Terancam, PBB Ajukan Great Barrier Reef Jadi Situs Warisan Dunia dalam Bahaya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 23 Juni 2021 | 16:30 WIB
Terancam, PBB Ajukan Great Barrier Reef Jadi Situs Warisan Dunia dalam Bahaya
Great Barrier Reef. [Sarah Lai/AFP]

Suara.com - UNESCO melaporkan bahwa Great Barrier Reef Australia harus dimasukkan ke daftar situs warisan dunia dalam bahaya.

Organisasi itu mendesak Australia mengambil tindakan cepat untuk menyelamatkan ekosistem terumbu karang dari perubahan iklim.

Dalam pertemuan yang akan diselenggarakan China bulan depan, badan budaya PBB berencana menambahkan ekosistem terumbu alami terbesar di dunia ini ke dalam daftar situs warisan.

Tampaknya, rencana tersebut mendapat tentangan keras dari pemerintah Australia.

Menteri Lingkungan Australia Sussan Ley mengatakan, pihaknya akan menentang proposal yang disebutnya sebagai "kebalikan dari jaminan sebelumnya dari pejabat PBB".

Great Barrier Reef memperoleh peringkat Warisan Dunia pada 1981, tetapi selama bertahun-tahun karena percepatan pemanasan global dan pengasaman laut.

Terumbu karang Great Barrier Reef. [Greg Torda/ARC Centre of Excellence for Cor/AFP]
Terumbu karang Great Barrier Reef. [Greg Torda/ARC Centre of Excellence for Cor/AFP]

Akibat dari pembakaran bahan bakar fosil, ekosistem ini telah mengalami beberapa peristiwa pemutihan dalam lima tahun terakhir.

Ketika suhu meningkat, karang akan mengeluarkan mitra simbiosisnya yaitu alga laut yang hidup di dalamnya, yang mengeluarkan warna cerah dan memberi pasokan makanan melalui fotosintesis.

Selama bertahun-tahun, para ilmuwan telah menunjukkan bahwa jumlah peristiwa pemutihan meningkat di benua itu.

baca juga

UNESCO percaya, menambahkan terumbu karang ke daftar dalam bahaya dapat membantu mengatasi ancaman terhadap ekosistem yang rapuh.

Terlepas dari ketegangan tersebut, kelompok lingkungan menyatakan perlunya upaya yang lebih baik dari pemerintah Australia untuk memerangi perubahan iklim.

Dilansir dari Independent, Rabu (23/6/2021), hal itu juga didukung kepala kelautan WWF Richard Leck yang menyoroti peristiwa pemutihan massal baru-baru ini.

Pemerintah harus membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celcius.

Lebih dari itu, dapat meningkatkan risiko terhadap kesehatan global, ketahanan pangan, pasokan air, keamanan manusia, dan pertumbuhan ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Hari Buku Sedunia yang Diperingati Setiap 23 April

Sejarah Hari Buku Sedunia yang Diperingati Setiap 23 April

News | Kamis, 22 April 2021 | 20:18 WIB

Pandemi Covid-19 Berisiko Munculkan Krisis Air, Ini Pesan UNESCO

Pandemi Covid-19 Berisiko Munculkan Krisis Air, Ini Pesan UNESCO

Lifestyle | Selasa, 20 April 2021 | 22:02 WIB

PBI Bali Mensosialisasikan Gerakan Berkebaya lewat "Kartini Go Surf"

PBI Bali Mensosialisasikan Gerakan Berkebaya lewat "Kartini Go Surf"

Bali | Minggu, 18 April 2021 | 05:34 WIB

Thailand akan Usulkan Tom Yam Menjadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

Thailand akan Usulkan Tom Yam Menjadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

News | Kamis, 25 Maret 2021 | 21:15 WIB

Padang Panjang Kebut Persiapan Menuju Kota Literasi UNESCO

Padang Panjang Kebut Persiapan Menuju Kota Literasi UNESCO

Sumbar | Rabu, 17 Maret 2021 | 18:56 WIB

Pempek Palembang Diajukan Sebagai Warisan Budaya ke Unesco

Pempek Palembang Diajukan Sebagai Warisan Budaya ke Unesco

Sumsel | Rabu, 17 Maret 2021 | 07:17 WIB

Terkini

Sepakat Fatwa MUI, Menag Minta Zakat Bisa Jadi Kredit Pajak

Sepakat Fatwa MUI, Menag Minta Zakat Bisa Jadi Kredit Pajak

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Ekonomi RI Dipuji IMF: Mengapa Kantong Kelas Menengah Tipis?

Ekonomi RI Dipuji IMF: Mengapa Kantong Kelas Menengah Tipis?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45 WIB

5 Manfaat Minyak Cem-Ceman Sariayu untuk Merawat Rambut Rontok, Bikin Rambut Kuat dan Berkilau

5 Manfaat Minyak Cem-Ceman Sariayu untuk Merawat Rambut Rontok, Bikin Rambut Kuat dan Berkilau

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mayangsari Comeback! Sempat Ajak Rian D'Masiv Berantem Gegara Judul Lagu Selama Kita Bersama

Mayangsari Comeback! Sempat Ajak Rian D'Masiv Berantem Gegara Judul Lagu Selama Kita Bersama

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun

Urutan Skincare Malam Wardah Advance untuk Kencangkan Kulit Wanita Usia 50 Tahun

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Anime Adaptasi Webtoon The Boxer Bagikan PV, Ungkap 4 Pengisi Suara Utama

Anime Adaptasi Webtoon The Boxer Bagikan PV, Ungkap 4 Pengisi Suara Utama

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Metallica, Palestina, dan Ironi Sebuah Band Anti-Perang

Metallica, Palestina, dan Ironi Sebuah Band Anti-Perang

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:25 WIB

PB ESI Perkuat Fondasi Organisasi untuk Mengukir Prestasi Esports Indonesia

PB ESI Perkuat Fondasi Organisasi untuk Mengukir Prestasi Esports Indonesia

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan

Kasatgas Tito: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sektor Kesehatan Sumatera Capai Progres Signifikan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:19 WIB

KPK Benarkan OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

KPK Benarkan OTT Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:18 WIB

×