Duh! Data Vaksin Covid-19 AstraZeneca Disebut Ketinggalan Zaman

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 25 Maret 2021 | 12:30 WIB
Duh! Data Vaksin Covid-19 AstraZeneca Disebut Ketinggalan Zaman
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Suara.com - Kelompok pakar medis independen di Amerika Serikat menyebut bahwa AstraZeneca mungkin merilis data yang sudah usang atau ketinggalan zaman tentang vaksin Corona (Covid-19) buatannya.

Sebelumnya, AstraZeneca mengumumkan pada Senin (22/3/2021) bahwa vaksin Corona 79 persen efektif mencegah gejala Covid-19 dan 100 persen efektif mencegah penyakit parah atau kritis hingga rawat inap dalam uji coba tahap akhir, yang dilakukan di Amerika Serikat, yang melibatkan lebih dari 32.000 sukarelawan.

Namun pada hari yang sama, Data Safety and Monitoring Board (DSMB), sebuah kelompok ahli independen yang menganalisis data studi, memberi tahu National Institutes of Allergy and Infectious Diseases (NIAID), AstraZeneca dan Biomedical Advanced Research and Development Authority (BARDA) bahwa perusahaan mungkin telah memberikan informasi yang sudah ketinggalan zaman.

Menurut NIAID, jika datanya benar-benar ketinggalan zaman, itu mungkin memberikan pandangan yang tidak lengkap tentang data khasiat vaksin.

NIAID mendesak perusahaan untuk memperbarui data dan DSMB untuk meninjau data efektivitas serta memastikan data khasiat yang paling akurat dan terbaru dipublikasikan secepat mungkin.

Kemudian pada Selasa, AstraZeneca merilis pernyataan sebagai tanggapan terhadap NIAID dengan mengatakan bahwa angka-angka yang dirilis dalam siaran pers pada Senin didasarkan pada analisis sementara yang ditentukan sebelumnya pada 17 Februari.

AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]
AstraZeneca. [Paul Ellis/AFP]

Analisis sementara adalah analisis awal yang menganalisis data dari uji coba yang sedang berlangsung sebelum uji coba tersebut selesai.

"Kami telah meninjau penilaian awal dari analisis utama dan hasilnya konsisten dengan analisis sementara. Kami akan segera bekerja sama dengan dewan pemantauan keamanan data independen (DSMB) untuk berbagi analisis utama kami dengan data efektivitas terbaru," tulis AstraZeneca.

Dilansir dari Live Science, Kamis (25/3/2021), pihak perusahaan menambahkan bahwa AstraZeneca berniat mengeluarkan hasil analisis primer dalam waktu 48 jam.

baca juga

Vaksin AstraZeneca sendiri belum disetujui untuk penggunaan darurat di Amerika Serikat, tetapi telah disetujui di berbagai negara lain.

Vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca mendapat pengawasan ketat setelah sejumlah negara di Eropa, termasuk Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol, menghentikan atau menunda pemberian vaksin karena kekhawatiran adanya kemungkinan terkait dengan pembekuan darah.

Setelah penyelidikan, European Medicines Agency Uni Eropa menyimpulkan pada 18 Maret bahwa vaksin AstraZeneca aman dan efektif, meskipun risiko pembekuan darah yang langka tidak dapat sepenuhnya diabaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: 486 Juta Penduduk Bumi Telah Divaksin Covid-19

Update Covid-19 Global: 486 Juta Penduduk Bumi Telah Divaksin Covid-19

Health | Kamis, 25 Maret 2021 | 08:55 WIB

Mengejutkan! MUI Akan Larang Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Mengejutkan! MUI Akan Larang Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Bali | Kamis, 25 Maret 2021 | 07:45 WIB

Anies Siapkan 5200 Dosis Vaksin untuk Awak Media

Anies Siapkan 5200 Dosis Vaksin untuk Awak Media

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 19:23 WIB

Nenek yang Selamat dari Pandemi Flu 1918 Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19

Nenek yang Selamat dari Pandemi Flu 1918 Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 25 Maret 2021 | 02:05 WIB

Amakah Menunda Suntikkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19?

Amakah Menunda Suntikkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19?

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 23:55 WIB

3 Kelompok Orang Ini Paling Berisiko Alami Efek Samping Vaksin Covid-19

3 Kelompok Orang Ini Paling Berisiko Alami Efek Samping Vaksin Covid-19

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

Berapa LHKPN dan Gaji Sestama BNPB Rustian yang Terjaring OTT KPK?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:06 WIB

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Masih Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp2.574.000/Gram

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

Heboh Reaksi Netizen Dapat Cashback s.d. Rp100RB Saat Bayar QRIS, Ini Cara Mendapatkannya!

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Sumatera Selatan Berselimut Kabut Asap, 1.324 Titik Panas Terdeteksi

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Danantara Beri Peringatan ke BUMN Jangan Hanya Kejar Cuan

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

Bus Trans Jakarta Mogok Keluar Asap dari Mesin, Penumpang Terlantar di Pinggir Tol

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

Kronologi Transjakarta Koridor 7C Keluarkan Asap di Tol, Penumpang Terlantar

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

Pemerintah Targetkan 5.000 Huntap Korban Bencana Sumatra Bakal Rampung Tahun Ini

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:51 WIB

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Heboh Uang Damai Rp1 Juta Nego Jadi Rp600 Ribu di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara Turun Tangan

Lampung | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:46 WIB

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Tugu Muda Kembali Jadi Saksi, Semarang Hidupkan Pertempuran Lima Hari 1945

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 08:43 WIB

×