Begini Perawatan Terbaik Atasi Kehilangan Penciuman Akibat Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 28 April 2021 | 12:30 WIB
Begini Perawatan Terbaik Atasi Kehilangan Penciuman Akibat Covid-19
Ilustrasi kehilangan penciuman akibat Covid-19. [Engin Akyurt/Pixabay]

Suara.com - Sekelompok ahli menyarankan agar tidak menggunakan steroid untuk mengobati hilangnya kemampuan indra penciuman, akibat virus Corona (Covid-19).

Sebaliknya, para ahli menyarankan pasien untuk mencoba melatih kembali indra penciumannya untuk mengendus aroma tertentu.

Terapi ini akan memakan waktu dan mungkin berbulan-bulan, tetapi jika pasien mencoba menghirup setidaknya empat aroma berbeda dua kali sehari, ini dapat membantu pasien pulih lebih cepat tanpa efek samping.

Rekomendasi tersebut didasarkan pada tinjauan berbasis bukti sistematis, yang menyimpulkan bahwa kortikosteroid seharusnya tidak menjadi pilihan pengobatan pertama untuk kehilangan indra penciuman akibat Covid-19.

Obat-obatan ini biasanya diresepkan untuk pasien yang mengalami hidung tersumbat atau meradang, tetapi tampaknya bukan ini yang menyebabkan disfungsi penciuman pada pasien yang mengidap Covid-19, sehingga mungkin tidak berhasil.

"Sebagai ahli, kami sangat menekankan pertimbangan awal pada pelatihan penciuman. Pelatihan ini tidak memiliki efek samping yang diketahui dan biayanya rendah," tulis para ahli dalam penelitian yang dipublikasikan di International Forum of Allergy & Rhinology.

Ilustrasi Steroid. [Sam Moqadam/Unsplash]
Ilustrasi Steroid. [Sam Moqadam/Unsplash]

Menurut mereka, pelatihan ini adalah satu-satunya pengobatan yang didukung oleh basis bukti yang kuat.

Sulit untuk membandingkan perawatan steroid dan pelatihan penciuman untuk disfungsi akibat Covid-19 secara khusus, karena tidak ada studi terkontrol yang telah dilakukan.

Namun, terapi pelatihan penciuman ini telah digunakan sejak lama. Bahkan, telah digunakan untuk membantu mengobati kehilangan indra penciuman akibat infeksi lain.

Studi pada awal 2021 terhadap 1.363 pasien yang terinfeksi Covid-19 dengan disfungsi penciuman menemukan 95 persen pasien pulih setelah enam bulan.

Pasien-pasien ini disarankan untuk melakukan dua sesi pelatihan penciuman sehari di rumah.

Kortikosteroid juga dianggap sebagai pilihan pengobatan. Meskipun obat ini tidak berbahaya, tetapi itu bisa memiliki banyak efek samping yang tidak diinginkan, seperti retensi cairan, tekanan darah tinggi, dan perubahan suasana hati.

Selain itu, para ahli tidak memiliki cukup bukti meskipun beberapa laporan kasus menunjukkan steroid dapat membantu pasien memulihkan indra penciuman. Tetapi tidak ada kejelasan apakah pasien ini akan menjadi lebih baik.

Berdasarkan bukti saat ini, para ahli meminta pasien untuk berhati-hati. Sampai uji coba terkontrol plasebo secara acak dapat dilakukan, pengobatan yang harus diambil adalah pelatihan penciuman, bukan steroid.

Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)

"Pelatihan penciuman muncul sebagai pilihan pengobatan yang murah, sederhana, dan tanpa efek samping untuk berbagai penyebab hilangnya bau, termasuk Covid-19," kata Carl Philpott dari University of East Anglia, dikutip dari Science Alert, Rabu (28/4/2021).

Secara tradisional, pelatihan penciuman bergantung pada empat bau, yaitu cengkeh, mawar, lemon, dan kayu putih. Namun, pasien bebas memilih bau apa yang ingin digunakan dalam pelatihan tersebut.

Untuk hasil terbaik, pasien harus mengubah keempat bau yang digunakan setiap 12 minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penderita Gejala Ringan Bisa Mengalami Long Covid-19 Hingga Berbulan-bulan

Penderita Gejala Ringan Bisa Mengalami Long Covid-19 Hingga Berbulan-bulan

Health | Minggu, 21 Februari 2021 | 07:37 WIB

Bukan Cuma Karena Covid-19, Ini Sebab Orang Hilang Indra Penciuman Anosmia

Bukan Cuma Karena Covid-19, Ini Sebab Orang Hilang Indra Penciuman Anosmia

Health | Kamis, 11 Februari 2021 | 19:15 WIB

Waduh, Gejala Virus Corona Ini Bisa Turunkan Dorongan Seksual

Waduh, Gejala Virus Corona Ini Bisa Turunkan Dorongan Seksual

Health | Rabu, 10 Februari 2021 | 14:19 WIB

Viral Makan Jeruk Bakar Campur Gula Bisa Sembuhkan Anosmia Akibat Covid-19

Viral Makan Jeruk Bakar Campur Gula Bisa Sembuhkan Anosmia Akibat Covid-19

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 15:19 WIB

Umumkan Positif Covid-19, Gilang Dirga Sempat Hilang Indera Penciumannya

Umumkan Positif Covid-19, Gilang Dirga Sempat Hilang Indera Penciumannya

Jogja | Rabu, 06 Januari 2021 | 11:19 WIB

Meski Alami Anosmia, Pria Ini Tak Pernah Positif Virus Corona Covid-19

Meski Alami Anosmia, Pria Ini Tak Pernah Positif Virus Corona Covid-19

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 11:20 WIB

Terkini

Lawan DJI Osmo Pocket, Insta360 Luna Ultra Bawa Dua Lensa Leica dan Zoom 12x

Lawan DJI Osmo Pocket, Insta360 Luna Ultra Bawa Dua Lensa Leica dan Zoom 12x

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:24 WIB

Samsung Health Berbasis AI Hadir di Galaxy Watch, Bisa Deteksi Tanda Tubuh Mulai Sakit Saat Tidur

Samsung Health Berbasis AI Hadir di Galaxy Watch, Bisa Deteksi Tanda Tubuh Mulai Sakit Saat Tidur

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:11 WIB

3 HP Lipat Paling Murah Mulai Rp4 Jutaan, Penyimpanan Luas dan Performa Kencang

3 HP Lipat Paling Murah Mulai Rp4 Jutaan, Penyimpanan Luas dan Performa Kencang

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:05 WIB

Monitor Gaming Acer Terbaru Hadir dengan Refresh Rate 1000Hz, Resolusi 5K, dan Visual AI 3D

Monitor Gaming Acer Terbaru Hadir dengan Refresh Rate 1000Hz, Resolusi 5K, dan Visual AI 3D

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:57 WIB

Lara Croft Kembali, Pre-order Game Tomb Raider: Legacy of Atlantis Resmi Dibuka

Lara Croft Kembali, Pre-order Game Tomb Raider: Legacy of Atlantis Resmi Dibuka

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 14:08 WIB

Smart TV 100 Inci hingga AC Pintar Haier Jadi Sorotan di Ajang Ini

Smart TV 100 Inci hingga AC Pintar Haier Jadi Sorotan di Ajang Ini

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:52 WIB

Tips Memanfaatkan Modena Pay, Belanja Teknologi Rumah Lebih Hemat

Tips Memanfaatkan Modena Pay, Belanja Teknologi Rumah Lebih Hemat

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:38 WIB

Duel HP Android Terbaik Buat Konser, Mending OPPO Find X9 Ultra atau Samsung Galaxy S26 Ultra?

Duel HP Android Terbaik Buat Konser, Mending OPPO Find X9 Ultra atau Samsung Galaxy S26 Ultra?

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:31 WIB

Mengapa Genre JRPG Kembali Mendominasi Selera Gamer Indonesia di 2026

Mengapa Genre JRPG Kembali Mendominasi Selera Gamer Indonesia di 2026

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:25 WIB

3 HP Midrange Murah dengan Kualitas Video Terbaik untuk Konten dan Vlog Anti Blur

3 HP Midrange Murah dengan Kualitas Video Terbaik untuk Konten dan Vlog Anti Blur

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:15 WIB