Dahsyat Banget! Bom Nuklir Tak Dapat Menghentikan Ancaman Asteroid

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 05 Mei 2021 | 08:30 WIB
Dahsyat Banget! Bom Nuklir Tak Dapat Menghentikan Ancaman Asteroid
Ilustrasi asteroid melintasi Bumi (pixabay.com)

Suara.com - NASA melakukan eksperimen latihan untuk melindungi Bumi jika ada asteroid berbahaya ditemukan akan menghantam planet.

Hasil simulasi selama enam bulan pelatihan pertahanan planet yang dilakukan NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA), mengungkapkan bahwa bom nuklir tidak dapat menghentikan ancaman asteroid berbahaya.

Latihan itu dilakukan selama empat hari, mulai 26 April hingga 29 April.

Para ilmuwan diberi tahu bahwa mereka memiliki waktu enam bulan untuk melaksanakan rencana menghentikan asteroid, yang akan bertabrakan dengan Bumi.

Para ahli berkesimpulan, enam bulan adalah waktu yang terlalu singkat untuk membangun pesawat luar angkasa yang diperlukan dan melepaskan bom nuklir tidak akan membuahkan hasil.

Latihan simulasi ini sebenarnya dilakukan setiap dua tahun sebagai bagian dari Konferensi Pertahanan Planet.

Asteroid 2021PDC. [NASA]
Asteroid 2021PDC. [NASA]

Kali ini, ilmuwan Amerika Serikat dan Uni Eropa diberi tahu tentang keberadaan asteroid 2021PDC, yang berpeluang 5 persen menghantam Bumi pada 20 Oktober 2021.

Simulasi hari pertama dihabiskan untuk mengumpulkan data. Pada hari kedua, para ahli mulai menyaring informasi tentang orbit dan lintasannya.

Tim menemukan bahwa asteroid itu berpotensi menghantam Afrika atau Eropa.

baca juga

Pada awalnya, para ilmuwan mulai mencari cara untuk mencegah hantaman asteroid terjadi.

Namun, garis waktu enam bulan tidak memungkinkan untuk melakukan misi luar angkasa yang kredibel, mengingat keadaan teknologi saat ini.

Tim ahli kemudian menilai apakah perangkat nuklir dapat digunakan untuk menghancurkan asteroid.

Hasil simulasi menunjukkan bahwa jika perangkat nuklir menghantam asteroid dengan harapan dapat membelokkan arah lintasannya atau menghancurkannya.

Bom nuklir itu hanya dapat memecah asteroid menjadi ukuran yang lebih kecil tetapi tidak dapat menghancurkannya.

Simulasi menunjukkan 2021PDC bisa berukuran antara 114 kaki hingga setengah mil dan tidak ada kepastian apakah bom nuklir raksasa dapat menghantam asteroid tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Lindungi Bumi, NASA Simulasi Asteroid Menghantam Planet

Demi Lindungi Bumi, NASA Simulasi Asteroid Menghantam Planet

Tekno | Selasa, 27 April 2021 | 13:57 WIB

Kapsul Dragon SpaceX Menghindari Benda Misterius, Ternyata ...

Kapsul Dragon SpaceX Menghindari Benda Misterius, Ternyata ...

Tekno | Selasa, 27 April 2021 | 05:15 WIB

Robot NASA Berhasil Ciptakan Oksigen di Mars

Robot NASA Berhasil Ciptakan Oksigen di Mars

News | Senin, 26 April 2021 | 10:35 WIB

SpaceX dan NASA Optimistis Kirim Astronot ke Bulan pada 2024

SpaceX dan NASA Optimistis Kirim Astronot ke Bulan pada 2024

Tekno | Senin, 26 April 2021 | 10:00 WIB

Pertama Kalinya, Astronot dari 3 Agensi Berbeda Akan Dikirim ke ISS

Pertama Kalinya, Astronot dari 3 Agensi Berbeda Akan Dikirim ke ISS

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 13:00 WIB

Ilmuwan Cari Pohon Bulan dari Misi Apollo 14 NASA

Ilmuwan Cari Pohon Bulan dari Misi Apollo 14 NASA

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 07:30 WIB

Terkini

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×