alexametrics

Akibat Pandemi Covid-19, NASA Prediksi Alami Kerugian Hingga 3 Miliar USD

Risna Halidi | Lintang Siltya Utami
Akibat Pandemi Covid-19, NASA Prediksi Alami Kerugian Hingga 3 Miliar USD
Badan antariksa Amerika Serikat, NASA. (Shutterstock)

Pandemi Covid-19 telah mengganggu lusinan proyek, mulai dari pengembangan pesawat hingga misi stasiun luar angkasa.

Suara.com - Badan antariksa Amerika Serikat NASA memperkirakan akan mengalami kerugian sebesar tiga miliar dolas AS akibat pandemi virus corona penyebab sakit Covid-19.

Dalam laporan dari NASA Office of Inspector General yang dipublikasikan 31 Maret 2021 lalu, dampak pandemi telah mengganggu lusinan proyek, mulai dari pengembangan pesawat hingga misi stasiun luar angkasa.

Data menunjukkan dampak pandemi sangat berpengaruh pada teknologi yang sedang dikembangkan, mencakup James Webb Space Telescope, Nancy Grace Roman Space Telescope, dan roket Space Launch System (SLS),

Misi Clipper Europa, kapsul kru Orion, dan misi Plankton, Aerosol, Cloud, Ocean Ecosystem (PACE) juga mendapatkan perhatian khusus.

Baca Juga: 5 Pasien Dinyatakan Sembuh, Pulau Belakangpadang Kota Batam Bersih Covid-19

"Perkiraan untuk penundaan dan tantangan ini diperkirakan hampir 3 miliar dolar AS. Namun, NASA tidak dapat mengukur dampak lengkap pandemi pada program dan proyeknya sampai setelah keadaan darurat Covid-19 mereda," tulis laporan tersebut, seperti dikutip dari Space.com pada Minggu (4/4/2021).

Selain dampak biaya, tanggal peluncuran untuk beberapa misi NASA juga terpaksa ditunda antara satu hingga 10 bulan.

Laporan tersebut mencakup analisis individu untuk 18 proyek NASA yang berbeda, menggali dampak spesifik Covid-19, dan menyoroti masalah anggaran serta jadwal yang disebabkan oleh pandemi. Dari jumlah tersebut, 12 proyek diklasifikasikan sebagai terkena dampak "signifikan".

Beberapa masalah tersebut berdampak pada proyek yang telah dijadwalkan. Pandemi memaksa NASA untuk menunda peluncuran James Webb Space Telescope lagi, mendorong target tanggal peluncuran dari Maret 2021 hingga 31 Oktober.

Selain itu, peluncuran teleskop antariksa besar berikutnya, Nancy Grace Roman Space Telescope, juga akan ditunda sekitar enam bulan, dari Desember 2025 hingga Juni 2026 karena keterlambatan pengiriman peralatan.

Baca Juga: Pandemi Bikin Sulit Akses RS, Pencegahan Orang Bersiko TB Jadi Kunci

Di sisi lain, penutupan fasilitas di NASA demi mencegah penyebaran virus Corona juga menghambat Low-Boom Flight Demonstrator, sebuah proyek yang mengembangkan pesawat bernama X-59 yang mampu terbang lebih cepat dari kecepatan suara tetapi tidak menghasilkan ledakan sonik.

Komentar