Sejarah Hari Buku Sedunia yang Diperingati Setiap 23 April

Rifan Aditya

Kamis, 22 April 2021 | 20:18 WIB
Sejarah Hari Buku Sedunia yang Diperingati Setiap 23 April
Sejarah Hari Buku Sedunia 23 April - Ilustrasi buku (pixabay)

Suara.com - Hari Buku Sedunia atau World Book Day diperingati setiap tanggal 23 April, di mana tahun ini jatuh pada hari Jumat, 23 April 2021. Berikut sejarah Hari Buku Sedunia yang perlu kalian ketahui.

Peringatan hari buku sedunia ini telah dimulai sejak tahun 1995 atas penetapan oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) di Paris.

UNESCO berharap bahwa adanya Hari Buku menjadi kesempatan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya membaca, mengajarkan anak-anak menjadi pembaca serta mempromosikan cinta sastra serta integrasi seumur hidup ke dalam dunia kerja

Sejarah Hari Buku Sedunia

Usulan penetapan Hari Buku Sedunia  dicetuskan oleh Valencia Vicente Clavel Andres dalam rangka memperingati hari kematian Miguel de Cervantes, seorang novelis, serta penyair dari Spanyol yang terkenal dengan karyanya Don Quixote.

Selain itu, di tanggal yang sama pula, penulis ternama lain seperti William Shakespeare dan David Halberstam.

Meski telah ditetapkan oleh UNESCO bahwa 23 April merupakan Hari Buku Sedunia, namun beberapa negara juga menetapkan Hari Buku Dunia di tanggal yang berbeda seperti Irlandia, Swedia dan Inggris.

Selain ditetapkan sebagai Hari Buku Sedunia, 23 April juga ditetapkan sebagai Hak Cipta Dunia. Diharapkan pada setiap perayaan Hari Buku dan Hak Cipta sedunia, masyarakat lebih menyadari bahwa buku dapat digunakan sebagai penghubung masa lalu dan masa depan, serta menjadi jembatan budaya dan generasi.

Sejak tahun 2011, UNESCO bersama beberapa organisasi internasional yang mewakili tiga sektor industri perbukuan, penerbit, penjual buku dan perpustakaan secara khusus akan memilih sebuah kota yang ditunjuk sebagai Ibu Kota Buku Dunia atau World Book Capital.

baca juga

Tahun ini, Audrey Azoulay, Direktur Jenderal UNESCO telah menunjuk Tbilisi (Georgia) sebagai World Book Capital atas rekomendasi World Book Capital Advisor Committee.

Selama satu tahun kedepan, sampai 23 April 2022, Tbilisi akan bertugas untuk mempromosikan buku serta minat membaca dan menjadwalkan perayaan buku dan membaca.

Kegiatan membaca buku sendiri memang sudah dikenal sebagai salah satu kegiatan yang positif karena selain dapat memperkuat kemampuan otak juga dapat memperbesar rasa empati dan mengurangi depresi, karena dengan membaca seseorang dapat membuat dunianya sendiri.

Demikian sejarah Hari Buku Sedunia yang diperingati setiap tanggal 23 April. Selamat hari buku sedunia!

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Berisiko Munculkan Krisis Air, Ini Pesan UNESCO

Pandemi Covid-19 Berisiko Munculkan Krisis Air, Ini Pesan UNESCO

Lifestyle | Selasa, 20 April 2021 | 22:02 WIB

PBI Bali Mensosialisasikan Gerakan Berkebaya lewat "Kartini Go Surf"

PBI Bali Mensosialisasikan Gerakan Berkebaya lewat "Kartini Go Surf"

Bali | Minggu, 18 April 2021 | 05:34 WIB

Thailand akan Usulkan Tom Yam Menjadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

Thailand akan Usulkan Tom Yam Menjadi Warisan Budaya Tak Benda ke UNESCO

News | Kamis, 25 Maret 2021 | 21:15 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Begini Penjelasannya

Bagaimana Cara Dapat BSU 2026 Rp900 Ribu? Begini Penjelasannya

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:14 WIB

Tips agar Kuku Tidak Mudah Patah, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

Tips agar Kuku Tidak Mudah Patah, Lakukan 7 Kebiasaan Ini

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Restoran Thailand Lebih Populer di Luar Negeri Dibanding Indonesia, Apa Sebabnya?

Restoran Thailand Lebih Populer di Luar Negeri Dibanding Indonesia, Apa Sebabnya?

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Viral Alasan Tolak Karaoke Demak Ditutup, Bos: Neraka Siapa yang Isi?

Viral Alasan Tolak Karaoke Demak Ditutup, Bos: Neraka Siapa yang Isi?

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Ada Arahan Penting? Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI dan Polri di Istana Pagi Ini

Ada Arahan Penting? Prabowo Kumpulkan 800 Jenderal TNI dan Polri di Istana Pagi Ini

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Post-Graduation Slump: Hilang Arah karena Rutinitas Berubah setelah Kuliah

Post-Graduation Slump: Hilang Arah karena Rutinitas Berubah setelah Kuliah

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Dampak Putusan MK: Peluang Gibran Maju Pilpres 2029 Terkunci, Kecuali Ikut Paket C

Dampak Putusan MK: Peluang Gibran Maju Pilpres 2029 Terkunci, Kecuali Ikut Paket C

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:51 WIB

Rupiah Dibuka Berotot, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Rupiah Dibuka Berotot, Mayoritas Mata Uang Asia Melemah

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:47 WIB

Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya

Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Kenapa Anggun C Sasmi Tak Lagi Jadi WNI? Ini Alasannya Pindah Warga Negara

Kenapa Anggun C Sasmi Tak Lagi Jadi WNI? Ini Alasannya Pindah Warga Negara

Entertainment | Rabu, 07 Oktober 2026 | 09:37 WIB

×