Ada Penguin Kuning Langka, Penyebabnya Jadi Perdebatan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 26 Februari 2021 | 14:45 WIB
Ada Penguin Kuning Langka, Penyebabnya Jadi Perdebatan
Penguin kuning langka. [Instagram]

Suara.com - Penguin umumnya memiliki warna bulu hitam-putih yang khas, tapi seorang fotografer satwa liar menangkap gambar penguin langka di sebuah pulau terpencil di Georgia Selatan, pada Desember 2019 dan baru-baru ini merilis fotonya.

Alih-alih berwarna hitam, penguin tersebut justru berwarna kuning dan membuatnya menjadi penguin langka.

"Seekor penguin raja berjalan langsung ke arah kami di tengah gerombolan gajah laut dan anjing laut berbulu Antartika serta ribuan penguin raja lainnya. Betapa beruntungnya aku!" tulis Yves Adams, fotografer asal Belgia dalam akun Instagramnya, seperti dikutip dari Live Science, Jumat (26/2/2021).

Saat itu, Adams sedang memimpin ekspedisi fotografi selama dua bulan melintasi Atlantik Selatan dan singgah di pantai Georgia Selatan.

Ketika sedang membongkar perlengkapan keselamatan, dia melihat sekumpulan penguin berenang ke arah pantai, di mana satu individu penguin berwarna kuning itu langsung menarik perhatiannya.

"Saya belum pernah melihat atau mendengar tentang penguin kuning sebelumnya. Ada 120.000 burung di pantai itu dan ini satu-satunya yang berwarna kuning di sana. Kami semua menggila saat menyadarinya. Kami menjatuhkan semua perlengkapan keselamatan dan mengambil kamera kami," ucap Adams kepada Kennedy News and Media.

Penguin kuning langka. [Instagram]
Penguin kuning langka. [Instagram]

Penguin raja (Aptenodytes patagonicus), sama seperti penguin kaisar yang berkerabat dekat (Aptenodytes forsteri), biasanya memiliki warna putih-hitam dengan garis warna emas kekuningan di lehernya.

Menurut Australian Antarctic Program, pigmen kuning unik bagi penguin dan tidak semua spesies memilikinya. Walau begitu, penguin langka tersebut tampaknya hanya memiliki warna kuning dan kehilangan warna hitam pada bulunya, yang biasanya diwarnai oleh pigmen coklat kehitaman yang dikenal sebagai melanin.

Penguin dengan bulu yang tidak biasa relatif jarang ditemukan dan terkadang sulit untuk mengidentifikasi penyebab di balik warna langka tersebut.

baca juga

Beberapa pewarnaan yang tidak biasa dapat disebabkan oleh cedera, pola makan, dan penyakit. Tetapi dalam banyak kasus itu disebabkan oleh mutasi pada gen burung.

Mutasi semacam itu dapat menyebabkan penguin "melanistik" yang biasanya membuat bagian putihnya berwarna hitam dan penguin "albinistik" tidak memiliki melanin sehingga berwarna putih.

Adams mengatakan kepada Kennedy News bahwa penguin kuning memiliki kondisi genetik yang dikenal sebagai leucism di mana hanya sebagian melanin yang hilang.

Dee Boersma, ahli biologi konservasi dan profesor di Universitas Washington yang bukan bagian dari ekspedisi, setuju dengan Adams.

Namun, beberapa ilmuwan lain tidak setuju dengan diagnosis tersebut.

"Saya tidak akan menyebut burung leucistic. Namun, kami memerlukan sampel bulu untuk pengujian biokimia jika kami bertujuan untuk mendokumentasikan dengan tegas. Hewan bisa menjadi albino tetapi masih memiliki pigmen non-melanin," kata Kevin McGraw, ahli ekologi perilaku integratif di Arizona State University.

McGraw menambahkan bahwa penguin telah kehilangan pigmen karotenoid atau kuning-oranye-merah di paruhnya dan pigmen melanin di bulu, namun tetap mempertahankan pigmen kuning di bulunya.

Penguin umumnya menggunakan warna tubuh dan bulu untuk berbagai fungsi, termasuk pemilihan pasangan, kamuflase, dan perlindungan dari Matahari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bongkahan Es Terbesar di Dunia Sedang Menuju Georgia Selatan

Bongkahan Es Terbesar di Dunia Sedang Menuju Georgia Selatan

News | Kamis, 05 November 2020 | 18:45 WIB

Mantan Penjaga Kebun Binatang Curi Penguin, Dijual di Facebook Rp 170 Juta

Mantan Penjaga Kebun Binatang Curi Penguin, Dijual di Facebook Rp 170 Juta

News | Sabtu, 31 Oktober 2020 | 12:40 WIB

Salju di Antartika Mencair, Ilmuwan Temukan Mumi Penguin Purba

Salju di Antartika Mencair, Ilmuwan Temukan Mumi Penguin Purba

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2020 | 15:00 WIB

Adopsi Telur, Pasangan Penguin Gay di Spanyol Siap Jadi Orang Tua

Adopsi Telur, Pasangan Penguin Gay di Spanyol Siap Jadi Orang Tua

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 18:12 WIB

Kabur dari Kandang, Seekor Penguin Tersasar di Jalan Raya

Kabur dari Kandang, Seekor Penguin Tersasar di Jalan Raya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2020 | 05:05 WIB

Penguin Mondar-mandir di Jalanan Desa, Diselamatkan Polisi

Penguin Mondar-mandir di Jalanan Desa, Diselamatkan Polisi

News | Senin, 17 Agustus 2020 | 17:10 WIB

Terkini

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Pecinta Disney Merapat, Mickey Mouse Kini Hadir di Berbagai Momen Lifestyle

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:55 WIB

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Rajin Pakai Skincare tapi Jerawat Masih Muncul? Kenali Dulu Apa Itu Mikrobioma Kulit

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:46 WIB

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Ketika Rumah Makin Pintar, Teknologi Dituntut Makin Mengerti Penghuninya

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 23:35 WIB

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

×