Bukan Sampah, Justru Ini Penyumbang Mikroplastik Terbesar di Kutub Utara

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 14 Januari 2021 | 14:30 WIB
Bukan Sampah, Justru Ini Penyumbang Mikroplastik Terbesar di Kutub Utara
Kutub Utara. [Shutterstock]

Suara.com - Penyebaran mikroplastik yang terus berkembang, perlahan mulai mendapatkan lebih banyak perhatian. Penelitian terbaru mengungkap bahwa mikroplastik sebagian besar bukan berasal dari sampah, melainkan pakaian manusia.

Studi yang dipimpin peneliti polusi laut Peter Ross dari Ocean Wise Conservation Association di Kanada itu, menganalisis distribusi mikroplastik di Samudra Arktik.

Juga mengambil sampel kontaminan di air laut dekat permukaan pada 71 lokasi di seluruh Eropa dan Amerika Utara, termasuk Kutub Utara.

Para ahli mengumpulkan sampel mikroplastik di kedalaman 3 hingga 8 meter.

Selain itu, para ilmuwan juga mengambil sampel di kedalaman yang jauh lebih rendah di Laut Beaufort, tepatnya di utara Alaska dan Kanada dengan mengumpulkan mikroplastik di kedalaman paling rendah 1.015 meter.

Ilustrasi pakaian. [Shutterstock]

Dilansir dari Science Alert, Kamis (14/1/2021), tim ilmuwan mengatakan, meskipun mikroplastik diketahui telah menyebar ke wilayah yang paling terpencil di dunia, namun mekanisme yang mendasari distribusi dan skala kontaminasi masih belum jelas.

Menggunakan spektrometri inframerah transformasi Fourier untuk memastikan jumlah rata-rata mikroplastik di seluruh Kutub Utara.

Hasilnya sekitar 40 partikel mikroplastik per meter kubik air laut dengan 92,3 persen adalah serat mikroplastik dan 73,3 persen adalah poliester.

"Kelimpahan partikel berkorelasi dengan garis bujur, dengan hampir tiga kali lebih banyak partikel di Kutub Utara bagian timur, dibandingkan dengan di barat. Pergeseran dari timur ke barat menunjukkan potensi pelapukan serat dari sumbernya," tulis para ilmuwan dalam penelitian yang diterbitkan di Nature Communications.

baca juga

Para peneliti berpikir bahwa serat poliester dikirim ke Samudra Arktik timur dari Samudra Atlantik dan mungkin melalui transportasi atmosfer dari selatan.

Kemudian terurai menjadi potongan-potongan kecil saat terdegradasi dan pindah ke Kutub Utara barat.

Ilustrasi Mikroplastik. [Shutterstock]
Ilustrasi Mikroplastik. [Shutterstock]

Mikroplastik terbanyak yang ditemukan adalah serat tekstil dalam air limbah rumah tangga, dengan poliester dan serat sintetis yang terlepas dari pakaian saat dicuci, sebelum dialirkan ke saluran air yang mengangkut kontaminan ke laut.

Menurut perkiraan para ahli, satu pakaian dapat melepaskan jutaan serat selama pencucian biasa dan pabrik pengolahan air limbah dapat melepaskan lebih dari 20 miliar mikrofiber setiap tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waduh! Penurunan Tanah Akan Pengaruhi 19 Persen Populasi Dunia pada 2040

Waduh! Penurunan Tanah Akan Pengaruhi 19 Persen Populasi Dunia pada 2040

Tekno | Jum'at, 01 Januari 2021 | 14:30 WIB

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Mikroplastik di Plasenta Manusia

Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Mikroplastik di Plasenta Manusia

Tekno | Minggu, 27 Desember 2020 | 07:30 WIB

Mirip Beruang, Manusia Purba juga Lakukan Hibernasi

Mirip Beruang, Manusia Purba juga Lakukan Hibernasi

Tekno | Kamis, 24 Desember 2020 | 12:19 WIB

Mikroplastik Ditemukan di Plasenta, Dokter: Ini Seperti Bayi Cyborg

Mikroplastik Ditemukan di Plasenta, Dokter: Ini Seperti Bayi Cyborg

Health | Rabu, 23 Desember 2020 | 13:05 WIB

Berusia 81 Tahun, Hewan Ini Dapat Gelar Ikan Terumbu Tertua di Dunia

Berusia 81 Tahun, Hewan Ini Dapat Gelar Ikan Terumbu Tertua di Dunia

Tekno | Kamis, 03 Desember 2020 | 07:30 WIB

Duh! Ilmuwan Temukan Mikroplastik di Gunung Everest

Duh! Ilmuwan Temukan Mikroplastik di Gunung Everest

Tekno | Selasa, 24 November 2020 | 15:00 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×