China Akan Kirim 23 Roket Raksasa ke Antariksa untuk Hadang Asteroid Penghancur Bumi

Liberty Jemadu

Kamis, 08 Juli 2021 | 06:15 WIB
China Akan Kirim 23 Roket Raksasa ke Antariksa untuk Hadang Asteroid Penghancur Bumi
Ilmuwan China berencana mengirim 23 roket Long March 5 untuk menghadang asteroid yang berpotensi menabrak Bumi. Foto: Asteroid Bennu yang disebut memiliki peluang besar menabrak Bumi dalam 166 tahun mendatang. [AFP/NASA]

Suara.com - Para ilmuwan China berencana mengirim lebih dari 20 roket raksasa ke luar angkasa untuk berlatih menghadang asteroid yang berpotensi menabrak dan menghacurkan Bumi.

Sebuah simulasi yang digelar para ilmuwan di Pusat Sains Antariksa Nasional Tiongkok menemukan bahwa sebuah asteroid raksasa bisa melenceng sejauh 1,4 kali radius Bumi dari lintasan aslinya jika dihantam 23 buah roket Long March 5 - roket antariksa terbesar milik China saat ini - secara simultan.

Perhitungan para ilmuwan Tiongkok ini berdasarkan pada asteroid Bennu, sebuah asteroid berdiamter 490 meter yang mengorbiti matahari dan terbuat dari batuan. Bobotnya diperkirakan sekitar 78 miliar kilogram. Dasar perhitungan para ilmuwan Tiongkok ini adalah sebuah studi yang diterbitkan di jurnal sains antariksa, Icarus.

Jika menabrak Bumi, asteroid seperti Bennu ini bisa merusak sebuah kawasan. Jika yang menabrak Bumi sebuah asteroid berdiameter lebih dari 1 km, maka kerusakannya akan berskala global.

Long March 5 sendiri adalah roket yang menjadi kunci ambisi antariksa Tiongkok. Roket ini telah digunakan untuk membangun stasiun antariksa China hingga meluncurkan wahana pendarat di Mars. China telah enam kali meluncurkan Long March 5 sejak 2016 dan satu kali mengalami kegagalan.

China bukan satu-satunya negara yang mempersiapkan diri untuk menghadapi asteroid berbahaya. Amerika Serikat, antara tahun 2021 sampai awal 2022, berencana meluncurkan sebuah pesawat antariksa robotik untuk menghadang sepasang asteroid yang melintas dekat Bumi.

Rencananya wahana antariksa itu akan menabrak asteroid terkecil dan NASA akan mengamati sejauh mana perubahan lintasan pada asteroid tersebut. Langkah AS itu akan menjadi uji coba pertama manusia untuk mengubah pergerakan objek luar angkasa.

Para ilmuwan sendiri telah memperhitungkan bahwa hanya ada kemungkinan sekitar 1 persen sebuah asteroid sepanjang 100 meter bisa menabrak Bumi dalam periode 100 tahun ke depan.

"Asteroid dengan ukuran sama seperti Bennu memiliki peluang 10 kali lebih kecil lagi untuk menabrak Bumi," kata Gareth Collins, astronom dari Imperial College London, Inggris kepada Reuters.

baca juga

Adapun upaya untuk mengubah atau menghancurkan asteroid menggunakan senjata nuklir, seperti dalam film Armageddon, tidak disarankan karena belum tentu bisa mengubah lintasan asteroid dan justru menciptakan keping-keping asteroid yang bisa membahayakan manusia di Bumi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:43 WIB

Jadwal Asteroid Apophis atau 'Dewa Kematian' Melintas Dekat Bumi

Jadwal Asteroid Apophis atau 'Dewa Kematian' Melintas Dekat Bumi

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 10:01 WIB

Mengenal Asteroid 2025 PN7, Bulan Kedua yang Mengorbit Bersama Bumi

Mengenal Asteroid 2025 PN7, Bulan Kedua yang Mengorbit Bersama Bumi

Tekno | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 07:00 WIB

Ilmuwan Pastikan Kawah Silverpit di Laut Utara Tercipta akibat Asteroid

Ilmuwan Pastikan Kawah Silverpit di Laut Utara Tercipta akibat Asteroid

Tekno | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:10 WIB

NASA Siapkan Opsi Nuklir untuk Cegah Asteroid Tabrak Bulan

NASA Siapkan Opsi Nuklir untuk Cegah Asteroid Tabrak Bulan

Tekno | Senin, 29 September 2025 | 18:49 WIB

NASA Pastikan Asteroid Raksasa Tidak Ancam Bumi, Tapi Potensi Tabrakan dengan Bulan

NASA Pastikan Asteroid Raksasa Tidak Ancam Bumi, Tapi Potensi Tabrakan dengan Bulan

Tekno | Minggu, 06 April 2025 | 16:01 WIB

Ilmuwan Prediksi Ancaman Asteroid Sebesar Lapangan Bola Menabrak Bumi, Potensi Kiamat?

Ilmuwan Prediksi Ancaman Asteroid Sebesar Lapangan Bola Menabrak Bumi, Potensi Kiamat?

Tekno | Senin, 03 Maret 2025 | 14:07 WIB

NASA Pastikan Asteroid 2024 YR4 Tidak Mengancam Bumi dalam Waktu Dekat

NASA Pastikan Asteroid 2024 YR4 Tidak Mengancam Bumi dalam Waktu Dekat

Tekno | Rabu, 26 Februari 2025 | 07:02 WIB

Asteroid Sebesar Patung Liberty Ancam Bumi di 2032, Nuklir Jadi Opsi?

Asteroid Sebesar Patung Liberty Ancam Bumi di 2032, Nuklir Jadi Opsi?

Tekno | Senin, 24 Februari 2025 | 09:05 WIB

Apakah Asteroid 2024 YR4 Akan Menghantam Bumi di 2032?

Apakah Asteroid 2024 YR4 Akan Menghantam Bumi di 2032?

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2025 | 13:46 WIB

Terkini

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga

Jakarta | Sabtu, 19 September 2026 | 21:32 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

×