Ilmuwan Uji Mesin Jet Hipersonik, Diklaim Lakukan Perjalanan dalam 2 Jam

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 04 Desember 2020 | 14:30 WIB
Ilmuwan Uji Mesin Jet Hipersonik, Diklaim Lakukan Perjalanan dalam 2 Jam
Ilustrasi mesin jet buatan Jepang. [Shutterstock].

Suara.com - Para ilmuwan dari Beijing menguji prototipe mesin jet hipersonik yang diklaim bisa melakukan perjalanan ke mana pun di Bumi dalam waktu 2 jam. Mesin jet hipersonik baru ini dapat mencapai kecepatan hingga 19.000 kilometer per jam dan stabil saat diuji di terowongan angin.

Dalam laporan yang dipublikasikan di Chinese Journal of Aeronautics, tim ilmuwan mengklaim mesin yang disebut Sodramjet ini merupakan kemajuan signifikan dalam penggerak hipersonik.

"Penjelajahan 70 tahun pada penggerak hipersonik, menunjukkan bahwa konsep revolusioner benar-benar membutuhkan pengembangan mesin pernafasan hipersonik. Konsep mesin Sodramjet bisa menjadi pilihan yang sangat menjanjikan," tulis tim ilmuwan dalam penelitian tersebut, seperti dikutip dari IFL Science, Jumat (4/12/2020).

Mesin ini dibangun dengan teknologi yang dikenal sebagai ramjet, yang telah dikembangkan sejak penemu Albert Fono asal Hongaria, menggunakan unit ramjet mentah untuk meningkatkan jangkauan artileri.

Mesin Jet Hipersonik. [Sciencedirect]
Mesin Jet Hipersonik. [Sciencedirect]

Jika mesin jet normal menggunakan bagian kompresor dari bilah kipas untuk menempatkan udara dari intake depan sebelum dikirim ke pembakaran, ramjet mengandalkan gerakan maju pesawat untuk memberikan aliran udara yang terkompresi dan bergerak cepat.

Namun, ini memiliki kelemahan fatal, yaitu udara supersonik menciptakan gelombang kejut yang dapat memadamkan bahan bakar. Tetapi ilmuwan Zonglin Jiang dan timnya dari Akademi Ilmu Pengetahuan China, mengatasi masalah ini dengan melihat karya insinyur Richard Morrison pada 1980.

Jiang percaya bahwa gelombang kejut yang dihasilkan udara supersonik, dapat mengemas cukup energi untuk terus menyalakan kembali mesin dan mempertahankan keahlian. Ide tersebut kemudian menghasilkan Sodramjet, meskipun itu tidak pernah diterapkan secara komersial karena kurangnya dana.

Meski tampak luar biasa, mesin Sodramjet kemungkinan masih membutuhkan beberapa tahun lagi untuk digunakan di pesawat komersial dan masih memerlukan lebih banyak pengujian.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurus Jitu Afrika Selatan Atasi Kemarau "Mematikan"

Jurus Jitu Afrika Selatan Atasi Kemarau "Mematikan"

Bali | Senin, 30 November 2020 | 07:53 WIB

Ekstrem! Afrika Selatan Berencana Redupkan Matahari

Ekstrem! Afrika Selatan Berencana Redupkan Matahari

Batam | Senin, 30 November 2020 | 07:35 WIB

Demi Ini, Afrika Selatan Akan Redupkan Matahari

Demi Ini, Afrika Selatan Akan Redupkan Matahari

Tekno | Senin, 30 November 2020 | 07:15 WIB

Ilmuwan China Sebut Covid-19 Berasal dari India atau Yunani

Ilmuwan China Sebut Covid-19 Berasal dari India atau Yunani

News | Sabtu, 28 November 2020 | 16:54 WIB

Iran: Israel Bertanggung Jawab Atas Kematian Ilmuwan Nuklir Fakhri Zadeh

Iran: Israel Bertanggung Jawab Atas Kematian Ilmuwan Nuklir Fakhri Zadeh

News | Sabtu, 28 November 2020 | 11:31 WIB

Ilmuwan Iran Dihabisi, Sekjen PBB Minta Semua Pihak Menahan Diri

Ilmuwan Iran Dihabisi, Sekjen PBB Minta Semua Pihak Menahan Diri

News | Sabtu, 28 November 2020 | 11:23 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×