Ilmuwan Manfaatkan Nyanyian Paus, Ungkap Fitur Tersembunyi Laut Dalam

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 15 Februari 2021 | 18:00 WIB
Ilmuwan Manfaatkan Nyanyian Paus, Ungkap Fitur Tersembunyi Laut Dalam
Paus sirip. [NOAA]

Suara.com - Para ilmuwan memanfaatkan nyanyian paus untuk mengungkap fitur tersembunyi dasar laut. Nyanyian paus sirip adalah salah satu suara paling keras dibuat oleh hewan dan terdengar dari jarak laut yang sangat jauh.

Gelombang suara ini juga menembus Bumi dan para ilmuwan telah menemukan cara menggunakannya untuk menjelajahi ketebalan sedimen laut.

Spesies paus sirip (Balaenoptera physalus) kurang terkenal dibandingkan paus biru yang sedikit lebih panjang dan paus bungkuk.

Namun, paus sirip memiliki kecepatan yang menakjubkan dan sama seperti paus besar lainnya, paus jantan menyanyikan suara pada frekuensi yang terlalu rendah untuk didengar manusia.

Nyanyian paus. [Sciencemag]
Nyanyian paus. [Sciencemag]

Awalnya, para ahli menggunakan survei air-gun seismik untuk menyelidiki dasar laut namun suara tersebut mengganggu kehidupan laut dan pemulihan paus sirip.

Dr Vaclav Kuna dan Dr John Nabelek dari Oregon State University akhirnya menggunakan suara paus sirip itu sendiri untuk menyelidiki dasar laut sekaligus menghindari penggunaan suara yang mengganggu.

Dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Science, Kuna dan Nabelek melaporkan upaya pertama pada tahun 2012. Sebanyak 54 stasiun seismometer dasar laut digunakan untuk memantau Zona Fraktur Blanco di lepas pantai Oregon.

Selain getaran bumi bawah laut, stasiun-stasiun itu juga merekam banyak nyanyian dari paus sirip terdekat dan terkadang berlangsung hingga 10 jam.

Menggunakan enam dari nyanyian paus yang direkam di tiga stasiun, Kuna dan Nabelek membandingkan gelombang suara yang mengalir ke stasiun secara langsung dan menembus dasar laut menjadi gelombang seismik.

baca juga

Gelombang seismik memantul dari batas antara sedimen dan basal, serta basal dan kerak bagian bawah, sebelum mencapai stasiun. Penundaan kedatangan gelombang yang dipantulkan dapat mengungkapkan ketebalan setiap lapisan.

Mmenggabungkan semua data ini, para ahli menghitung ketebalan sedimen dari 380 hingga 650 meter untuk dasar laut di sekitar stasiun, yang terletak di atas 1,8 kilometer batuan basaltik.

Nyanyian paus sperma bernada tinggi juga diyakini dapat digunakan untuk pengukuran resolusi yang lebih tinggi.

"Studi kami menunjukkan bahwa vokalisasi hewan berguna tidak hanya untuk mempelajari hewan itu sendiri tetapi juga untuk menyelidiki lingkungan tempat mereka tinggal," tulis para ilmuwan dalam laporan penelitian, seperti dikutip dari IFL Science, Senin (15/2/2021).

Ilustrasi laut dalam. [Shutterstock]
Ilustrasi laut dalam. [Shutterstock]

Nyanyian paus sirip sendiri sangat keras dan bahkan melebihi volume peluncuran roket sehingga nyanyian itu dianggap sebagai fenomena geofisika atau aktivitas Perang Dingin Rusia saat pertama kali direkam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Langka! Mumi Anti Mainstream, Dibungkus dengan Lumpur

Langka! Mumi Anti Mainstream, Dibungkus dengan Lumpur

Tekno | Jum'at, 05 Februari 2021 | 06:45 WIB

Putus Cinta Dapat DIprediksi Lewat Unggahan Internet 3 Bulan Sebelumnya

Putus Cinta Dapat DIprediksi Lewat Unggahan Internet 3 Bulan Sebelumnya

Tekno | Kamis, 04 Februari 2021 | 12:30 WIB

Diambil dari Bumi, Begini Detail Penampakan Pendaratan Apollo 15 di Bulan

Diambil dari Bumi, Begini Detail Penampakan Pendaratan Apollo 15 di Bulan

Tekno | Selasa, 02 Februari 2021 | 12:30 WIB

Kain Ungu Berusia 3.000 Tahun Diduga Dipakai Raja Daud dan Sulaiman

Kain Ungu Berusia 3.000 Tahun Diduga Dipakai Raja Daud dan Sulaiman

Tekno | Selasa, 02 Februari 2021 | 09:30 WIB

Mungil! Bisa Diletakkan di Ujung Jari, Ini Reptil Terkecil di Dunia

Mungil! Bisa Diletakkan di Ujung Jari, Ini Reptil Terkecil di Dunia

Tekno | Senin, 01 Februari 2021 | 09:30 WIB

Bocah 4 Tahun Temukan Jejak Kaki Dinosaurus

Bocah 4 Tahun Temukan Jejak Kaki Dinosaurus

Tekno | Minggu, 31 Januari 2021 | 09:30 WIB

Terkini

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Profil Julita Rista Lestari, Pemimpin Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Review Juvenile Justice: Ketika Usia Menjadi Tameng bagi Pelaku Kejahatan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:38 WIB

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Rezeki Lancar, 3 Zodiak Ini Diprediksi Finansialnya Makin Hoki pada 17 hingga 23 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:35 WIB

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

35 Link Twibbon HUT ke-81 RI Terbaru dan Gratis, Tinggal Pasang Foto untuk 17 Agustus

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Sensasi Balap Honda Vario Evo 160 Warnai Kemeriahan AHDC Purwokerto

Otomotif | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Gubernur Sulsel Salurkan Bantuan Rp500 Juta untuk Korban Gempa NTT

Sulsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:19 WIB

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Keluar dari Fase Kelam, Calvin Dores Bangkit dan Tandai 'Kemerdekaan' Lewat Lagu 'Sampai Kapankah'

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

Sehari Usai Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel TNI-Polri

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Bukan Sekadar Hiasan, Momen Warga Garut Bentangkan Bendera Merah Putih 700 Meter

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 06:00 WIB

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol

Jakarta | Senin, 17 Agustus 2026 | 04:50 WIB

×