Ilmuwan Pesimis! NASA Tak Bisa Perbaiki Teleskop Hubble

Senin, 05 Juli 2021 | 16:00 WIB
Ilmuwan Pesimis! NASA Tak Bisa Perbaiki Teleskop Hubble
Teleskop Hubble. [NASA]

Suara.com - Para ilmuwan memprediksi Teleskop Luar Angkasa Hubble tidak dapat diperbaiki.

Kondisi ini bisa menjadi akhir hidup dari teleskop tersebut, meskipun NASA bersikeras masih memiliki banyak opsi mencoba memperbaikinya.

Hubble memasuki mode offline hampir tiga minggu karena kesalahan komputer utama.

Teleskop yang dikerjakan bersama NASA, Badan Antariksa Eropa (ESA), dan Badan Antariksa Kanada (CSA) ini telah mengamati alam semesta selama lebih dari 30 tahun.

Para insinyur di badan antariksa tersebut telah mencoba berbagai langkah untuk mengaktifkannya dan menjalankannya kembali.

Tapi, hingga saat ini tidak satu pun cara yang berhasil menyelesaikan masalah.

Teleskop Hubble. [Hubblesite.org]
Teleskop Hubble. [Hubblesite.org]

Dilansir dari Daily Mail, pada Senin (5/7/2021), tim Hubble menemukan bahwa kesalahan ada di unit Science Instrument Command and Data Handling (SI C&DH).

Masalah yang sedang dialami Hubble ini membuat para ahli berspekulasi tentang masa depan teleskop.

Mantan pilot pesawat ulang-alik NASA, Clayton C Anderson, bahkan mengatakan dia yakin Hubble tidak dapat diperbaiki.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, 5 Ilmuwan Ini Mengubah Dunia

Opini serupa juga dilontarkan oleh direktur FermiLab dan fisikawan Don Lincoln, yang mengatakan ini bisa menjadi akhir cerita dari Hubble.

Meski begitu, dalam pembaruan terbaru NASA tentang keadaan Hubble pada 30 Juni, agensi mengatakan masih bekerja untuk memecahkan masalah.

NASA menyebut perlu satu minggu untuk meninjau dan memperbarui semua prosedur operasi untuk beralih ke perangkat keras cadangan.

Ini bukan pertama kalinya Hubble mengalami masalah. Tim Hubble melakukan peralihan serupa pada 2008 dan berhasil memulihkan teleskop tersebut.

NASA juga telah melakukan misi servis pada 2009 untuk menggantikan seluruh unit SI C&DH, termasuk modul CU/SDF yang rusak, dengan unit SI C&DH yang saat ini digunakan.

Sejak saat itu, Hubble telah melakukan lebih dari 600.000 pengamatan tambahan hingga melebihi 1,5 juta selama masa pakainya.

Terlepas dari hal itu, NASA saat ini juga sedang mengerjakan teleskop yang disebut sebagai penerus Hubble, yaitu James Webb Telescope.

Logo NASA. [Shutterstock]
Logo NASA. [Shutterstock]

Teleskop tersebut dijadwalkan akan diluncurkan pada Oktober mendatang.

Namun, para ahli berharap Hubble masih dapat beroperasi bahkan setelah peluncuran James Webb Telescope.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI