Dicurigai! Kuburan Massal Korban Perang Dunia II Tersembunyi di Singapura

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 03 Juni 2021 | 16:00 WIB
Dicurigai! Kuburan Massal Korban Perang Dunia II Tersembunyi di Singapura
Perang Dunia II. [HO / AFP]

Suara.com - Para ilmuwan mencurigai keberadaan kuburan massal para korban pembantaian masa Perang Dunia II, terkubur di bawah lapangan di Singapura.

Tim ahli sedang menyelidiki area terbuka yang terletak di belakang bangunan utama Rumah Sakit Alexandra.

Ilmuwan memprediksi terdapat setidaknya 200 korban tewas yang terkubur setelah tentara Jepang mengamuk di bangsal rumah sakit pada 14-15 Februari 1942.

Menurut situs web pemerintah Singapura, pembunuhan itu adalah bagian dari invasi Jepang ke pulau tersebut.

Saat itu, Rumah Sakit Alexandra dikenal sebagai Rumah Sakit Militer Inggris dan dijalankan oleh unit Korps Medis Angkatan Darat Inggris.

Singapura pada saat itu merupakan bagian dari koloni Inggris di Malaya, yang juga memerintah beberapa negara bagian di Semenanjung Malaya bagian selatan.

Alexandra Hospital. [Facebook]
Alexandra Hospital. [Facebook]

Rumah sakit tersebut menjadi fasilitas sipil milik pemerintah setelah penarikan Inggris dari Singapura pada 1971.

Area yang diperkirakan memiliki kuburan massal itu akan menjadi bagian dari perluasan rumah sakit yang dijadwalkan selesai pada 2030.

"Mengingat pentingnya sejarah rumah sakit, pihak berwenang sekarang akan melakukan penelitian dan penilaian arkeologi, serta mendokumentasikan warisan situs sebelum pembangunan kembali," kata juru bicara Badan Warisan Nasional Singapura (NHB) dan ISEAS-Yusof Ishak Institute.

baca juga

Pembantaian di tempat yang sekarang menjadi Rumah Sakit Alexandra dimulai pada 14 Februari dan berakhir pada 15 Februari pagi.

Salah satu saksi mata yang selamat dari pembantaian itu adalah Arthur Haines, seorang tentara Inggris yang dirawat karena malaria di rumah sakit.

Menurut Haines, pasukan Jepang mengamuk di rumah sakit dan menembak lebih dari 200 pasien dan staf rumah sakit.

Dilansir dari Live Science, Kamis (3/6/2021), mayat-mayat itu diperkirakan dikuburkan di kuburan massal di belakang gedung rumah sakit, yang sekarang ditutupi oleh halaman rumput.

Ilustrasi kuburan massal. (Shutterstock)
Ilustrasi kuburan massal. (Shutterstock)

Penyelidikan sejauh ini telah mensurvei halaman dengan peralatan radar penembus tanah (GPR).

Menurut Straits Times, penyelidikan lebih lanjut dapat berupa penggalian parit di lokasi di mana peralatan GPR telah menunjukkan anomali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebelet, Pria Buang Air Besar di Tempat Pembakaran Dupa Saat Melanggar Lockdown

Kebelet, Pria Buang Air Besar di Tempat Pembakaran Dupa Saat Melanggar Lockdown

News | Kamis, 27 Mei 2021 | 18:22 WIB

Ilmuwan Temukan Galaksi Spiral Paling Tua di Alam Semesta

Ilmuwan Temukan Galaksi Spiral Paling Tua di Alam Semesta

Tekno | Kamis, 27 Mei 2021 | 06:30 WIB

Singapura Perkenalkan Tes Covid-19 Dengan Hasil Kurang dari 1 Menit

Singapura Perkenalkan Tes Covid-19 Dengan Hasil Kurang dari 1 Menit

News | Selasa, 25 Mei 2021 | 10:26 WIB

Mulai Bangkit! Ekonomi Singapura Tumbuh Melebihi Target Pada Kuartal I

Mulai Bangkit! Ekonomi Singapura Tumbuh Melebihi Target Pada Kuartal I

Batam | Selasa, 25 Mei 2021 | 09:13 WIB

Dua Vaksin Covid-19 Ini Diklaim Sangat Efektif Matikan Varian India

Dua Vaksin Covid-19 Ini Diklaim Sangat Efektif Matikan Varian India

Tekno | Senin, 24 Mei 2021 | 05:45 WIB

Buku Doa Abad ke-15 Ditemukan, Ungkap Gambar Istri Duke of Brittany

Buku Doa Abad ke-15 Ditemukan, Ungkap Gambar Istri Duke of Brittany

Tekno | Sabtu, 22 Mei 2021 | 06:30 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×