Hilang 170 Tahun, Spesies Burung Misterius Ini Ditemukan di Kalimantan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 01 Maret 2021 | 10:03 WIB
Hilang 170 Tahun, Spesies Burung Misterius Ini Ditemukan di Kalimantan
Burung pengicau alis hitam. [BirdingAsia/Muhammad Suranto/Muhammad Rizky Fauzan]

Suara.com - Para ilmuwan mengumpulkan informasi mengenai spesies burung pengicau alis hitam dalam arsip ilmiah pada tahun 1840-an, namun sebagian besar mengenai burung tersebut masih menjadi misteri.

Sekarang, para ahli telah mengonfirmasi penampakan burung pengicau alis hitam di Kalimantan, Indonesia.

Penemuannya dibuktikan dalam foto yang diambil oleh penduduk setempat bernama Muhammad Suranto dan Muhammad Rizky Fauzan. Keduanya menangkap burung tersebut saat berada di hutan secara tidak sengaja.

Mereka tahu bahwa burung itu tidak biasa dan mengambil foto untuk dikirim ke kelompok pengamat burung sebelum merilisnya.

Foto-foto tersebut diedarkan ke ahli burung untuk membuat identifikasi.

Foto yang dikirim memungkinkan para peneliti untuk mendeskripsikan burung dengan lebih baik dan warnanya serta untuk memahami wilayah asalnya.

Burung pengicau alis hitam. [BirdingAsia/Muhammad Suranto/Muhammad Rizky Fauzan]
Burung pengicau alis hitam. [BirdingAsia/Muhammad Suranto/Muhammad Rizky Fauzan]

Namun, asal spesimen asli tidak pasti karena pencatatan yang tidak akurat.

Tim yang dipimpin oleh ahli burung Panji Gusti Akbar dengan kelompok burung Birdpacker Indonesia, menerbitkan makalah tentang burung di jurnal BirdingAsia.

"Burung ini sering disebut teka-teki terbesar dalam ilmu burung Indonesia. Sangat mengejutkan bahwa burung ini tidak punah dan masih hidup di hutan dataran rendah, tetapi juga sedikit menakutkan karena kita tidak tahu apakah burung-burung itu aman atau berapa lama lagi mereka dapat bertahan hidup," kata Gusti Akbar dalam pernyataan Global Wildlife Conservation.

baca juga

Dilansir dari CNET, Senin (1/3/2021), para ilmuwan berharap dapat melakukan perjalanan ke Kalimantan untuk mempelajari lebih lanjut burung itu dan menentukan apakah itu spesies yang terancam atau hampir punah.

Data baru dapat digunakan untuk merekomendasikan status burung pengicau alis hitam di Daftar Merah Spesies Terancam Punah dari International Union of Conservation of Nature.

Menurut Barney Long dari Global Wildlife Conservation, diperlukan upaya tim ahli untuk mempelajari lebih lanjut tentang burung langka itu.

Tak hanya itu, kolaborasi antara konservasionis, komunitas lokal, dan masyarakat adat sangat penting untuk mempelajari dan menyelamatkan spesies yang sulit ditangkap tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Skeptis Keberadaan Planet Kesembilan di Tata Surya

Ilmuwan Skeptis Keberadaan Planet Kesembilan di Tata Surya

Tekno | Kamis, 18 Februari 2021 | 11:30 WIB

Bentuk Kehidupan Misterius Ditemukan di Bawah Lapisan Es Antartika

Bentuk Kehidupan Misterius Ditemukan di Bawah Lapisan Es Antartika

Tekno | Rabu, 17 Februari 2021 | 13:46 WIB

Aneh, Ilmuwan Temukan Bintang Berputar Mundur Berlawanan

Aneh, Ilmuwan Temukan Bintang Berputar Mundur Berlawanan

Tekno | Rabu, 17 Februari 2021 | 09:35 WIB

Ilmuwan Dibuat Bingung, Misteri Penurunan Drastis Virus Corona di India

Ilmuwan Dibuat Bingung, Misteri Penurunan Drastis Virus Corona di India

Tekno | Rabu, 17 Februari 2021 | 06:15 WIB

Ilmuwan Ungkap Vitamin C dan Zinc Tidak Dapat Melawan Covid-19

Ilmuwan Ungkap Vitamin C dan Zinc Tidak Dapat Melawan Covid-19

Tekno | Selasa, 16 Februari 2021 | 15:30 WIB

Ilmuwan Manfaatkan Nyanyian Paus, Ungkap Fitur Tersembunyi Laut Dalam

Ilmuwan Manfaatkan Nyanyian Paus, Ungkap Fitur Tersembunyi Laut Dalam

Tekno | Senin, 15 Februari 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×