Anak-anak Belum Bisa Mendapatkan Vaksin Covid-19, Ini Alasanya

Minggu, 27 Desember 2020 | 09:30 WIB
Anak-anak Belum Bisa Mendapatkan Vaksin Covid-19, Ini Alasanya
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Gelombang pertama vaksinasi terhadap virus Corona (Covid-19) sedang berlangsung. Bagi sebagian besar orang, vaksin Covid-19 dari Pfizer telah terbukti aman dalam uji klinis skala besar selama berbulan-bulan.

Hal yang sama juga berlaku untuk vaksin Moderna. Seperti halnya obat baru, profesional medis meminta kehati-hatian masyarakat saat mengambil vaksin Covid-19, terutama bagi orang yang pernah mengalami reaksi merugikan terhadap vaksinasi di masa lalu.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), saat ini vaksin Pfizer hanya diizinkan untuk digunakan pada orang berusia 16 tahun ke atas dan Moderna untuk usia 18 tahun ke atas.

Itu disebabkan dari beberapa lusin vaksin Covid-19 yang sedang dikembangkan termasuk Pfizer dan Moderna, belum ada yang diuji pada anak-anak berusia 12 tahun ke bawah.

Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Cokun)
Vaksin Pfizer. (Anadolu Agency/Tayfun Cokun)

Faktor lainnya adalah sebagian besar anak-anak tidak terlalu terdampak Covid-19. Laporan CDC dari September menghitung hanya 121 anak di antara 190.000 orang yang sejauh ini meninggal dunia di Amerika Serikat akibat virus Covid-19.

Penelitian lain menemukan bahwa anak-anak menangkap dan menyebarkan virus Corona sekitar setengah dari jumlah orang dewasa, meskipun anak-anak masih dianggap sebagai vektor dalam penyebaran Covid-19, terutama di antara populasi berisiko tinggi.

Moderna sendiri akan segera memulai uji klinis pediatrik dengan anak-anak berusia 12 hingga 17 tahun.

Di sisi lain, dokter diminta untuk memantau penerima vaksin 15 menit setelah vaksinasi jika ada reaksi alergi yang muncul.

Administrasi Makanan dan Obat (FDA) Amerika Serikat mengatakan bahwa komplikasi jarang terjadi dan beberapa orang mungkin memiliki reaksi alergi terhadap vaksin Covid-19, seperti anafilaksis atau pembengkakan jaringan.

Baca Juga: Demi Vaksin Covid-19, Kota Malang Menunda Proyek Pembangunan

Beberapa ilmuwan sedang menyelidiki apakah penyebabnya adalah bahan dalam vaksin yang dapat memicu beberapa reaksi.

Meski begitu, CDC tetap merekomendasikan bagi orang-orang yang memiliki riwayat reaksi alergi parah yang tidak terkait dengan vaksin atau obat suntik, seperti alergi makanan, hewan peliharaan, racun, atau lateks, dapat tetap divaksinasi.

FDA juga telah menerbitkan lembar fakta tentang vaksin Pfizer dan lembar fakta terpisah tentang Moderna. Kedua publikasi tersebut mencantumkan bahwa reaksi alergi yang parah biasanya akan dapat terjadi dalam beberapa menit hingga satu jam setelah mendapatkan vaksin.

Dilansir dari CNET, Minggu (27/12/2020), kedua lembar tersebut juga mencantumkan beberapa tanda dan gejala reaksi alergi seperti sulit bernafas, pembengkakan pada wajah dan tenggorokan, detak jantung yang cepat, ruam di seluruh tubuh, pusing, dan lemas.

Sementara itu, orang hamil dan menyusui diberi keputusan sendiri untuk mendapatkan vaksin atau tidak. Namun, regulator di inggris sejauh ini merekomendasikan untuk tidak melakukannya sampai vaksin dapat diuji pada perempuan hamil dan menyusui.

Vaksin moderna (VOA Indonesia)
Vaksin moderna (VOA Indonesia)

Informasi yang tertulis di atas bertujuan untuk mengedukasi dan informasional, tidak dimaksudkan sebagai nasihat kesehatan atau medis.

Selalu konsultasikan dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan lainnya jika memiliki pertanyaan mengenai kondisi medis tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI