6 Fakta Menarik Dugong atau Duyung: Usia, Cara Bernapas hingga Reproduksi

Rifan Aditya

Rabu, 02 Juni 2021 | 15:12 WIB
6 Fakta Menarik Dugong atau Duyung: Usia, Cara Bernapas hingga Reproduksi
6 Fakta Menarik Dugong atau Duyung: Usia, Cara Bernapas hingga Reproduksi - Dugong mati ditemukan terdampar di Pantai Bawean Gresik Jawa Timur [Foto: Beritajatim]

Suara.com - Dugong atau biasa disebut dengan duyung, merupakan satu dari 35 jenis mamalia laut yang hidup di beberapa perairan Indonesia. Suara.com telah merangkum 6 fakta menarik dugong atau duyung dalam tulisan ini.

Dugong memiliki nama ilmiah Dugong dugon dan merupakan anggota ordo Sirenia yang areanya tidak terbatas di perairan pesisir. Istilah dugong diambil dari bahasa Tagalog, “dugong” yang berasal dari bahasa Melayu. Duyung atau duyong memiliki arti perempuan laut. Ingin tahu lebih banyak seputar dugong? Berikut ini adalah beberapa fakta menarik dugong yang harus diketahui.

Fakta-Fakta Menarik dan Unik Tentang Dugong

1. Ukuran Tubuh Dugong

Dugong merupakan salah satu hewan dengan ukuran tubuh cukup besar. Panjang tubuhnya bisa mencapai 3 meter dan memiliki berat hingga 450 kg. Dugong memiliki sepasang anggota badan bagian depan yang menyerupai sirip sebagai keseimbangan dan untuk berenang sepanjang laut. Selain itu, mata dugong sangat kecil dan dapat memproduksi air mata.

2. Usia Dugong

Dugong tergolong hewan laut dengan angka harapan hidup tinggi. Dugong mulai dewasa pada umur 10 tahun. Usia hewan laut ini rata-rata bahkan bisa mencapai 70 tahun.

3. Cara Dugong Bernapas 

Dugong (duyung) hanya mempu menyelam selama 6 menit dan harus muncul ke permukaan untuk bernapas. Kadang-kadang, mamalia ini berada dalam posisi seperti berdiri dengan kepala berada di atas air untuk bernapas.

baca juga

Dugong mampu berenang dengan kecepatan 10 hingga 22 km/jam. Gerakannya lambat dan menyebabkan dugong sering menjadi mangsa bagi para predator. Predator alami dugong mulai dari hiu besar, buaya air asin, dan paus pembunuh.

4. Makanan Dugong

Dugong merupakan mamalia herbivora dengan makanan utama berupa rumput laut. Dugong biasanya makan rumput laut pada kedalaman 1 – 5 meter. Mamalia ini setiap harinya harus makan setidaknya 50 kilogram rumput laut. Dugong dikategorikan sebagai binatang nocturnal atau binatang malam yang hanya mencari makan di malam hari.

5. Habitat Dugong

Berdasarkan survei Shark Bay Marine Park, Australia Barat meupakan habitat dan rumah terbesar bagi populasi dugong. Setidaknya terdapat 10.000 ekor dugong di perairan Australia Barat dan sekitar 80.000 ekor di seluruh perairan Australia. Selain itu, habitat dugong juga meliputi Samudera Hindia, Laut Merah, dan Samudera Pasifik.

6. Sistem Reproduksi Dugong

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Dugong, Pesut, dan Lumba-Lumba, Jangan Salah Lagi

Beda Dugong, Pesut, dan Lumba-Lumba, Jangan Salah Lagi

Tekno | Senin, 31 Mei 2021 | 14:37 WIB

Dugong Mati Ditemukan di Pantai Dumai, Ada Dugaan Keracunan Air Laut

Dugong Mati Ditemukan di Pantai Dumai, Ada Dugaan Keracunan Air Laut

Riau | Senin, 08 Februari 2021 | 09:03 WIB

Ikan Duyung Mati Terjerat Jaring, Oleh Nelayan Dagingnya Dibagi-bagi

Ikan Duyung Mati Terjerat Jaring, Oleh Nelayan Dagingnya Dibagi-bagi

News | Sabtu, 18 Mei 2019 | 14:25 WIB

Terkini

Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports

Cara Baru Jaring Talenta Keamanan Siber lewat Turnamen Esports

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 12:00 WIB

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:57 WIB

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:28 WIB

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

ASUS Resmi Rilis Kontroler ROG Raikiri II Pro PC untuk Gamer Kompetitif

Tekno | Senin, 13 Juli 2026 | 11:15 WIB

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:15 WIB

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:50 WIB

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Bocoran Spesifikasi Gahar Xiaomi Redmi Note 17: Baterai 8000 mAh, Kapan Rilis di Indonesia?

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:30 WIB

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Daftar HP Realme Harga Rp1 Jutaan per Juli 2026: RAM Besar higga Baterai Awet

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 10:12 WIB

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

30 Kode Redeem FF Terbaru 12 Juli 2026: Klaim Skin dan Voucher Langka Sebelum Hangus

Tekno | Minggu, 12 Juli 2026 | 07:50 WIB

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa

Tekno | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:53 WIB

×