Miris! Arkeolog Temukan Tanda Pengenal Anak-anak Dibunuh Nazi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 05 Februari 2021 | 09:41 WIB
Miris! Arkeolog Temukan Tanda Pengenal Anak-anak Dibunuh Nazi
Memorial Sobibor, pembantaian orang Yahudi oleh Nazi. [Encyclopedia Britannica]

Suara.com - Para arkeolog menemukan tanda pengenal dari empat anak yang dibunuh Nazi, di kamp kematian Sobibor di Polandia timur.

Setiap tanda pengenal terbuat dari logam dan kemungkinan diberikan pada anak-anak oleh orang tua mereka sebelum dipisahkan.

Orang tua dari anak-anak tersebut mungkin berharap tanda identitas itu akan membantu anak-anak mereka dikembalikan ke rumah.

Selama Holokaus, Nazi membunuh 6 juta orang Yahudi serta penyandang disabilitas, Roma, Polandia, dan orang Slavia lainnya.

Sobibor, lokasi pembantaian orang Yahudi oleh Nazi. [U.S. Holocaust Memorial Museum]
Sobibor, lokasi pembantaian orang Yahudi oleh Nazi. [U.S. Holocaust Memorial Museum]

Menurut Encyclopedia Britannica, di Sobibor saja, sekitar 250.000 orang yang sebagian besar orang Yahudi Polandia dibunuh antara Mei 1942 dan Oktober 1943.

Sobibor terhubung ke jalur kereta api yang membawa orang-orang Yahudi dari seluruh Eropa dan di dekat platform kereta api kamp itulah, para arkeolog menemukan tanda pengenal pertama milik Lea Judith De La Penha yang berusia 6 tahun.

Menurut pernyataan yang dirilis oleh Israel Antiquities Authority, bocah itu terbunuh pada 1943.

Penggalian para ahli juga menemukan kamar gas yang merupakan bangunan seluas 350 meter persegi dengan delapan kamar.

"Berdasarkan dimensi bangunan tersebut, kami dapat mengatakan bahwa setiap kali Anda memasukkan antara 800 hingga 900 orang di kamar gas ini dan menyalakan motor tangki, sebanyak 900 orang akan terbunuh dalam 10 menit. Itu pabrik pembunuhan," kata Yoram Haimi, arkeolog di Israel Antiquities Authority.

baca juga

Tim tersebut pun menemukan tiga tanda pengenal lainnya antara 2012 dan 2014 di area pembunuhan kamp, yang berisi kamar gas, krematorium, dan kuburan massal.

Tanda pengenal itu diidentifikasi milik Deddie Zak yang berusia 8 tahun, Annie Kapper yang berusia 12 tahun, dan David Juda Van der Velde yang berusia 11 tahun. Ketiganya dibunuh oleh Nazi pada 1943.

Haimi mengatakan hanya setengah dari tanda pengenal David Juda Van der Velde yang ditemukan dan itu menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat kebakaran. Kemungkinan besar Nazi membakar tubuh bocah itu.

Setiap tanda pengenal mencantumkan nama anak, tanggal lahir, dan asalnya. Informasi tersebut membantu para arkeolog mempelajari lebih lanjut tentang kehidupan singkat anak-anak itu.

Untuk menentukan asal-usul anak-anak tersebut, tim ahli menghubungi Herinneringscentrum Kamp Westerbork di Belanda, yang dulunya digunakan sebagai kamp transit selama Holokaus tetapi sekarang menjadi pusat pengunjung dan situs peringatan.

Ilustrasi bendera Nazi (Shutterstock).
Ilustrasi bendera Nazi (Shutterstock).

Semua anak tersebut berasal dari Amsterdam dan dapat dilacak melalui catatan kereta api orang-orang Yahudi yang dikirim ke Sobibor dari Eropa Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerangka Berusia 500 Tahun Ini Ungkap Kanibalisme dari Penaklukan Meksiko

Kerangka Berusia 500 Tahun Ini Ungkap Kanibalisme dari Penaklukan Meksiko

Tekno | Selasa, 26 Januari 2021 | 08:30 WIB

Ditemukan! Lebih dari 7.000 Koin dari Abad ke-16 di Hongaria

Ditemukan! Lebih dari 7.000 Koin dari Abad ke-16 di Hongaria

Tekno | Selasa, 19 Januari 2021 | 13:00 WIB

Arkeolog Temukan Lusinan Kamp Tentara Berusia 2.000 Tahun dari Roma Kuno

Arkeolog Temukan Lusinan Kamp Tentara Berusia 2.000 Tahun dari Roma Kuno

Tekno | Rabu, 06 Januari 2021 | 08:30 WIB

Penemuan Bangunan Candi Abad ke-XII di Palembang

Penemuan Bangunan Candi Abad ke-XII di Palembang

Foto | Rabu, 30 Desember 2020 | 16:25 WIB

Ditemukan Kerangka Berusia 3.000 Tahun Berpelukan, Romeo dan Juliet?

Ditemukan Kerangka Berusia 3.000 Tahun Berpelukan, Romeo dan Juliet?

Tekno | Minggu, 20 Desember 2020 | 05:30 WIB

Seram.. Ilmuwan Temukan Menara Tengkorak dari Sisa Pengorbanan Bangsa Aztec

Seram.. Ilmuwan Temukan Menara Tengkorak dari Sisa Pengorbanan Bangsa Aztec

Tekno | Selasa, 15 Desember 2020 | 10:30 WIB

Terkini

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:15 WIB

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:50 WIB

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:30 WIB

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:12 WIB

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 07:50 WIB

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:38 WIB

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:30 WIB

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:43 WIB

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:09 WIB

×