisi surat suara dan mengirimkannya kembali ke panitera.

Jika surat suara lulus, surat suara asli akan dienkripsi dan dikirim ke astronot di ISS. Panitera juga mengirimkan surat kepercayaan khusus kepada anggota kru pemungutan suara untuk keamanan dalam membuka surat suara.

Astronot kemudian mengisinya secara elektronik dan mengirimkannya kembali melalui email ke petugas wilayah untuk mencatat suara. Petugas juga memiliki kata sandi untuk memastikan bahwa petugas tersebut adalah satu-satunya orang yang dapat membuka email.

baca juga

Sama seperti aturan di Bumi, pemungutan suara astronot harus dikirimkan sebelum jam 7 malam pada hari pemilihan untuk perhitungan suara.

Meskipun ini bukan bagian resmi dari proses tersebut, Rubins membuat bilik pemungutan suara sendiri di ISS. Ia menutup pintu di area kru dan memasang tanda bertuliskan "Bilik Pemungutan Suara ISS" sebagai formalitas dan memberikan sensasi pemungutan suara lebih nyata.

Astronot di ISS ikut pemilu AS 2020. [Twitter]
Astronot di ISS ikut pemilu AS 2020. [Twitter]

"Area ini kecil dan merupakan tempat kami tidur. Ini adalah area pribadi di stasiun luar angkasa dan sepertinya ukurannya tepat untuk tempat pemungutan suara di rumah," kata Rubins.

Ini bukan kali pertama bagi Rubins melakukan pemungutan suara dari luar angkasa. Astronot itu juga berada di ISS selama pemilihan presiden 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jika Trump Menang, Seleb AS: Kita Mungkin Mati atau Jadi Pelayan

Jika Trump Menang, Seleb AS: Kita Mungkin Mati atau Jadi Pelayan

News | Rabu, 04 November 2020 | 14:34 WIB

Hasil Sementara, Biden Unggul dengan 209 Suara Elektoral, Trump 118

Hasil Sementara, Biden Unggul dengan 209 Suara Elektoral, Trump 118

News | Rabu, 04 November 2020 | 12:26 WIB

Telepon Misterius di Hari Pemilihan, Minta Warga AS Tetap di Rumah

Telepon Misterius di Hari Pemilihan, Minta Warga AS Tetap di Rumah

News | Rabu, 04 November 2020 | 09:01 WIB

Rumitnya Electoral College, Penentu Pemenang Presiden Amerika Serikat

Rumitnya Electoral College, Penentu Pemenang Presiden Amerika Serikat

Video | Rabu, 04 November 2020 | 07:00 WIB

Meningkatnya Partisipasi Warga Muslim AS dalam Pemilihan Presiden 2020

Meningkatnya Partisipasi Warga Muslim AS dalam Pemilihan Presiden 2020

Video | Selasa, 03 November 2020 | 13:00 WIB

Catat Rekor Bersejarah! 20 Tahun Manusia Berada di Luar Angkasa

Catat Rekor Bersejarah! 20 Tahun Manusia Berada di Luar Angkasa

Tekno | Selasa, 03 November 2020 | 09:05 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×