Jangkrik Raksasa Ditemukan, Dinamai Perdana Menteri Selandia Baru

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 16 Maret 2021 | 07:00 WIB
Jangkrik Raksasa Ditemukan, Dinamai Perdana Menteri Selandia Baru
Weta. [Wikipedia]

Suara.com - Seekor jangkrik raksasa yang baru ditemukan diberi nama sesuai dengan nama perdana menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern.

Pemberian nama ini membuat jangkrik tersebut menjadi serangga keempat yang diberi nama untuk menghormatinya.

Jangkrik tersebut merupakan spesies weta, memiliki ukuran tubuh raksasa, tidak bisa terbang, berkaki panjang, dan asli negara Oceanic.

Hewan itu disebut Hemiandrus jacinda karena warnanya yang merah, mirip dengan Partai Buruh yang dipimpin oleh Ardern.

Menurut Steven Trewick, profesor ekologi evolusioner di Massey University yang mengemukakan gelar tersebut, mengatakan bahwa serangga itu mencerminkan ciri-ciri perdana menteri.

"Jangkrik besar dan perdana menteri serupa karena mereka masing-masing sangat berarti bagi Selandia Baru," kata Trewick kepada The Guardian.

Hemiandrus jacinda. [Independent]
Hemiandrus jacinda. [Independent]

Sementara itu, juru bicara Ardern mengatakan bahwa ia menyadari hal ini dan merasa sangat terhormat.

"Perdana menteri juga sebelumnya memiliki kumbang dan lumut serta semut di Saudi Arabia yang dinamai menggunakan namanya," ucap juru bicara tersebut, dikutip dari Independent, Selasa (16/3/2021).

Diperkirakan ada lebih dari 100 spesies weta berbeda hidup di pepohonan, gua, semak-semak, dan taman pinggiran kota.

baca juga

Jangkrik jacinda ini memiliki tubuh lebih besar dan lebih cerah daripada 17 jangkrik weta yang saat ini diketahui para ahli.

Spesies tersebut memiliki ciri khas, yaitu hanya muncul dari liang buatan sendiri di malam hari untuk berburu.

Trewick mengatakan temuan ini luar biasa karena jangkrik tersebut besar dan memiliki warna tubuh mencolok, tetapi berhasil bersembunyi begitu lama hingga ditemukan para ilmuwan.

"Di saat perubahan lingkungan yang semakin cepat, hilangnya habitat alami, dan penurunan drastis keanekaragaman hayati Bumi secara global, pekerjaan penemuan spesies harus terus berlanjut," tambah Trewick.

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. [Marty MELVILLE / AFP]
Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern. [Marty MELVILLE / AFP]

Para ahli juga memperingatkan bahwa spesies tersebut kemungkinan mengalami penurunan karena munculnya predator seperti tikus dan kucing, serta hilangnya dan modifikasi habitat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses Tekan Kasus Virus Corona, Kapan Selandia Baru Mulai Vaksinasi?

Sukses Tekan Kasus Virus Corona, Kapan Selandia Baru Mulai Vaksinasi?

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 16:17 WIB

Selandia Baru Janji Tidak Akan Berikan Bantuan kepada Milter Myanmar

Selandia Baru Janji Tidak Akan Berikan Bantuan kepada Milter Myanmar

News | Selasa, 09 Februari 2021 | 14:15 WIB

Bawa Pesan Lingkungan, Wayang Serangga Pentas di Tengah Sawah

Bawa Pesan Lingkungan, Wayang Serangga Pentas di Tengah Sawah

Jawa Tengah | Rabu, 03 Februari 2021 | 14:58 WIB

Minggu Depan, Selandia Baru Mulai Program Vaksinasi Virus Corona Nasional

Minggu Depan, Selandia Baru Mulai Program Vaksinasi Virus Corona Nasional

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 18:06 WIB

Ilmuwan Temukan Fosil Serangga Pembunuh Lengkap dengan Genital

Ilmuwan Temukan Fosil Serangga Pembunuh Lengkap dengan Genital

Tekno | Minggu, 24 Januari 2021 | 08:00 WIB

Astaga! Nenek 70 Tahun Racun Suami Lewat Kopi, Begini Kronologinya

Astaga! Nenek 70 Tahun Racun Suami Lewat Kopi, Begini Kronologinya

Sumbar | Kamis, 21 Januari 2021 | 06:15 WIB

Terkini

SBY Singgung Faktor Kegagalan Bangsa: Kelola Negara Butuh Kerja Sama

SBY Singgung Faktor Kegagalan Bangsa: Kelola Negara Butuh Kerja Sama

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit

Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit

Jogja | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:57 WIB

Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti, 19 Pria Diamankan!

Polda Jatim dan BNNP Gerebek Kampung Kunti, 19 Pria Diamankan!

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Samjin Company English Class: Perjuangan Naik Jabatan yang Tidak Biasa

Samjin Company English Class: Perjuangan Naik Jabatan yang Tidak Biasa

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?

Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Kemensos Siapkan Program Pemberdayaan untuk 2,7 Juta Penerima Bansos Berusia Produktif

Kemensos Siapkan Program Pemberdayaan untuk 2,7 Juta Penerima Bansos Berusia Produktif

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:46 WIB

CORE Indonesia Sebut Pertumbuhan Ekonomi 8% Mustahil Tercapai

CORE Indonesia Sebut Pertumbuhan Ekonomi 8% Mustahil Tercapai

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:46 WIB

Foundation Wardah untuk Kulit Kuning Langsat No Berapa? Ini Pilihan Shade Terbaik

Foundation Wardah untuk Kulit Kuning Langsat No Berapa? Ini Pilihan Shade Terbaik

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Mauresmo Hinoke Bersinar di Belanda, Mengapa Tak Bisa Membela Timnas Indonesia?

Mauresmo Hinoke Bersinar di Belanda, Mengapa Tak Bisa Membela Timnas Indonesia?

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Dinkes DKI Buru Puluhan Ribu Kasus TBC 'Tersembunyi' di Jakarta, Hadapi Tantangan Stigma Warga

Dinkes DKI Buru Puluhan Ribu Kasus TBC 'Tersembunyi' di Jakarta, Hadapi Tantangan Stigma Warga

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:43 WIB

×