Microsoft Akui Penjualan Konsol Xbox Tidak Menguntungkan

Bimo Aria Fundrika, Dicky Prastya

Minggu, 09 Mei 2021 | 20:05 WIB
Microsoft Akui Penjualan Konsol Xbox Tidak Menguntungkan
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Microsoft mengakui bahwa penjualan konsol Xbox tidak membawa keuntungan bagi perusahaan. Padahal, konsol itu telah dijual Microsoft hampir dua dekade lamanya.

Hal ini disampaikan langsung oleh Vice President of Xbox Business Development, Lori Weight. Kesaksiannya dilontarkan saat ia menghadiri sidang perselisihan antara Epic Games dan Apple.

Saat ditanya oleh hakim apakah penjualan Xbox menguntungkan Microsoft, Wright mengaku bahwa konsol tersebut nyatanya tidak menguntungkan perusahaan, seperti dilaporkan Business Insider, Minggu (9/5/2021).

Dalam sidang tersebut, Microsoft sendiri memposisikan dirinya sebagai pendukung Epic Games. Sebab, mereka juga mengalami hal yang sama dengan Epic ketika melawan Apple.

Pertanyaan profitabilitas Xbox muncul karena persidangan ingin mengetahui bagaimana bisnis konsol Microsoft bekerja. Alih-alih menghasilkan uang dari konsol, ternyata Microsoft menghasilkan uang dari penjualan game melalui etalase digitalnya, dari layanan berlangganan seperti Xbox Game Pass hingga penjualan aksesoris seperti gamepad.

Microsoft, seperti pembuat konsol lainnya, mengambil bagian dari setiap penjualan di etalase digitalnya. Pemotongan itu biasanya sekitar 30 persen, yang telah menjadi standar di pasar distribusi video game.

Di sisi lain, Apple juga mengambil potongan serupa dari game yang dijual di App Store iOS mereka, yang merupakan bagian dari apa yang diperebutkan Epic dalam kasus pengadilannya melawan Apple.

Konsol Xbox terbaru Microsoft, Xbox Series S dan Xbox Series X, diluncurkan pada November 2020. Microsoft belum mengatakan berapa banyak dari masing-masing yang telah terjual, namun keduanya sulit ditemukan konsumen sejak pertama kali diluncurkan.

"Bisnis game adalah bisnis yang menguntungkan dan berkembang pesat bagi Microsoft," kata perwakilan Microsoft.

baca juga

"Bisnis game konsol secara tradisional merupakan model subsidi perangkat keras. Perusahaan game menjual konsol dengan kerugian untuk menarik pelanggan baru. Nantinya, keuntungan dihasilkan dari penjualan game dan langganan layanan online," tambahnya.

Sebagai informasi, perselisihan Epic Games dan Apple bermula ketika perusahaan mengajukan gugatan beberapa bulan lalu setelah game populer mereka, Fortnite, ditarik dari App Store Apple.

Apple mengatakan bahwa penarikan game tersebut dikarenakan Epic Games melanggar ketentuan perjanjian yang memungkinkan pengguna bisa langsung melakukan pembayaran dalam game, alih-alih membayar dari App Store.

Dalam gugatannya, Epic mengatakan bahwa App Store bertindak monopoli. Mereka juga berpendapat bahwa perangkat iPhone dan iPad sejatinya tidak berbeda dengan komputer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumber Pendapatan Bill Gates, Tak Cuma Microsoft

Sumber Pendapatan Bill Gates, Tak Cuma Microsoft

News | Selasa, 04 Mei 2021 | 20:43 WIB

Bocoran Tampilan Battlefield 6, Hadirkan Roket dan Senjata Baru

Bocoran Tampilan Battlefield 6, Hadirkan Roket dan Senjata Baru

Tekno | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:08 WIB

Tutorial Excel: Cara Membuat Grafik

Tutorial Excel: Cara Membuat Grafik

Hits | Selasa, 04 Mei 2021 | 13:12 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×