Penelitian Terbaru: Antibodi Covid-19 Cegah Infeksi Ulang Hingga 9 Bulan

Dythia Novianty

Senin, 22 Maret 2021 | 05:30 WIB
Penelitian Terbaru: Antibodi Covid-19 Cegah Infeksi Ulang Hingga 9 Bulan
Ilustrasi Antibodi Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Sekitar 40 persen pasien positif Covid-19 di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, China tengah, memiliki antibodi yang dapat menawarkan perlindungan agar tidak kembali tertular virus itu selama setidaknya sembilan bulan.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal medis The Lancet, tingkat kemunculan kasus positif Covid-19 yang disesuaikan di Wuhan, hanya mencapai 6,9 persen.

Hal ini mengindikasikan bahwa hanya ada sebagian kecil dari populasi Wuhan yang tertular Covid-19 usai merebaknya epidemi itu.

"Menilai proporsi populasi yang telah tertular Covid-19 dan mereka yang kebal menjadi krusial, dalam menentukan strategi pencegahan dan pengendalian yang efektif untuk mengurangi potensi merebaknya kembali di masa mendatang," tutur Wang Chen, penulis utama artikel tersebut sekaligus Presiden Akademi Ilmu Kedokteran China dan Peking Union Medical College.

Sebagai survei seroprevalensi jangka panjang pertama di Wuhan, studi itu menguji antibodi Covid-19 pada lebih dari 9.500 warga, usai kebijakan karantina wilayah (lockdown) di kota tersebut dicabut pada April 2020.

Dilansir laman Xinhua, Senin (22/3/2021), tes sampel darah lanjutan dilakukan pada Juni serta antara Oktober dan Desember untuk memeriksa apakah antibodi itu ada.

Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]
Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]

Studi-studi terdahulu di banyak negara menunjukkan bahwa populasi yang telah tertular Covid-19 yang dihitung berdasarkan tingkat kasus positif antibodi serum, jauh lebih tinggi dibandingkan kasus penularan sebenarnya.

Studi baru itu menunjukkan bahwa sebagian besar disebabkan oleh fakta bahwa mayoritas orang yang tertular Covid-19 bersifat asimtomatik (tanpa gejala) atau tidak menjalani tes atau dirawat karena memiliki gejala infeksi ringan.

Selain itu, ditemukan bahwa kadar antibodi pada pasien asimtomatik lebih rendah dibandingkan tingkat antibodi pada pasien terkonfirmasi Covid-19 dan kasus asimtomatik dalam studi tersebut.

baca juga

"Hasil itu kemungkinan dapat membantu memfasilitasi pencegahan penularan Covid-19 yang tepat di masa depan," ujar Ren Lili, salah satu penulis studi dari Institut Biologi Patogen yang dinaungi Akademi Ilmu Kedokteran China dan Peking Union Medical College.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Ragukan Keakuratan Pemindai Suhu Badan untuk Deteksi Tanda Covid-19

Ahli Ragukan Keakuratan Pemindai Suhu Badan untuk Deteksi Tanda Covid-19

Tekno | Selasa, 09 Maret 2021 | 08:30 WIB

Musnahkan Kehidupan, Ilmuwan Prediksi Oksigen Menurun dalam 1 Miliar Tahun

Musnahkan Kehidupan, Ilmuwan Prediksi Oksigen Menurun dalam 1 Miliar Tahun

Tekno | Selasa, 09 Maret 2021 | 07:30 WIB

Waduh! Orang Golongan Darah Ini Disebut Lebih Berisiko Terinfeksi Covid-19

Waduh! Orang Golongan Darah Ini Disebut Lebih Berisiko Terinfeksi Covid-19

Tekno | Jum'at, 05 Maret 2021 | 16:30 WIB

Doni Monardo Ajak Para Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Doni Monardo Ajak Para Penyintas Covid-19 Jadi Donor Plasma Konvalesen

Video | Selasa, 02 Maret 2021 | 12:00 WIB

NASA Ungkap Kehidupan dari Bumi Bisa Bertahan di Mars

NASA Ungkap Kehidupan dari Bumi Bisa Bertahan di Mars

Tekno | Rabu, 24 Februari 2021 | 10:30 WIB

Kapan Antibodi Mulai Terbentuk Usai Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua?

Kapan Antibodi Mulai Terbentuk Usai Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua?

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 06:05 WIB

Terkini

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:52 WIB

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:48 WIB

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang

Banten | Senin, 27 Juli 2026 | 23:43 WIB

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026

Jabar | Senin, 27 Juli 2026 | 23:37 WIB

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA

Jakarta | Senin, 27 Juli 2026 | 23:29 WIB

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 23:23 WIB

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa

News | Senin, 27 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 23:01 WIB

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 22:36 WIB

×