Ilmuwan Rusia Ajukan Tatanan Tabel Periodik Kimia Baru, Lebih Sulit?

Rabu, 02 Desember 2020 | 15:00 WIB
Ilmuwan Rusia Ajukan Tatanan Tabel Periodik Kimia Baru, Lebih Sulit?
Ilustrasi ilmuwan. [Luvqs/Pixabay]

Suara.com - Tabel periodik berisi unsur-unsur kimia dibuat oleh ahli Kimia asal Rusia, Dmitry Mendeleev pada 1869. Tabel ini telah menjadi dasar bagi semua orang yang belajar kimia, bahkan di tingkat sekolah.

Mengingat pentingnya tabel tersebut, banyak orang berpikir bahwa urutan elemen tidak lagi menjadi bahan perdebatan. Namun, dua ilmuwan di Moskow, Rusia, baru-baru ini menerbitkan proposal untuk susunan tabel periodik baru.

Mendeleev mengembangkan tabelnya untuk menggambarkan tren periodik berdasarkan sifat unsur-unsur yang telah diketahui. Ia juga memperkirakan beberapa sifat unsur-unsur yang belum diketahui yang akan mengisi ruang kosong dalam tabel tersebut. Sebagian besar prediksinya pun terbukti benar.

Sementara itu, upaya untuk mengurutkan elemen dengan cara baru yang diterbitkan dalam Journal of Physical Chemistry ini diajukan oleh ilmuwan Zahed Allahyari dan Artem Oganov. Pendekatan mereka, yang dibangun dari hasil karya orang lain sebelumnya, adalah menetapkan ke setiap elemen apa yang disebut Nomor Mendeleev (MN).

Tabel Periodik Kimia Baru. [IFL Science]
Tabel Periodik Kimia Baru. [IFL Science]

Ada beberapa cara untuk mendapatkan bilangan tersebut, tetapi studi terbaru menggunakan kombinasi dua besaran fundamental yang dapat diukur secara langsung, yaitu jari-jari atom suatu unsur dan sifat yang disebut elektronegativitas yang menggambarkan seberapa kuat sebuah atom menarik elektron ke dirinya sendiri.

Dilansir dari IFL Science, Rabu (2/12/2020), keuntungan dari pendekatan ini diklaim dapat membantu untuk memprediksi sifat-sifat senyawa biner yang belum dibuat.

Ini berguna untuk mencari material baru yang mungkin dibutuhkan, baik untuk teknologi masa depan maupun yang sudah ada. Pada masanya, ini akan meluas ke senyawa dengan lebih dari dua komponen unsur.

Dengan pengajuan susunan baru ini, diharapkan tabel periodik bukan hanya menjadi alat pendidikan yang penting, tetapi juga berguna bagi para ilmuwan dalam mencari bahan-bahan baru.

Meski begitu, tidak semua orang harus menganggap versi terbaru sebagai pengganti tabel periodik sebelumnya. Memiliki banyak tabel dan daftar yang berbeda hanya berfungsi untuk memperdalam pemahaman manusia tentang bagaimana elemen berperilaku.

Baca Juga: Terungkap, Ini Alasan Vaksin Covid-19 Rusia Diklaim Putin Sudah Disetujui

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI