Amankan Akun, Google Tak Lagi Pakai Kata Sandi tapi Ini Penggantinya

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Jum'at, 07 Mei 2021 | 13:30 WIB
Amankan Akun, Google Tak Lagi Pakai Kata Sandi tapi Ini Penggantinya
Ilustrasi password. [Shutterstock]

Suara.com - Google menyebut bahwa password atau kata sandi merupakan sebuah ancaman besar di komunitas online. Sebab, kata sandi sangat mudah dicuri, sulit untuk diingat, dan mengelola sandi itu terbilang cukup merepotkan.

Mark Risher selaku Director of Product Management, Identity, and User Security Google mengatakan, banyak orang meyakini bahwa kata sandi itu harus panjang dan serumit mungkin. Namun hal itu justru malah meningkatkan risiko keamanan.

"Sandi yang rumit dapat menggoda pengguna untuk memakainya di lebih dari satu akun. Faktanya, 66 persen orang Amerika mengaku bahwa mereka memakai sandi yang sama untuk berbagai macam situs, sehingga membuat semua akun tersebut menjadi rentan," kata Risher dalam keterangan resmi, Jumat (7/5/2021).

Kemudian pada 2020, penelusuran “seberapa kuat sandi saya” naik 300 persen. Sayangnya, sandi yang paling kuat pun dapat dibobol dan digunakan oleh penyerang.

"Itulah sebabnya kami sangat mengupayakan kontrol keamanan yang mencegah Anda menggunakan sandi lemah atau sudah dibobol," tambah Risher.

Menjaga keamanan saat online adalah prioritas utama di Google, menurutnya, maka dari itu Google terus berupaya untuk membuat alat dan fitur baru untuk mengamankan informasi pribadi anda, termasuk sandi.

Logo Google. [Shutterstock]
Logo Google. [Shutterstock]

Menurut Risher, salah satu cara terbaik untuk melindungi akun supaya agar tidak dibobol adalah menggunakan alat verifikasi kedua.

Sehingga akun punya cara lain untuk mengkonfirmasi bahwa mesin bisa mendeteksi siapa yang sedang berusaha login. Teknologi ini juga lebih kuat dari kode numerik tradisional yang dikirimkan ke ponsel.

Saat ini, Google telah meminta pengguna yang telah memakai metode verifikasi 2 langkah (2SV), untuk mengetuk perintah Google yang dikirimkan ke ponsel sebagai metode verifikasi kapanpun mereka login ke akun.

baca juga

Risher mengaku, pihaknya telah melihat bahwa sudah ada banyak pengguna yang menyetel akunnya dengan benar. Oleh karenanya, mereka akan mulai mengotomatiskan 2SV sebagai pengamanan tambahan.

"Penggunaan perangkat seluler untuk login memberikan pengalaman autentikasi yang lebih aman dan terlindungi kepada pengguna dibandingkan sandi," tambahnya.

Google juga telah membangun teknologi keamanan canggih ke berbagai perangkat agar proses autentikasi identitas semakin lancar dan aman daripada menggunakan sandi.

Misalnya, Google telah mengintegrasikan kunci keamanan langsung ke perangkat Android, dan telah meluncurkan aplikasi Google Smart Lock ke platform iOS.

Sehingga orang-orang kini dapat memakai ponsel mereka sebagai alat autentikasi kedua.

Google menyebut bahwa Alat Pengelola Sandi sudah terintegrasi langsung ke Chrome, Android, dan Akun Google pengguna.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Lelaki Ini Beli Situs Web Google Argentina Seharga Rp 41 Ribuan

Wow! Lelaki Ini Beli Situs Web Google Argentina Seharga Rp 41 Ribuan

Tekno | Rabu, 28 April 2021 | 08:30 WIB

Huawei Alihkan Bisnis ke Software, Ikuti Google?

Huawei Alihkan Bisnis ke Software, Ikuti Google?

Tekno | Selasa, 27 April 2021 | 19:32 WIB

Google Assistant Bisa Diaktifkan Tanpa Perlu Sebut 'Hey Google'

Google Assistant Bisa Diaktifkan Tanpa Perlu Sebut 'Hey Google'

Tekno | Selasa, 27 April 2021 | 11:30 WIB

Google Kucurkan Dana Rp 261 Miliar untuk Atasi Covid-19 di India

Google Kucurkan Dana Rp 261 Miliar untuk Atasi Covid-19 di India

Tekno | Senin, 26 April 2021 | 21:36 WIB

Google Gandeng AMSI Gelar Pelatihan Penguatan Bisnis Media Digital

Google Gandeng AMSI Gelar Pelatihan Penguatan Bisnis Media Digital

News | Minggu, 25 April 2021 | 12:25 WIB

Link Net Gandeng Google Cloud Indonesia Percepat Transformasi Digital

Link Net Gandeng Google Cloud Indonesia Percepat Transformasi Digital

Bisnis | Kamis, 22 April 2021 | 15:25 WIB

Terkini

AADC Kembali Bikin Flashback: Mengapa Nostalgia SMA Tetap Memikat Gen Z?

AADC Kembali Bikin Flashback: Mengapa Nostalgia SMA Tetap Memikat Gen Z?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:15 WIB

Usai Geledah Kantor Summarecon, KPK Bergerak ke Rumah Dirjen ATR/BPN di Bekasi

Usai Geledah Kantor Summarecon, KPK Bergerak ke Rumah Dirjen ATR/BPN di Bekasi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:14 WIB

Geledah Kantor Summarecon, KPK Sita Dokumen SHGB Hingga Bukti Pemblokiran Sengketa Tanah

Geledah Kantor Summarecon, KPK Sita Dokumen SHGB Hingga Bukti Pemblokiran Sengketa Tanah

News | Jum'at, 18 September 2026 | 18:10 WIB

Rawat Skin Barrier Kulit Kering! 4 Pelembap Cholesterol Kunci Wajah Lembap

Rawat Skin Barrier Kulit Kering! 4 Pelembap Cholesterol Kunci Wajah Lembap

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 18:10 WIB

3 Rekomendasi Sunscreen Khusus Kulit Rosacea agar Wajah Tidak Mudah Memerah

3 Rekomendasi Sunscreen Khusus Kulit Rosacea agar Wajah Tidak Mudah Memerah

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 18:08 WIB

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, KPP Capai Rp12 Triliun hingga September 2026

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, KPP Capai Rp12 Triliun hingga September 2026

Malang | Jum'at, 18 September 2026 | 18:04 WIB

Menhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Imbas Kecelakaan Kapan Beruntun?

Menhub Copot Dirjen Perhubungan Laut, Imbas Kecelakaan Kapan Beruntun?

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:04 WIB

Akselerasi Pembiayaan Perumahan, BRI Catat Penyaluran KPP Rp12 Triliun

Akselerasi Pembiayaan Perumahan, BRI Catat Penyaluran KPP Rp12 Triliun

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 18:03 WIB

BRI Dorong Ekosistem Perumahan, Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur

BRI Dorong Ekosistem Perumahan, Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur

Bekaci | Jum'at, 18 September 2026 | 18:01 WIB

Penyebab Rupiah Merosot Tipis ke Level Rp17.758

Penyebab Rupiah Merosot Tipis ke Level Rp17.758

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:00 WIB

×