India Minta Facebook dan Twitter Hapus Postingan Kritik Penanganan Covid-19

Dythia Novianty

Senin, 26 April 2021 | 06:31 WIB
India Minta Facebook dan Twitter Hapus Postingan Kritik Penanganan Covid-19
Ilustrasi Twitter. [Claudio Schwarz | @purzlbaum/Unsplash]

Suara.com - Twitter dan Facebook telah menghapus sekitar 100 postingan di India, beberapa di antaranya mengkritik penanganan virus corona di New Delhi.

Langkah ini untuk mematuhi perintah darurat dari pemerintah India pada saat negara Asia Selatan itu bergulat dengan lonjakan global kasus Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya.

New Delhi membuat perintah darurat ke Twitter dan Facebook untuk menyensor lebih dari 100 postingan di negara tersebut.

Twitter mengungkapkan perintah pemerintah tersebut pada database Lumen, sebuah proyek Universitas Harvard.

Jaringan mikroblog dan Facebook memenuhi permintaan tersebut, dan menahan posting tersebut dari pengguna di India.

Pemerintah India mengonfirmasi pada Minggu (25/4/2021) bahwa mereka memerintahkan Facebook, Instagram, dan Twitter untuk menghapus postingan yang dianggap berpotensi memicu kepanikan di antara publik, menghalangi upayanya untuk menahan pandemi, atau sekadar menyesatkan.

Tingginya angka kematian per hari akibat Covid-19 di India. [Sanjay Kanojia/AFP]
Tingginya angka kematian per hari akibat Covid-19 di India. [Sanjay Kanojia/AFP]

Berbagai laporan berita, dokter, dan akademisi mengatakan bahwa angka kematian akibat Covid-19 ini, sangat mengkhawatirkan.

Outlet berita India yang berfokus pada kebijakan Medianama, yang pertama kali melaporkan orde baru New Delhi Jumat, mengatakan di antara mereka yang tweetnya telah disensor di India termasuk tokoh-tokoh publik terkenal seperti Revanth Reddy (Anggota Parlemen), Moloy Ghatak (seorang menteri di India Benggala Barat), pembuat film Vineet Kumar Singh (aktor) Vinod Kapri, dan Avinash Das.

“Saat kami menerima permintaan hukum yang valid, kami meninjaunya berdasarkan Peraturan Twitter dan hukum setempat," jawab Juru Bicara Twitter dilansir laman Techcrunch, Senin (26/4/2021).

baca juga

Menurutnya, jika konten melanggar Aturan Twitter, konten tersebut akan dihapus dari layanan. Jika dianggap ilegal di yurisdiksi tertentu, tetapi tidak melanggar Peraturan Twitter, dapat ditahan akses ke konten hanya di India.

"Dalam semua kasus, kami memberi tahu pemegang akun secara langsung sehingga mereka tahu bahwa kami telah menerima perintah hukum yang berkaitan dengan akun tersebut," ujar perusahaan berlogo burung biru tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Menghindari Tag atau Tanda Video Porno di Facebook

Cara Menghindari Tag atau Tanda Video Porno di Facebook

Tekno | Minggu, 25 April 2021 | 13:25 WIB

Ditolak Masuk Indonesia, 32 WN India Disuruh Balik Lagi ke Negaranya

Ditolak Masuk Indonesia, 32 WN India Disuruh Balik Lagi ke Negaranya

News | Minggu, 25 April 2021 | 13:03 WIB

AS Kirim Pekerja Medis ke India Bantu Atasi 'Tsunami' Covid-19

AS Kirim Pekerja Medis ke India Bantu Atasi 'Tsunami' Covid-19

News | Minggu, 25 April 2021 | 12:02 WIB

Twitter Batasi Cuitan yang Kritik Penanganan Covid-19 di India

Twitter Batasi Cuitan yang Kritik Penanganan Covid-19 di India

Tekno | Minggu, 25 April 2021 | 11:52 WIB

Makan Pizza 1 Meter, Warganet Salah Fokus dengan Penampakan Tak Terduga Ini

Makan Pizza 1 Meter, Warganet Salah Fokus dengan Penampakan Tak Terduga Ini

Tekno | Sabtu, 24 April 2021 | 21:00 WIB

Per Hari Ini, Imigrasi Tolak Masuk WNA dari India ke Indonesia

Per Hari Ini, Imigrasi Tolak Masuk WNA dari India ke Indonesia

Jakarta | Sabtu, 24 April 2021 | 19:57 WIB

Terkini

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Sawah Terendam Rob Disulap Jadi Wisata Kano, Begini Penampakannya

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?

Aturan BPJS vs Ekspektasi Pasien: Siapa yang Sebenarnya Perlu Disalahkan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026

Rincian Bunga Deposito BRI dan BNI Terbaru Tahun 2026

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:59 WIB

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir

Panduan Susunan Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap dari Awal sampai Akhir

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:51 WIB

Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus

Dipimpin Hakim Richard Edwin Basoeki, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 dan Agustus

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Seberapa Oke Mobil Listrik Jaecoo J5 EV? Intip Kata Pakar

Seberapa Oke Mobil Listrik Jaecoo J5 EV? Intip Kata Pakar

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:44 WIB

Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah

Riset Terbaru Ungkap Manfaat Sistem Kerja Hybrid bagi Karyawan saat Musim Libur Sekolah

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:42 WIB

Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak

Listrik Baru Menyala Setelah Padam? Jangan Langsung Tenang, Ini Barang Elektronik Paling Rawan Rusak

Sumut | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Bukan di Dalam Museum, Ini "Sekolah" Budaya Paling Nyata di Ujung Timur Jawa

Bukan di Dalam Museum, Ini "Sekolah" Budaya Paling Nyata di Ujung Timur Jawa

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:41 WIB

×