Jadi Kontroversial, 3 Artefak Kuno Ini Belum Dikembalikan ke Negara Asal

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 15 Desember 2020 | 06:45 WIB
Jadi Kontroversial, 3 Artefak Kuno Ini Belum Dikembalikan ke Negara Asal
Batu Rosetta, Mesir. [Ancientegypt]

Suara.com - Seni berperan sebagai simbol merepresentasikan dan mengarsipkan kemanusiaan sepanjang sejarah. Ada banyak seni dan barang antik yang dijarah dan diperkirakan bernilai lebih dari 6 miliar dolar AS per tahun, di pasar gelap.

Sebuah konvensi UNESCO pada 1970 melarang impor, ekspor, dan transfer kekayaan budaya yang mencakup seni dan artefak secara ilmiah, historis, artistik, atau religius.

Lebih dari 100 negara kini telah mengadopsi aturan dan regulasi untuk mencegah perdagangan ilegal artefak yang diselundupkan atau dicuri. Namun, pencurian tersebut masih terjadi.

Ada banyak warisan budaya yang saat ini disimpan di museum lain yang bukan tempat asalnya sehingga secara tidak langsung telah "dicuri" oleh negara lain.

Logo UNESCO. (Shutterstock)
Logo UNESCO. (Shutterstock)

Dilansir dari IFL Science, Selasa (15/12/2020), berikut ini lima artefak kuno bernilai budaya dan sejarah paling kontroversial, yang telah memicu perang budaya dan belum dikembalikan ke negara asalnya:

1. Batu Rosetta, Mesir

Ditulis dalam tiga skrip terpisah dalam hieroglif Demotik, Yunani, dan Mesir, Batu Rosetta adalah tablo batu yang diukir pada 196 SM dan ditemukan oleh tentara Prancis hampir 2.000 tahun kemudian pada 1799.

Tak lama setelah itu, batu tersebut dikirim ke Inggris untuk diuraikan oleh Egyptologists dan telah disimpan di British Museum di London sejak 1802.

Batu ini dinamakan berdasarkan kota tempat ditemukannya, yaitu El-Rashid yang telah "di-Eropaisasi" menjadi Rosetta.

baca juga

Memiliki tinggi 1,1 meter dan lebar 0,8 meter, teks pada batu tersebut adalah salinan dekrit yang disahkan oleh dewan imam yang merayakan ulang tahun penobatan Raja Mesir Ptolemeus V Epiphanes.

Selama lebih dari satu dekade, Mesir telah meminta Inggris untuk mengembalikan batu tersebut, tetapi tidak berhasil dan hal itu menciptakan ketegangan antara kedua negara.

2. Harta Karun Priam, Turki

Harta karun berupa emas, tembaga, perisai, senjata, dan artefak ini pertama kali ditemukan pada tahun 1870-an oleh arkeolog Jerman Heinrich Schliemann, yang mengklaimnya sebagai milik Trojan King Priam.

Dikenal juga sebagai Trojan Gold, harta tersebut berasal dari antara 2600 dan 2450 SM dan ditemukan di tempat yang dianggap sebagai situs Troya kuno di tempat yang sekarang menjadi Turki barat laut.

Harta Karun Priam, Turki. [Wikimedia]
Harta Karun Priam, Turki. [Wikimedia]

Sama seperti artefak lainnya, benda itu diselundupkan secara ilegal ke luar negeri untuk dipajang di museum Eropa.

Selama Perang Dunia II, artefak kuno termasuk di antara banyak benda yang dicuri dan disembunyikan, salah satunya adalah Harta Karun Priam.

Setengah abad kemudian, Rusia memamerkan harta karun itu di Museum Pushkin di Moskow pada 1996, setelah disembunyikan selama beberapa dekade.

Dari sanalah perang budaya terjadi. Turki ingin hartanya kembali dan Jerman berpendapat harta itu telah dicuri dari mereka.

Sementara itu, pemerintah Rusia berpendapat 200 barang tersebut adalah pampasan perang untuk kehancuran Jerman.

3. Patung Dada Nefertiti, Mesir

Penggalian Mesir pada 1912 yang dilakukan oleh seorang arkeolog Jerman pertama kali menemukan patung batu kapur Ratu Nefertiti Mesir kuno, yang memerintah dari 1353 hingga 1336 SM.

Patung tersebut digambarkan sebagai salah satu karya seni Mesir peringkat pertama karena warna dan modelnya yang bagus.

Dewan Tertinggi Purbakala Mesir mengklaim bahwa patung berukuran 50 sentimeter yang telah berada di Museum Mesir Berlin sejak 1923 itu, dijual ke museum dengan alasan palsu.

Patung Dada Nefertiti, Mesir. [egyptian-museum-berlin]
Patung Dada Nefertiti, Mesir. [egyptian-museum-berlin]

Sementara itu, Jerman bersikeras memiliki Nefertiti dan kurator di Museum Mesir Berlin mengatakan bahkan pinjaman jangka pendek dapat merusaknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mesir Umumkan Total Temuan 100 Peti Mati Tersegel, Berumur 2.500 Tahun

Mesir Umumkan Total Temuan 100 Peti Mati Tersegel, Berumur 2.500 Tahun

Tekno | Senin, 16 November 2020 | 08:05 WIB

Bertambah, Arkeolog Temukan Total 60 Peti Mati Tersegel di Mesir

Bertambah, Arkeolog Temukan Total 60 Peti Mati Tersegel di Mesir

Tekno | Senin, 26 Oktober 2020 | 11:45 WIB

Serangan Misterius, Artefak dan Benda Seni di Museum Jerman Disiram Cairan

Serangan Misterius, Artefak dan Benda Seni di Museum Jerman Disiram Cairan

News | Kamis, 22 Oktober 2020 | 06:44 WIB

Gletser Mencair di Alpen, Ilmuwan Temukan Artefak Berusia 9.500 Tahun

Gletser Mencair di Alpen, Ilmuwan Temukan Artefak Berusia 9.500 Tahun

Tekno | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 13:25 WIB

Takut Kutukan, Turis Ini Kembalikan Artefak yang Dicurinya 15 Tahun Lalu

Takut Kutukan, Turis Ini Kembalikan Artefak yang Dicurinya 15 Tahun Lalu

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2020 | 13:00 WIB

Klaim Kena Kutukan, Turis Kembalikan Artefak Curian dari Pompeii

Klaim Kena Kutukan, Turis Kembalikan Artefak Curian dari Pompeii

News | Senin, 12 Oktober 2020 | 14:31 WIB

Terkini

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA

Jawa Tengah | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting

Jatim | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang

Banten | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil

Bogor | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 22:51 WIB

×