Update Covid-19 Global: 486 Juta Penduduk Bumi Telah Divaksin Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 25 Maret 2021 | 08:55 WIB
Update Covid-19 Global: 486 Juta Penduduk Bumi Telah Divaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Virus Covid-19 telah menyebar hingga ke 221 negara. Update Covid-19 global, dikutip dari situs Worldometers per Kamis (25/3) pukul 07.06 WIB, sebanyak 125.335.393 orang di dunia telah terinfeksi virus corona SARS Cov-2 tersebut.

Dari angka itu, lebih dari 101 juta orang telah sembuh. Tetapi 2,75 juta jiwa meninggal dunia. Masih ada 21,4 juta orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 atau menjadi kasus aktif hingga saat ini.

Kasus aktif tersebut paling banyak tercatat di tiga negara yang jumlahnya di atas 1 juta. Yakni, Amerika Serikat 7 juta kasus, Perancis 3,9 juta kasus, dan Brasil 1,3 juta kasus.

AS dan Brasil juga masih menjadi dua negara dengan angka kematian akibat Covid-19 terbanyak. Di Amerika Serikat tercatat 558.235 orang telah meninggal dunia, sedangkan Brasil angka kematian tercatat 301.087 jiwa.

Seiring masih bertambahnya jumlah orang yang terinfeksi Covid-19 dan juga angka kematian, di sisi lain, program vaksinasj juga terus dilaksanakan. Vaksinasi Covid-19 disebut juga sebagai kampanye vaksinasi terbesar dalam sejarah dunia.

Dikutip dari Bloomberg, saat ini lebih dari 486 juta penduduk bumi telah disuntik vaksin, mencakup 3,2 persen populasi global. Jumlah tersebut tersebar di 137 negara. Rata-rata pemberian vaksin secara global terjadi 11,9 juta dosis per hari.

Amerika Serikat termasuk salah satu negara terdepan dalam memberikan vaksinasi kepada rakyatnya. Sejauh ini, 130 juta dosis vaksin telah diberikan. Dalam seminggu terakhir, rata-rata 2,49 juta orang disuntik vaksin per hari.

Apakah dengan program vaksinasi kehiduoan bisa kembali normal seperti belum ada pandemi? Ahli penyakit menular di AS, dr. Anthony Fauci, menyatakan bukan hal mudah untuk mewujudkan hal tersebut.

Ia menyampaikan bahwa vaksinasi harus mencakup 70-85 persen populasi setiap negara di dunia untuk bisa menciptakan kekebalan kelompok dan memungkinkan kembali ke keadaan normal. Dalam skala global, memastikan 70 persen penduduk bumi tervaksinasi dinilai sangat sulit.

baca juga

Dengan kecepatan vaksin saat ini, sebanyak 11,9 juta orang per hari, diperkirakan dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapai tingkat kekebalan global yang signifikan, tulis Bloomberg. Lain hal dengan yang terjadi di Amerika Serikat. Tingkat vaksinasi terbaru di negeri Paman Sam itu rata-rata 2.491.403 dosis per hari. Jika kecepatan vaksinasi itu terus dipertahankan, AS diperkirakan hanya butuh waktu 5 bulan lagi untuk mencakup 75 persen populasi telah tervaksinasi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengejutkan! MUI Akan Larang Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Mengejutkan! MUI Akan Larang Vaksin COVID-19 AstraZeneca

Bali | Kamis, 25 Maret 2021 | 07:45 WIB

Nenek yang Selamat dari Pandemi Flu 1918 Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19

Nenek yang Selamat dari Pandemi Flu 1918 Akhirnya Disuntik Vaksin Covid-19

Health | Kamis, 25 Maret 2021 | 02:05 WIB

Amakah Menunda Suntikkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19?

Amakah Menunda Suntikkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19?

Health | Rabu, 24 Maret 2021 | 23:55 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×