Tak Terlihat Selama 100 Tahun, Lebah Langka Ini Ditemukan Kembali

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 01 Maret 2021 | 06:20 WIB
Tak Terlihat Selama 100 Tahun, Lebah Langka Ini Ditemukan Kembali
Ilustrasi lebah. (Pixabay)

Suara.com - Spesies lebah langka yang disebut Pharohylaeus lactiferus, terakhir terlihat 100 tahun lalu dan sekarang telah ditemukan kembali di Queensland, Australia.

Pharohylaeus lactiferus berasal dari daerah tersebut, tetapi terakhir tercatat pada 1923 dan hanya enam ekor yang pernah ditemukan.

Namun, pencarian lapangan secara luas dilakukan dalam upaya untuk mengetahui apakah spesies lebah itu telah punah atau tidak dan pada akhirnya mengarah pada penemuan kembali spesies tersebut.

Ilmuwan dari Flinders University di Adeleide mengatakan, lebah itu telah berada di sana selama ini tetapi mungkin mengalami tekanan yang meningkat untuk bertahan hidup.

"Hal tersebut mengkhawatirkan karena ini adalah satu-satunya spesies Australia dalam genus Pharohylaeus dan tidak ada yang diketahui tentang biologinya," kata James Dorey, peneliti dari Flinders University, seperti dikutip dari Independent, Senin (1/3/2021).

Perburuan dimulai setelah para ahli lebah, Olivia Davies dan Dr Tobias Smith, meningkatkan kemungkinan kepunahan spesies berdasarkan kurangnya penampakan baru-baru ini.

Lebah langka, pharohylaeus lactiferus. [The Journal of Hymenoptera Research]
Lebah langka, pharohylaeus lactiferus. [The Journal of Hymenoptera Research]

Para peneliti juga menilai tingkat keanekaragaman hayati terbaru, memperingatkan bahwa hilangnya habitat dan fragmentasi hutan hujan Australia serta kebakaran hutan dan perubahan iklim, kemungkinan akan memberikan tekanan kepunahan pada spesies tersebut dan spesies invertebrata lainnya.

"Tiga populasi Pharohylaeus lactiferus ditemukan dengan mengambil sampel lebah yang mengunjungi spesies tanaman favorit mereka di sepanjang pantai timur Australia. Itu menunjukkan isolasi populasi," ucap Dorey.

Tim ilmuwan mengatakan habitat yang sangat terfragmentasi di kawasan itu bersama dengan spesialisasi potensial dari spesies tersebut mungkin menjelaskan kelangkaan Pharohylaeus lactiferus.

baca juga

Australia dilaporkan telah menebangi lebih dari 40 persen hutan sejak penjajahan Eropa, meninggalkan sebagian besar sisanya terfragmentasi dan terdegradasi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam The Journal of Hymenoptera Research, juga memperingatkan bahwa spesies tersebut lebih rentan karena hanya menyukai bunga yang sangat spesifik dan hanya ditemukan di dekat hutan hujan tropis atau sub-tropis.

Studi tersebut menyimpulkan bahwa populasi Pharohylaeus lactiferus yang diketahui tetap langka dan rentan terhadap perusakan habitat dari perubahan penggunaan lahan atau peristiwa seperti kebakaran.

Lokasi penemuan pharohylaeus lactiferus. [The Journal of Hymenoptera Research]
Lokasi penemuan pharohylaeus lactiferus. [The Journal of Hymenoptera Research]

Dorey mengatakan pemahaman tentang biologi, ekologi, dan genetika populasi Pharohylaeus lactiferus harus ditingkatkan lagi di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Produksi Madu Warga Suku Baduy

Produksi Madu Warga Suku Baduy

Foto | Sabtu, 14 November 2020 | 18:40 WIB

Bikin Geli! Viral Gerobak Susu Kedelai Dikerumuni Lebah, Dagangan Laris

Bikin Geli! Viral Gerobak Susu Kedelai Dikerumuni Lebah, Dagangan Laris

Jakarta | Rabu, 11 November 2020 | 20:59 WIB

Waspada! Ada 'Lebah Pembunuh' Raksasa Asia Mengintai

Waspada! Ada 'Lebah Pembunuh' Raksasa Asia Mengintai

Tekno | Senin, 02 November 2020 | 15:30 WIB

Tak Sengaja Sentuh Sarang saat Mendaki, Lansia Tewas Disengat Kawanan Lebah

Tak Sengaja Sentuh Sarang saat Mendaki, Lansia Tewas Disengat Kawanan Lebah

News | Senin, 07 September 2020 | 16:10 WIB

Pria Ini Tak Sadar Berbagi Rumah dengan Koloni Lebah Madu Selama 50 tahun

Pria Ini Tak Sadar Berbagi Rumah dengan Koloni Lebah Madu Selama 50 tahun

News | Sabtu, 05 September 2020 | 19:26 WIB

Disengat Lebah 30 Kali Seminggu untuk Obati Penyakit, Berani Coba?

Disengat Lebah 30 Kali Seminggu untuk Obati Penyakit, Berani Coba?

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2020 | 18:28 WIB

Terkini

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:15 WIB

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:50 WIB

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:30 WIB

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:12 WIB

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 07:50 WIB

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

PP Tunas Mulai Diterapkan, Komdigi Apresiasi Netflix Hadirkan Konten Anak yang Aman

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:38 WIB

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Netflix Ungkap Rahasia Konten Anak Laris, Kini Kuasai 22% Waktu Tonton Global

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:30 WIB

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Mau Beli HP Baru Murah? Cek 8 Toko Online Terpercaya Ini Biar Gak Dapat Barang Palsu!

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:43 WIB

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

5 Kebiasaan yang Bisa Kamu Tinggalkan Setelah Pakai vivo Y500, Nomor 2 Dilakukan Hampir Semua Orang

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:09 WIB

×