Detektor Bom Nuklir Ungkap Populasi Rahasia Paus Biru di Samudra Hindia

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 14 Juni 2021 | 15:00 WIB
Detektor Bom Nuklir Ungkap Populasi Rahasia Paus Biru di Samudra Hindia
Ilustrasi paus biru. [Pexel/Pixabay]

Suara.com - Para ahli menemukan populasi rahasia paus biru yang bersembunyi di Samudra Hindia.

Paus-paus itu berhasil menghindari deteksi selama beberapa dekade meskipun ukurannya sangat besar.

Tim mengungkapnya berkat analisis data akustik yang dikumpulkan oleh rangkaian deteksi bom nuklir bawah air.

Dilansir dari Live Science, Senin (14/6/2021), data ini mengungkapkan "lagu" unik yang belum pernah didengar para ilmuwan sebelumnya.

Populasi baru paus biru kerdil (Balaenoptera musculus brevicauda) yang mampu tumbuh hingga 24 meter itu, sekarang disebut sebagai populasi Chagos.

Nama itu diambil dari pulau di Samudra Hindia dekat dengan lokasi penemuan.

Lokasi populasi Paus Biru. [Nature]
Lokasi populasi Paus Biru. [Nature]

"Kami masih menemukan populasi tersembunyi dari hewan terbesar yang pernah hidup. Ini adalah bukti sulitnya mempelajari kehidupan laut," kata Tracey Rogers, ahli ekologi kelautan di University of New South Wales (UNSW).

Tim ahli menambahkan bahwa paus biru umumnya sulit ditemukan karena berada diambang kepunahan akibat perburuan dan pulih dengan lambat.

Saat ini, sekitar 5.000 hingga 10.000 paus biru hidup di belahan Bumi selatan.

baca juga

Beberapa paus lainnya yang tersisa sering menyendiri dan tersebar di wilayah yang lebih luas, membuatnya sulit dideteksi.

Menurut ilmuwan, cara terbaik untuk mempelajarinya adalah melalui pemantauan akustik pasif.

Dengan kata lain, tim perlu merekam hidrofon di berbagai bagian lautan.

Di Samudra Hindia, ada susunan akustik ilmiah yang terbatas, sehingga tim beralih menggunakan detektor bom nuklir bawah air milik Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty Organization (CTBTO).

Tim menemukan lagu paus biru yang belum pernah terdengar sebelumnya dalam data yang diambil.

Secara umum, nyanyian paus biru panjang dan memiliki frekuensi rendah.

Namun, populasi paus yang berbeda memiliki nyanyian berbeda dalam durasi, struktur, dan jumlah bagian berbeda pula.

Spektogram data jangka panjang yang direkam di sisi timur Kepulauan Chagos. [Nature]
Spektogram data jangka panjang yang direkam di sisi timur Kepulauan Chagos. [Nature]

Meski berhasil mendeteksi populasi tersebut, tapi ukuran pasti dari kelompok paus baru ini tetap menjadi misteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLHK Siap Implementasikan NUTEC Plastic untuk Tekan Sampah Plastik

KLHK Siap Implementasikan NUTEC Plastic untuk Tekan Sampah Plastik

Bisnis | Rabu, 19 Mei 2021 | 00:28 WIB

Rusia Rilis Rekaman Rahasia Tsar Bomba, Bom Nuklir Terkuat dalam Sejarah

Rusia Rilis Rekaman Rahasia Tsar Bomba, Bom Nuklir Terkuat dalam Sejarah

Tekno | Selasa, 18 Mei 2021 | 09:30 WIB

Kembangkan Penelitian Reaktor Nuklir, UIN Sunan Kalijaga Gandeng BATAN

Kembangkan Penelitian Reaktor Nuklir, UIN Sunan Kalijaga Gandeng BATAN

Jogja | Selasa, 11 Mei 2021 | 14:13 WIB

Dahsyat Banget! Bom Nuklir Tak Dapat Menghentikan Ancaman Asteroid

Dahsyat Banget! Bom Nuklir Tak Dapat Menghentikan Ancaman Asteroid

Tekno | Rabu, 05 Mei 2021 | 08:30 WIB

Lokasi Ledakan Nuklir Chernobyl Berpotensi Jadi Situs Warisan Dunia

Lokasi Ledakan Nuklir Chernobyl Berpotensi Jadi Situs Warisan Dunia

Tekno | Rabu, 28 April 2021 | 14:00 WIB

Jepang Akan Buang Jutaan Ton Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut

Jepang Akan Buang Jutaan Ton Air Limbah Nuklir Fukushima ke Laut

Tekno | Kamis, 15 April 2021 | 11:30 WIB

Terkini

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

×