Array

Studi: Antibodi Covid-19 Bertahan 9 Bulan Setelah Terinfeksi

Selasa, 20 Juli 2021 | 22:08 WIB
Studi: Antibodi Covid-19 Bertahan 9 Bulan Setelah Terinfeksi
Tenda darurat pasien Covid-19 penuh, warga antre hingga keluar, Selasa (29/6/2021) [Suara.com/ Muhammad Jehan Nurhakim]

Suara.com - Sebuah penelitian di Italia Utara mengungkapkan level antibodi yang diproduksi tubuh setelah sembuh dari Covid-19 tetap tinggi selama 9 bulan. Ini berlaku untuk penyintas Covid-19 bergejala maupun tidak bergejala.

Laporan yang terbit di jurnal Nature Communications, Senin (19/7/2021) itu merupakan hasil studi di Kota Vo, Italia. Para peneliti dari Imperial College London, Inggris dan Universitas Padua, Italia meneliti 2.602 dari total 3000 penduduk kota tersebut.

Dalam studi itu, para peneliti memeriksa infeksi Covid-19 pada warga kota selama periode Februari - Maret 2020. Pemeriksaan darah kembali digelar pada Mei dan November tahun yang sama.

Hasilnya ditemukan bahwa 98,8 persen mereka yang terinfeksi Covid-19 pada Februari atau Maret masih memiliki antibodi pada November. Tidak ada perbedaan level antibodi pada mereka yang mengalami gejala dan tak bergejala saat masih positif.

Selain itu juga ditemukan bahwa ada 20 persen penduduk di Kota itu yang level antibodinya meningkat kembali sejak Mei. Para peneliti menduga, 20 persen orang itu sempat terinfeksi Covid-19 kembali.

"Kami tak menemukan bukti adanya perbedaan level antibodi pada mereka yang mengalami gejala dan tak bergejala. Ini menunjukkan bahwa kekuatan respon imun tak tergantung pada gejala dan parahnya infeksi," kata Ilaria Dorigatti, ilmuwan dari Imperial College London yang memimpin studi itu.

Meski studi itu menunjukkan bahwa antibodi Covid-19 pada penyintas bertahan lebih lama dari yang diduga, tetapi Dorigatti menganjurkan agar publik tetap menerima vaksin Covid-19 karena pandemi ini belum berakhir.

"Menurut saya yang paling penting adalah terus memberikan vaksin dosis pertama dan kedua, juga memperkuat pelacakan kontak. Mendorong kewaspadaan dan membatasi risiko terjangkit Covid-19 juga masih sangat penting," tutup Dorigatti.

Baca Juga: Sebanyak 12.071 Pasien Covid-19 di DKI Sembuh Saat Idul Adha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI