Sebanyak 2 Juta Akun WhatsApp Diblokir Demi Cegah Penyebaran Hoaks

Liberty Jemadu, Dicky Prastya

Kamis, 19 November 2020 | 21:22 WIB
Sebanyak 2 Juta Akun WhatsApp Diblokir Demi Cegah Penyebaran Hoaks
Ilustrasi logo aplikasi pesan WhatsApp. [Shutterstock]

Suara.com - Kenaikan jumlah pengguna media sosial beriringan dengan jumlah kenaikan peredaran berita hoaks di Indonesia. Data dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menyebutkan ada 2.000 hoaks yang terjadi pada tahun 2020, baik itu isu Covid-19, politik, ataupun sosial.

Direktur Komunikasi WhatsApp APAC, Sravanthi Dev mengatakan, WhatsApp telah memblokir 2 juta akun demi cegah hoaks. Akun-akun yang sudah diblokir WhatsApp ini tidak akan bisa digunakan kembali.

"Pemblokiran akun tersebut bersifat permanen, artinya mereka tidak bisa menggunakan akun yang sama. Mereka harus buat akun baru untuk kembali menggunakan WhatsApp," jelas Sravanthi dalam konferensi pers virtual, Kamis (19/11/2020).

Sravanthi menjelaskan, pada dasarnya WhatsApp adalah platform percakapan yang bersifat personal. Menurutnya, WhatsApp tidak dirancang untuk layanan broadcast messages (pesan siaran) ke berbagai lawan bicara.

"Meskipun ada grup, kami mencatat bahwa rata-rata anggota grup WhatsApp sangatlah sedikit, jumlahnya di bawah sepuluh orang," jelas Sravanthi dalam konferensi pers virtual, Kamis (19/11/2020).

Selain itu, pencegahan hoaks juga dilakukan lewat fitur machine learning yang mengidentifikasi akun-akun penyebar pesan secara massal. Dengan mesin ini, WhatsApp akan menerima serta memproses laporan akun tersebut beserta laporan pemblokiran dari pengguna.

Sravanthi memaparkan, pencegahan beredarnya hoaks lewat WhatsApp juga dilakukan lewat pembatasan pesan. Apabila ada akun yang menyebarkan pesan dari pengguna lain, maka WhatsApp akan melabeli pesan tersebut sebagai Pesan Diteruskan.

Ia menambahkan, label tersebut juga memiliki dua ikon sebagai penanda. Apabila pesan yang diteruskan baru disebar satu kali, maka ikon tersebut menampilkan panah tunggal. Sedangkan untuk pesan yang sudah diteruskan berkali-kali, WhatsApp melabeli chat tersebut dengan panah ganda.

"Akun tersebut juga dibatasi untuk menyebarkan pesan. Merek hanya bisa mengirim lima pesan yang diteruskan, baik itu secara personal maupun lewat grup," tambah Sravanthi.

baca juga

Dengan pembatasan ini, Sravanthi menyebut bahwa penyebaran hoaks bisa menurun hingga 70 persen.

"WhatsApp sangat berkomitmen memberantas isu disinformasi yang marak. Inilah sebabnya kami terus-menerus memperbarui produk kami guna berkontribusi terhadap tantangan sosial ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

WhatsApp Hadirkan 4 Fitur Baru, Pengguna Bisa Kirim Riwayat Chat ke Anggota Grup,

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Bagaimana Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak via WhatsApp?

Bagaimana Cara Cek Nomor BPJS Kesehatan Aktif atau Tidak via WhatsApp?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Cara Mengetahui WA Disadap dan Langkah Mengatasinya di Android serta iPhone

Cara Mengetahui WA Disadap dan Langkah Mengatasinya di Android serta iPhone

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:48 WIB

Cara Mengenali Tautan Mencurigakan di WhatsApp agar Terhindar dari Penipuan

Cara Mengenali Tautan Mencurigakan di WhatsApp agar Terhindar dari Penipuan

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Cara Memblokir Panggilan dan Pesan Spam dari Nomor Tidak Dikenal Secara Otomatis di WhatsApp

Cara Memblokir Panggilan dan Pesan Spam dari Nomor Tidak Dikenal Secara Otomatis di WhatsApp

Tekno | Senin, 26 Oktober 2026 | 08:31 WIB

WhatsApp Sasar 179 Ribu Orang Tua di Indonesia Lewat Program Pengasuhan Digital

WhatsApp Sasar 179 Ribu Orang Tua di Indonesia Lewat Program Pengasuhan Digital

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:56 WIB

WhatsApp Bisa Telepon Orang Tanpa Akun, Gratis dan Terenkripsi

WhatsApp Bisa Telepon Orang Tanpa Akun, Gratis dan Terenkripsi

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Bisnis Asal Malang Layani 250 Persen Lebih Banyak Pelanggan Berkat AI WhatsApp

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Terkini

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Shayne Pattynama Bingung Tak Kunjung Dimainkan Shin Tae-yong di Persija Jakarta

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Kemudahan Mengontrol Fitur Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Lewat Smartphone

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Perum Bulog Perkuat Pengawasan Mitra RPK, Pastikan Penjualan Beras SPHP Sesuai Ketentuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Kekurangan Gula Rafinasi, Industri Mamin RI Terancam Stop Produksi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Fungsi Mode Dry AC untuk Apa? Kenali Manfaat dan Waktu Tepat Menggunakannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:25 WIB

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Bukan Anti-Bahasa Baku, Gen Z Hanya Belum Temukan Cara Belajar yang Relevan

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Emiten MPMX Raup Laba Bersih Rp539 Miliar di Kuartal III-2026

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 17:16 WIB

×