alexametrics

Google dan Temasek Kucurkan Rp 4,9 Triliun untuk Tokopedia

Liberty Jemadu
Google dan Temasek Kucurkan Rp 4,9 Triliun untuk Tokopedia
Co-Founder sekaligus CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, di Jakarta, Rabu (19/6/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Tokopedia sudah mengonfirmasi menerima investasi Google dan Temasek, tetapi jumlah modal itu belum diumbar ke publik.

Suara.com - Google dan Temasek dikabarkan sepakat untuk mengucurkan investasi senilai 350 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 4.9 triliun ke Tokopedia, perusahaan rintisan bidang e-commerce terkemuka Indonesia.

Diwartakan Bloomberg, investasi dari Google dan Temasek itu akan dimanfaatkan oleh Tokopedia untuk mendanai rencana ekspansi setelah wabah Covid-19 berhasil dikalahkan.

Jumlah lebih sedikit dari target antara 500 juta dolar sampai 1 miliar dolar AS, seperti yang diwartakan oleh Bloomberg pada awal Juli 2020 kemarin. Tokopedia saat ini disebut sedang mencari investor lain.

Tokopedia, pada Senin (16/11/2020), memang sudah mengonfirmasi akan menerima investasi baru dari Google dan perusahaan investasi Singapura, Temasek.

Baca Juga: Tokopedia Umumkan Terima Investasi dari Google dan Temasek

"Kami sangat senang menyambut Temasek dan Google sebagai pemegang saham Tokopedia," tulis CEO sekaligus pendiri Tokopedia, William Tanuwijaya, lewat Instagram dan Twitter.

"Kami percaya kerja sama ini bisa mendorong terwujudnya cita-cita Tokopedia untuk menjadi perusahaan yang kuat dan berkelanjutan, agar dapat terus mengakselerasi transformasi digital dan melakukan pemerataan ekonomi melalui teknologi di Indonesia," lanjut dia.

Sayang Tokopedia belum membeberkan jumlah investasi Google dan Temasek tersebut. Dua investor ini pun belum memberikan keterangan resmi, termasuk soal besarnya investasi mereka.

Di Tokopedia Goole dan Temasek akan bergabung bersama investor lawas seperti bank investasi Jepang, SoftBank dan Alibaba, raksasa internet dari China.

Pasar e-commerce Indonesia memang sedang jadi incaran banyak perusahaan. Pada awal November ini, Bukalapak - salah satu pesaing Tokopedia - menerima investasi senilai 100 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,45 triliun. Salah satu investor yang terlibat dalam pendanaan itu adalah Microsoft.

Baca Juga: Bikin Merinding, Sopir Mobil Ini Ikuti Google Maps Malah Kesasar di Hutan

Menurut hitung-hitungan Google, Temasek, dan Bain & Co, pasar e-commerce Indonesia akan bertumbuh dari 21 miliar dolar AS pada 2019 menjadi 82 miliar dolar AS pada 2025.

Komentar