Ilmuwan Peringatkan Evolusi Virus Dapat Merusak Vaksin Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 24 November 2020 | 16:00 WIB
Ilmuwan Peringatkan Evolusi Virus Dapat Merusak Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Virus dapat berevolusi menjadi lebih kuat dan merusak vaksin yang diberikan. Suatu vaksin mungkin dapat membunuh virus, tetapi virus juga dapat mengembangkan resistensi terhadap vaksin dengan lebih baik.

Mutasi spontan pada materi genetik virus mencegah vaksin bekerja, sehingga virus mutan mampu bereplikasi secara liar meskipun ada vaksin dan itu dapat membuat pasien sakit kembali.

Hal itu juga dapat berlaku pada kasus virus Corona (Covid-19). Ahli mikrobiologi Andrew Read dari Evan Pugh University memperingatkan bahwa hasil seperti itu mungkin terjadi. Namun, Read mengatakan vaksin Covid-19 mungkin bisa gagal, tetapi jika memiliki sifat tertentu, kegagalan tersebut dapat dicegah.

Jika Covid-19 dapat berkembang sebagai respons terhadap vaksin, ada beberapa kondisi yang bisa terjadi. Hal paling jelas adalah apa yang terjadi dengan virus flu.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Imunitas bekerja ketika antibodi atau sel kekebalan mengikat molekul di permukaan virus. Jika mutasi pada molekul-molekul di permukaan virus berubah, antibodi tidak dapat menangkapnya dan virus dapat melarikan diri.

Proses tersebut menjelaskan mengapa vaksin flu musiman perlu diperbarui setiap tahun. Jika hal ini juga terjadi pada Covid-19, maka vaksin Covid-19 juga perlu sering diperbarui.

Kondisi lain yang lebih berbahaya adalah jika virus mengembangkan cara untuk bereplikasi lebih cepat daripada kekebalan yang dihasilkan oleh vaksin. Virus dapat menargetkan sistem kekebalan dan mengurangi kekebalan yang dipicu oleh vaksin.

Banyak mikroba dapat bertahan hidup di dalam tubuh manusia karena kemampuannya yang luar biasa untuk mengganggu sistem kekebalan. Sebelum Covid-19 muncul, Read dan timnya membandingkan vaksin yang tetap bekerja dengan vaksin yang telah dirusak oleh evolusi patogen.

Ternyata, vaksin yang benar-benar tahan evolusi virus memiliki tiga ciri. Pertama, vaksin sangat efektif dalam menekan replikasi virus. Ini menghentikan transmisi lebih lanjut. Tidak ada replikasi, tidak ada transmisi, dan tidak ada evolusi.

baca juga

Kedua, vaksin tahan evolusi memicu respons kekebalan yang menyerang beberapa bagian mikroba yang berbeda pada saat yang bersamaan. Sangat mudah bagi satu bagian dari virus untuk bermutasi dan melarikan diri dari target. Ketiga, vaksin tahan evolusi melindungi dari semua strain yang beredar.

Saat ini, sekitar 200 kandidat vaksin Covid-19 sedang dalam berbagai tahap pengembangan. Banyak orang pasti berpikir akankah vaksin Covid-19 menjadi tahan evolusi. Namun, terlalu dini untuk mengetahui berapa banyak dari vaksin tersebut yang memiliki ciri-ciri pembuktian evolusi.

Meski begitu, Read dan tim tidak perlu menunggu lama sampai vaksin berlisensi gagal untuk mengetahui hal tersebut. Tim ahli melakukan upaya ekstra selama uji coba vaksin untuk menentukan apakah suatu vaksin akan tahan evolusi.

Dilansir IFL Science, Selasa (24/11/2020), dengan melakukan swab pada orang yang telah mendapatkan vaksin eksperimental, para ilmuwan dapat mengetahui seberapa jauh tingkat virus dapat ditekan.

Tak hanya itu, dengan mengambil darah dari para penerima vaksin, para ahli dapat mengetahui berapa banyak situs virus yang diserang oleh kekebalan yang dipicu oleh vaksin.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Pixabay/Pete Linforth]

Para ilmuwan mengatakan bahwa saat ini dunia sangat membutuhkan vaksin Covid-19 yang tepat dan efektif. Vaksin yang hanya memberikan kekebalan sementara hanya akan membuat orang rentan dan membutuhkan lebih banyak dana untuk mendapatkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susul Moderna dan Pfizer, Vaksin Covid-19 AstraZeneca 90% Disebut Efektif

Susul Moderna dan Pfizer, Vaksin Covid-19 AstraZeneca 90% Disebut Efektif

Health | Selasa, 24 November 2020 | 08:57 WIB

Bukan Cuma 90 Persen Efektif, Ini Keunggulan Lain Vaksin Covid-19 Oxford

Bukan Cuma 90 Persen Efektif, Ini Keunggulan Lain Vaksin Covid-19 Oxford

Health | Selasa, 24 November 2020 | 01:05 WIB

Ahli Minta Masyarakat Percaya Pemerintah Terkait Vaksin Covid-19

Ahli Minta Masyarakat Percaya Pemerintah Terkait Vaksin Covid-19

News | Senin, 23 November 2020 | 17:05 WIB

BPOM: Uji Klinis Vaksin Sinovac Selesai, Alhamdulillah Aspek Keamanan Baik

BPOM: Uji Klinis Vaksin Sinovac Selesai, Alhamdulillah Aspek Keamanan Baik

News | Senin, 23 November 2020 | 14:59 WIB

Bill Gates Yakin Hampir Semua Vaksin Covid-19 akan Manjur dan Efektif

Bill Gates Yakin Hampir Semua Vaksin Covid-19 akan Manjur dan Efektif

Health | Senin, 23 November 2020 | 14:10 WIB

Menggemaskan tapi Beracun, Ilmuwan Temukan Tikus Berukuran Kelinci

Menggemaskan tapi Beracun, Ilmuwan Temukan Tikus Berukuran Kelinci

Tekno | Senin, 23 November 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×