Uwu! Ungkap Otak Jadi "Kecanduan" saat Seseorang Jatuh Cinta

Dythia Novianty

Selasa, 10 November 2020 | 15:30 WIB
Uwu! Ungkap Otak Jadi "Kecanduan" saat Seseorang Jatuh Cinta
Ilustrasi pasangan kekasih. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah tim peneliti internasional berupaya mendeteksi perubahan dalam organisasi jaringan otak ketika seseorang sedang dalam hubungan romantis atau saat jatuh cinta.

Para ilmuwan menemukan bahwa jatuh cinta merupakan suatu keadaan kompleks yang mirip dengan kecanduan. Keduanya dapat membuat orang mengalami perubahan di area otak, yang mengendalikan perilaku penghargaan dan motivasi. Namun, perubahan terkait dalam jaringan konektivitas otak belum dapat dijelaskan.

Sebagaimana melansir laman Xinhua, Selasa (10/11/2020), peneliti dari China dan Amerika Serikat (AS) menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional (functional magnetic resonance imaging/fMRI), untuk membandingkan organisasi jaringan fungsional seluruh otak dalam dua kelompok sukarelawan.

Grup "in-love" terdiri dari 16 perempuan yang sedang jatuh cinta dan grup "single" terdiri dari 14 perempuan yang tidak pernah jatuh cinta atau menjalin hubungan romantis.

Ilustrasi pasangan kekasih rayakan Valentine. [Shutterstock]
Ilustrasi pasangan kekasih. [Shutterstock]

Otak manusia diatur menjadi jaringan terpisah dengan koneksi dalam jaringan yang kuat dan relatif lebih lemah antarkoneksi jaringan.

Organisasi "dunia kecil" dianggap penting untuk memelihara sistem yang hemat energi karena otak mengonsumsi sekitar 20 persen energi tubuh.

Dibandingkan dengan grup "single", grup "in-love" menunjukkan segregasi jaringan yang lebih rendah dalam hasil fMRI mereka.

Konektivitas otak mengacu pada efisiensi transfer informasi melalui jaringan saraf. Kelompok "in-love" menunjukkan konektivitas yang menurun di angular gyrus kiri, sebuah pusat jaringan saraf yang melibatkan pemrosesan mandiri.

Konektivitas yang lebih rendah pada angular gyrus, dapat menunjukkan bahwa orang yang sedang jatuh cinta kurang memerhatikan diri sendiri dan lebih memerhatikan kekasih mereka.

baca juga

Sementara itu, kelompok "in-love" menunjukkan peningkatan konektivitas di fusiform gyrus kiri, yang memainkan peran penting dalam pengenalan wajah dan ekspresi wajah.

Peningkatan konektivitas pada fusiform dapat menunjukkan bahwa orang yang sedang jatuh cinta, lebih cenderung terlibat dalam pemrosesan sosial-emosional, seperti membaca dan memahami ekspresi wajah kekasih mereka.

Studi tersebut telah dipublikasikan di jurnal Brain Imaging and Behavior.

Menurut para peneliti, temuan ini memberikan bukti pertama perubahan organisasi jaringan otak terkait cinta dan menemukan perubahan jaringan otak yang serupa, namun berbeda antara cinta romantis dan kecanduan, memberikan wawasan baru mengenai sistem saraf yang mendasari cinta romantis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Pasangan Saudara Tiri yang Jatuh Cinta, Sering Dicap Menjijikkan

Viral Pasangan Saudara Tiri yang Jatuh Cinta, Sering Dicap Menjijikkan

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 18:25 WIB

Bukan hanya Mental, Begini 4 Efek Stres pada Kesehatan dan Fungsi Otak

Bukan hanya Mental, Begini 4 Efek Stres pada Kesehatan dan Fungsi Otak

Health | Jum'at, 30 Oktober 2020 | 17:00 WIB

Ngeri, Virus Corona Bisa Merusak Otak Dalam Jangka Waktu Lama

Ngeri, Virus Corona Bisa Merusak Otak Dalam Jangka Waktu Lama

Health | Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:05 WIB

Tim Peneliti Ini Kembangkan Alat Bantu Deteksi Planet Serupa Bumi

Tim Peneliti Ini Kembangkan Alat Bantu Deteksi Planet Serupa Bumi

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 16:00 WIB

Peneliti Indonesia Ungkap Fakta Mengejutkan Seputar Rokok Elektrik

Peneliti Indonesia Ungkap Fakta Mengejutkan Seputar Rokok Elektrik

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 06:24 WIB

Peneliti Jepang: Menangis Dapat Redakan Stres Saat Pandemi

Peneliti Jepang: Menangis Dapat Redakan Stres Saat Pandemi

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 12:20 WIB

Terkini

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:48 WIB

×