Awas! Peneliti Temukan Celah Peretasan pada Fitur Friends Finder TikTok

Rabu, 27 Januari 2021 | 14:00 WIB
Awas! Peneliti Temukan Celah Peretasan pada Fitur Friends Finder TikTok
Ilustrasi aplikasi TikTok. (pixabay.com/antonbe/13 images)

Suara.com - Peneliti menemukan adanya celah peretasan dalam aplikasi video pendek asal China, TikTok. Sehingga memungkinkan hacker dapat mengambil informasi pribadi dari akun pengguna.

Diungkap oleh peneliti keamanan siber di Check Point, rincian data yang bisa diambil hacker yakni nomor telepon, nama panggilan, foto profil dan avatar, id pengguna unik, serta pengaturan profil tertentu.

"Seorang hacker dengan tingkat informasi sensitif seperti itu dapat melakukan berbagai kegiatan berbahaya, seperti pengelabuan (spear phising) atau tindakan kriminal lainnya," kata Ekram Ahmed selaku Juru Bicara Check Point, dikutip dari DailyMail, Rabu (27/1/2021).

Check Point mengungkapkan celah ini ada di fitur 'Friends Finder', yang mengungkap informasi pribadi pengguna tertentu. Jika pengguna TikTok mengaktifkan sinkronisasi kontak, maka mereka bisa mengikuti akun yang dikenal melalui tautan kontak yang terhubung.

Ilustrasi hackers. [Shutterstock]
Ilustrasi hackers. [Shutterstock]

Itu artinya, TikTok bakal merekam data kontak beserta ID pengguna agar ditautkan melalui fitur tersebut. Di sanalah hacker bisa mendapatkan celah untuk melihat data yang dimasukkan pengguna.

Tim menemukan bahwa hacker dapat melewati verifikasi HTTP TikTok dengan alat peretasan sederhana, yang memungkinkan mereka memanipulasi fungsi untuk mengumpulkan kontak dan verifikasi ulang permintaan.

Dikarenakan prosesnya dilakukan menggunakan perangkat virtual, itu bisa diatur untuk melakukan secara otomatis.

TikTok juga membuat token pengguna dan cookie sesi yang ditautkan ke ID perangkat unik untuk setiap ponsel mereka. Check Point menemukan token ini valid hingga 60 hari, yang memungkinkannya digunakan di perangkat virtual.

Untungnya hingga saat ini, Check Point belum menemukan bukti bahwa kerentanan tersebut pernah dieksploitasi hacker. Sayangnya, TikTok juga belum memperbaiki celah tersebut.

Baca Juga: Aksi Kocak Suami Jahili Istrinya yang Sedang Tidur, Publik Malah Khawatir

"Tujuan utama kami adalah untuk memeriksa privasi TikTok, kami fokus pada semua tindakan yang terkait dengan data pengguna," kata Eran Vakin dan Alon Boxin selaku peneliti.

Sementara itu, Juru Bicara TikTok mengapresiasi kinerja Check Point dalam menemukan celah di aplikasinya. Menurutnya, keamanan dan privasi komunitas aplikasinya adalah prioritas tertinggi TikTok.

"Kami terus memperkuat pertahanan kami, baik dengan terus meningkatkan kemampuan internal seperti berinvestasi dalam pertahanan otomasi, dan juga dengan bekerja sama dengan pihak ketiga," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI