Setelah Google dan Facebook, Giliran Microsoft Wajibkan Karyawannya Divaksinasi Covid-19

Dythia Novianty Suara.Com
Rabu, 04 Agustus 2021 | 06:00 WIB
Setelah Google dan Facebook, Giliran Microsoft Wajibkan Karyawannya Divaksinasi Covid-19
Salah satu kantor Microsoft. [Shutterstock]

Suara.com - Microsoft bergabung dengan daftar perusahaan yang mewajibkan para karyawannya untuk divaksinasi Covid-19.

Perusahaan teknologi itu mengatakan bahwa karyawan, vendor, dan tamu yang memasuki gedung Microsoft (MSFT) di Amerika Serikat (AS), akan diminta untuk menunjukkan bukti vaksinasi mulai September mendatang.

"Seperti yang telah kami lakukan sejak awal pandemi, kami terus melacak perkembangan baru dan menyesuaikan rencana kami dengan perkembangan situasi saat ini, dengan menjaga kesehatan dan keselamatan karyawan," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan yang berbasis di Redmond, Washington juga mendorong pembukaan kembali penuh kantornya di AS menjadi tidak lebih awal dari 4 Oktober.

Kantor di AS sebelumnya diharapkan dibuka sepenuhnya pada 7 September, dilansir dari CNN, Rabu (4/8/2021).

Orang tua yang bekerja dengan anak-anak serta pengasuhnya juga telah menerima vaksin.

Satya Nadella, CEO Microsoft
Satya Nadella, CEO Microsoft

Namun, buat mereka yang mengalami imunosupresi akan dapat bekerja dari rumah hingga Januari.

Perusahaan ini memiliki lebih dari 180.000 karyawan global, dengan sekitar 100.000 di AS.

Peningkatan kasus Covid-19 belakangan ini akibat merebaknya varian Delta, membuat banyak perusahaan memikirkan kembali rencana pembukaan kembali mereka.

Baca Juga: Satgas Covid-19: Warga Belum Vaksin Kurangi Kontak dengan Hewan Peliharaan

Pekan lalu, raksasa Silicon Valley Facebook (FB) dan Google (GOOG) mengatakan mereka akan mewajibkan karyawan yang kembali ke kantor mereka untuk divaksinasi.

Microsoft mengatakan karyawan dengan kondisi medis atau alasan lain yang dilindungi untuk tidak divaksinasi bisa mendapatkan akomodasi.

Rencana kerja fleksibel Microsoft memungkinkan sebagian besar karyawan bekerja dari jarak jauh hingga 50 persen dari waktu tanpa persetujuan manajer.

CEO Satya Nadella mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNN Business pekan lalu bahwa perusahaan akan terus meninjau data dan mengevaluasi kebijakan kembali bekerja.

Ilustrasi Vaksin Covid
Ilustrasi Vaksin Covid

"Jadi salah satu hal lain yang saya juga ingin kita menjadi sangat data-driven versus dogmatis dalam setiap kebijakan yang kita buat. Tidak hanya dalam hal pembukaan, tetapi hingga tahun depan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI