Waspada! Ada 'Lebah Pembunuh' Raksasa Asia Mengintai

Dythia Novianty

Senin, 02 November 2020 | 15:30 WIB
Waspada! Ada 'Lebah Pembunuh' Raksasa Asia Mengintai
Ilustrasi lebah. (Pixabay/Capri23auto)

Suara.com - Akhir-akhir ini, masyarakat dikhawatirkan dengan adanya "lebah pembunuh" mengintai. Akhirnya, sarang "lebah pembunuh" raksasa Asia pertama yang diketahui di AS telah dimusnahkan pada 24 Oktober lalu.

Dua ratu 'lebah pembunuh' berhasil ditangkap oleh ahli entomologi dari Departemen Pertanian Negara Bagian Washington (WSDA). Menurut mereka, belum diketahui jelas apakah kedua ratu adalah ratu perawan atau apakah yang satu adalah ratu perawan dan yang lainnya adalah ratu tua.

Ahli entomologi mengatakan dalam sebuah posting Facebook bahwa mereka mampu menyedot 85 lebah dari sarang, yang semuanya berhasil ditangkap hidup. WSDA membuka kunci yang berisi sarang pada Kamis lalu dan menganalisis isinya.

"Ada beberapa lebah dewasa di sarang yang siap untuk keluar dari sel mereka. Semua spesimen akan dipelajari untuk penelitian," kata WSDA dilansir laman CNN, Senin (2/11/2020).

Lebah pembunuh raksasa Asia. [Facebook]
Lebah pembunuh raksasa Asia. [Facebook]

Sarang lebah raksasa Asia awalnya ditemukan pada 22 Oktober di rongga pohon dekat Blaine, Washington. Dengan menggunakan jenis perangkap baru, peneliti WSDA menandai beberapa lebah yang ditangkap dengan pelacak radio, yang mereka gunakan untuk mengarahkan mereka ke sarang.

Lebah raksasa Asia biasanya bersarang di tanah tetapi kadang-kadang dapat ditemukan bersarang di pohon mati.

Pertama kali ditemukan di negara bagian Washington pada Desember 2019, lebah raksasa Asia adalah spesies invasif yang bukan asli AS. Mereka adalah lebah terbesar di dunia dan memangsa lebah madu dan serangga lainnya.

Sekelompok kecil lebah raksasa Asia mampu membunuh seluruh sarang lebah madu dalam beberapa jam, kata WDSA. Dan lebah madu bukan satu-satunya alasan makhluk ini dijuluki "lebah pembunuh".

"Sengatan ganda dari lebah raksasa Asia dapat membunuh manusia," menurut para ahli di Washington State University.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dianggap Punah, Spesies Lebah Biru Langka Kembali Ditemukan

Dianggap Punah, Spesies Lebah Biru Langka Kembali Ditemukan

Tekno | Senin, 18 Mei 2020 | 19:15 WIB

AS Dibuat Geger oleh Temuan Lebah 'Pembunuh' Raksasa Asia

AS Dibuat Geger oleh Temuan Lebah 'Pembunuh' Raksasa Asia

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 11:39 WIB

Ilmuwan Temukan Lebah Sekarat Akibat Penyakit Mirip Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Temukan Lebah Sekarat Akibat Penyakit Mirip Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 03 Mei 2020 | 11:49 WIB

Langka, Ilmuwan Temukan Lebah Berkelamin Ganda

Langka, Ilmuwan Temukan Lebah Berkelamin Ganda

Tekno | Sabtu, 04 April 2020 | 09:07 WIB

Disengat Segerombolan Lebah, Gadis 6 Tahun Langsung Meninggal Dunia

Disengat Segerombolan Lebah, Gadis 6 Tahun Langsung Meninggal Dunia

Health | Jum'at, 10 Januari 2020 | 17:29 WIB

Diserang Ratusan Tawon Ndas di Sawah, Petani Tuban Meninggal di Rumah Sakit

Diserang Ratusan Tawon Ndas di Sawah, Petani Tuban Meninggal di Rumah Sakit

Jatim | Senin, 25 November 2019 | 15:50 WIB

Terkini

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 06:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

×