Saran Bijak Dokter Faheem Younus Hadapi Antivaksin: Jangan Diolok-olok!

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 20 Juli 2021 | 19:34 WIB
Saran Bijak Dokter Faheem Younus Hadapi Antivaksin: Jangan Diolok-olok!
Pakar kesehatan dari Amerika Serikat, Dokter Faheem Younus. (Bidik layar/Yaumal)

Suara.com - Alih-alih memaksa, pakar kesehatan Amerika Serikat (AS) Dokter Faheem Younus punya cara jitu agar masyarakat mau divaksinasi Covid-19.

Saat ini dunia bukan hanya bertarung melawan pandemi Covid-19 tapi juga berperang melawan hoaks yang membuat semakin banyak orang enggan mendapatkan vaksin, sehingga kekebalan kelompok atau herd immunity sulit terbentuk. Lantas apa yang bisa dilakukan?

Dokter Faheem Younus menyarankan jangan sekali-kali memaksa orang untuk mau divaksinasi. Sebaliknya, berikan edukasi dan pemahaman yang lengkap terkait vaksinasi, tidak dikurangi atau dilebih-lebihkan.

"Jangan mengejek atau mengolok-olok orang yang menanyakan pertanyaan terhadap vaksin, karena bisa jadi pertanyaan tersebut adalah pertanyaan yang valid," papar Dokter Faheem dalam diskusi virtual beberapa waktu lalu.

Ia sangat paham, jika banyak orang enggan berhubungan dengan kaum atau orang ekstremis yang antipati terhadap vaksin, dan kata Dokter Faheem, itu adalah sikap wajar. Alih-alih mengolok atau mengejek, maka buatlah petunjuk tentang cara memperoleh vaksinasi Covid-19.

"Buatlah supaya langkah-langkah mendapatkan vaksin gampang. Misalnya di AS, mereka bisa daftar melalui SMS, bisa ngecek dimana vaksinnya, siapa yang sudah dan belum vaksin, tidak perlu asuransi, semua gratis. Dengan langkah yang mudah tersebut capaian vaksin semakin tinggi di AS," jelas Dokter Faheem.

Meski begitu, ia mengatakan bukan berarti AS tidak menemukan kendala vaksinasi Covid-19. Apalagi kata dia, vaksin Covid-19 di sana baru tersedia pada Desember 2020, sehingga kampanye vaksinasi baru 90 persen digalakan pada awal 2021 lalu.

Setelahnya AS bergerak cepat, terlebih saat ini dunia sedang berlomba dengan kehadiran varian virus corona baru yang sudah semakin beragam. AS kemudian gencar melakukan edukasi massal tentang vaksin Covid-19.

"Kita harus berikan informasi yang tepat bahwa terdapat risiko dengan vaksin ini. Tapi keuntungannya jauh lebih besar dibandingkan risiko-risiko tersebut."

baca juga

"Kita juga perlu edukasi ke masyarakat bahwa tidak perlu bilang semuanya baik, tapi perlu dibilang tidak semua buru, ada tengah-tengahnya," pungkas dokter Faheem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Kaltim Saat Idul Adha Pecahkan Rekor, Ada 87 Warga Wafat

Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Kaltim Saat Idul Adha Pecahkan Rekor, Ada 87 Warga Wafat

Kaltim | Selasa, 20 Juli 2021 | 19:30 WIB

Biaya Kremasi Jenazah Covid-19 Capai Rp 80 Juta, Hotman Paris Minta Kasusnya Diusut

Biaya Kremasi Jenazah Covid-19 Capai Rp 80 Juta, Hotman Paris Minta Kasusnya Diusut

Entertainment | Selasa, 20 Juli 2021 | 19:15 WIB

Kejar Herd Immunity, Pemkot Jogja Targetkan Dua Ribu Orang Divaksin Setiap Hari

Kejar Herd Immunity, Pemkot Jogja Targetkan Dua Ribu Orang Divaksin Setiap Hari

Jogja | Selasa, 20 Juli 2021 | 19:15 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×