5 Fakta Konflik Israel Palestina yang Harus Diketahui

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 11 Mei 2021 | 09:30 WIB
5 Fakta Konflik Israel Palestina yang Harus Diketahui
Polisi Israel berkumpul saat bentrokan dengan warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa, di Yerusalem, (7/5/2021). Ahmad GHARABLI / AFP

Suara.com - Konflik antara Israel dan Palestina adalah salah satu konflik paling kompleks, kontroversial, dan berkepanjangan dalam sejarah dunia.

Sejak akhir abad ke-19, wilayah yang disengketakan di Timur Tengah sering menjadi tempat bentrokan dan masing-masing bangsa berusaha mempertahankan wilayahnya sendiri.

Dengan ramainya perbincangan di dunia maya oleh warganet atas serangan Israel kepada warga sipil Palestina di Masjid Al Aqsa baru-baru ini, topik ini pun muncul kembali.

Dilansir dari History Hit, Selasa (11/5/2021), berikut ini lima fakta tentang konflik Israel dan Palestina yang harus diketahui:

1. Konflik cenderung soal perebutan tanah

Meskipun secara umum digambarkan sebagai bentrokan yang memecah belah antara Islam dan Yudaisme, konflik Israel dan Palestina adalah salah satu yang berakar pada persaingan nasionalisme dan klaim teritorial.

Ilustrasi tentara Israel. [shutterstock]
Ilustrasi tentara Israel. [shutterstock]

Pada abad ke-19, banyak negara menyerukan kemerdekaannya sendiri. Di antara politisi dan pemikir yang mendukung nasionalisme, Theodore Herzl, seorang jurnalis Yahudi, menyerukan pembentukan negara untuk orang Yahudi. Saat ini, ia dianggap sebagai bapak pendiri Zionisme.

Sementara itu, bangsa Palestina yang pertama kali dikendalikan oleh Ottoman dan dijajah Inggris, telah lama menginginkan negara Palestina merdeka.

Akibatnya, konflik berpusat pada nasionalisme yang bertabrakan, dengan masing-masing pihak gagal untuk mengakui legitimasi klaim.

baca juga

2. Masalah dimulai selama periode British Mandatory

Inggris menciptakan institusi berbeda untuk Muslim, Kristen, dan Yahudi yang menghambat komunikasi dan mendorong tumbuhnya perpecahan.

Selain itu, menurut Balfour Declaration, Inggris memfasilitasi imigrasi orang Yahudi Eropa ke Palestina. Ini menandai perubahan signifikan dalam hubungan antara kedua kelompok.

Akibatnya, dalam periode antara 1920-1939, populasi Yahudi meningkat lebih dari 320.000.

Tidak seperti Yahudi Palestina, orang Yahudi Eropa tidak berbagi pengalaman hidup yang sama dengan tetangga Muslim dan Arab.

Sebaliknya, mereka berbicara bahasa Yiddish dan membawa serta budaya dan gagasan mereka sendiri, termasuk nasionalisme.

3. Perang Arab-Israel 1948 Jadi titik balik dalam konflik tersebut

Bendera Palestina. [Shutterstock]
Bendera Palestina. [Shutterstock]

Pada 1948, setelah bertahun-tahun meningkatnya ketegangan dan kegagalan upaya untuk membagi Palestina menjadi dua negara oleh PBB, perang pecah antara Israel dan koalisi negara-negara Arab.

Selama periode tersebut, Israel membuat Deklarasi Kemerdekaan dan secara resmi mendirikan negara Israel.

Sehari setelahnya dinyatakan sebagai Hari Nabka atau Hari Bencana oleh bangsa Palestina. Peperangan terjadi selama sembilan bulan dan Israel berhasil menguasai lebih banyak wilayah daripada sebelumnya.

Bagi orang Israel, ini menandakan awal negara-bangsa mereka dan realisasi keinginan lama untuk memiliki tanah air Yahudi.

Bagi bangsa Palestina, itu adalah awal dari akhir, membuat mereka tidak memiliki kewarganegaraan. Sekitar 700.000 warga Palestina mengungsi selama perang, melarikan diri ke negara-negara tetangga Arab.

4. Palestina melakukan pemberontakan terorganisir pertama

Intifada adalah dua pemberontakan Palestina melawan Israel, yang pertama terjadi di akhir 1980-an dan yang kedua di awal 2000-an.

Pemberontakan tersebut merupakan reaksi Palestina terhadap penganiayaan dan penindasan yang dilakukan Israel selama bertahun-tahun.

Kemarahan yang meningkat ini memuncak pada tahun 1987 ketika sebuah mobil sipil bertabrakan dengan sebuah truk IDF. Empat warga Palestina tewas, memicu gelombang pasang protes.

Bangsa Palestina menggunakan beberapa taktik dengan memanfaatkan kekuatan ekonomi dan politik, seperti boikot institusi Israel, penolakan untuk membayar pajak Israel, atau bekerja di pemukiman Israel.

Pengunjuk rasa Palestina mendirikan barikade yang terbakar di Kota Tua Yerusalem, pada (8/5/2021). [EMMANUEL DUNAND / AFP]
Ilustrasi pengunjuk rasa Palestina mendirikan barikade yang terbakar di Kota Tua Yerusalem. [EMMANUEL DUNAND / AFP]

Israel menanggapinya dengan keras. Jam malam diberlakukan, rumah Palestina digeledah, dan membatasi persediaan air. Sebanyak 1.962 orang Palestina dan 277 orang Israel tewas selama kekacauan itu.

5. Palestina diatur oleh Otoritas Palestina dan Hamas

Sebagaimana ditetapkan oleh Oslo Accords 1993, Otoritas Nasional Palestina (PNA) diberikan kendali pemerintahan atas sebagian Gaza dan West Bank. PNA dipimpin oleh Presiden Mahmoud Abas.

Saat ini, Palestina diatur oleh dua organisasi. PNA sebagian besar mengontrol West Bank, sementara Hamas menguasai Gaza.

Pada 2006, Hamas memenangkan mayoritas dalam Pemilihan Dewan Legislatif. Sejak itu, hubungan yang retak antara kedua faksi tersebut telah menyebabkan kekerasan, dengan Hamas menguasai Gaza pada 2007.

Konflik antara Israel dan Palestina hingga saat ini masih terus berlanjut. Terbaru, bentrokan terjadi di luar Kota Tua Yerusalem ketika puluhan ribu jamaah Muslim sedang solat di Masjid Al Aqsa pada malam suci Lailatul Qadar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Dilawan, Israel Tangguhkan Gusur Warga Palestina di Yerusalem

Usai Dilawan, Israel Tangguhkan Gusur Warga Palestina di Yerusalem

News | Senin, 10 Mei 2021 | 16:31 WIB

Yordania Ingatkan Israel Atas Serangan di Masjid Al Aqsa

Yordania Ingatkan Israel Atas Serangan di Masjid Al Aqsa

News | Senin, 10 Mei 2021 | 16:25 WIB

Presiden Jokowi Kutuk Agresi Israel di Palestina: Tak Bisa Diabaikan!

Presiden Jokowi Kutuk Agresi Israel di Palestina: Tak Bisa Diabaikan!

Hits | Senin, 10 Mei 2021 | 14:57 WIB

Masjid Al Aqsa Diserang, Paul Pogba Beri Dukungan ke Palestina

Masjid Al Aqsa Diserang, Paul Pogba Beri Dukungan ke Palestina

Bola | Senin, 10 Mei 2021 | 13:44 WIB

Terjadi Bentrokan di Masjid Al Aqsa, Liga Arab Adakan Pertemuan Darurat

Terjadi Bentrokan di Masjid Al Aqsa, Liga Arab Adakan Pertemuan Darurat

News | Senin, 10 Mei 2021 | 12:58 WIB

Paus Fransiskus Serukan untuk Akhiri Bentrokan di Kompleks Masjid Al Aqsa

Paus Fransiskus Serukan untuk Akhiri Bentrokan di Kompleks Masjid Al Aqsa

News | Senin, 10 Mei 2021 | 12:58 WIB

Terkini

5 Zodiak yang Gampang Lelah Emosional dan Paling Rentan Alami Burnout

5 Zodiak yang Gampang Lelah Emosional dan Paling Rentan Alami Burnout

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Ketika Protein Jadi Barang Mewah, Edukasi Gizi Tak Cukup dengan Penyuluhan

Ketika Protein Jadi Barang Mewah, Edukasi Gizi Tak Cukup dengan Penyuluhan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Puluhan Ribu Kasus ISPA Tercatat di Sultra, Warga Kolaka Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:09 WIB

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon Jawa, dan Psikologi

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Dari Laba hingga Blackout Sumatera: Rapor Darmawan Prasodjo Selama Jadi Dirut PLN

Dari Laba hingga Blackout Sumatera: Rapor Darmawan Prasodjo Selama Jadi Dirut PLN

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, BEI Tekankan Pentingnya Waspada Penipuan Digital

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, BEI Tekankan Pentingnya Waspada Penipuan Digital

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:53 WIB

BMKG: Prakirakan Cuaca Jawa Tengah Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat Celsius

BMKG: Prakirakan Cuaca Jawa Tengah Cerah Berawan, Suhu Capai 36 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Cegah Breakout! 4 Low pH Acne Micellar Water Hapus Kotoran Kulit Berminyak

Cegah Breakout! 4 Low pH Acne Micellar Water Hapus Kotoran Kulit Berminyak

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Terlibat Kasus Korupsi hingga Dugaan Perselingkuhan, Bupati Gowa Dipecat Tidak Hormat

Terlibat Kasus Korupsi hingga Dugaan Perselingkuhan, Bupati Gowa Dipecat Tidak Hormat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:42 WIB

Toner Mawar Sariayu Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Toner Mawar Sariayu Cocok untuk Kulit Apa? Ini Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 07:42 WIB

×