Kepunahannya Masih Jadi Misteri, Ditemukan DNA Beruang Berusia 32.000 Tahun

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 05 Agustus 2021 | 15:15 WIB
Kepunahannya Masih Jadi Misteri, Ditemukan DNA Beruang Berusia 32.000 Tahun
Beruang cokelat Jepang (Ursus arctos). [STR/AFP]

Suara.com - Para ahli mengekstraksi DNA purba dari tengkorak beruang berusia 32.000 tahun.

Penemuan ini membuktikan bahwa beruang cokelat Zaman Es melakukan migrasi ke Honshu, pulau terbesar di Jepang dan tinggal di dekat Tokyo sebelum akhirnya punah.

Saat ini, satu-satunya beruang cokelat Jepang (Ursus arctos) tinggal di Hokkaido.

Bukti menunjukkan bahwa nenek moyang beruang ini bermigrasi dari Sakhalin, sebuah pulau di utara Hokkaido yang sekarang menjadi bagian dari Rusia.

Hewan itu kemungkinan berjalan di atas jembatan mengubungkan Sakhalin dan Hokkaido di Pleistosen, periode waktu dari 2,6 juta hingga sekitar 11.700 tahun lalu.

Meskipun beruang cokelat tidak lagi berkeliaran di sekitar Tokyo, fosil berusia antara 340.000-24.000 tahun telah ditemukan di beberapa lokasi di Pulau Honshu.

Tengkorak beruang usia 32.000 tahun. [PLOS ONE]
Tengkorak beruang usia 32.000 tahun. [PLOS ONE]

Hal itu menimbulkan pertanyaan tentang kapan dan bagaimana beruang Honshu pertama kali tiba di pulau itu.

Sayangnya, hanya ada sedikit bukti fosil tentang migrasi hewan tersebut.

"Jumlah fosil beruang cokelat yang digali di Jepang langka, dengan kurang dari sepuluh spesimen yang tidak lengkap," kata Takahiro Segawa, asisten profesor senior di Pusat Penelitian Ilmu Hayati Universitas Yamanashi.

baca juga

Namun, ilmuwan menemukan satu spesimen unik yang digali di sebuah gua di Prefektur Gunma, barat laut wilayah Tokyo.

Pasalnya, tersimpan tengkorak beruang yang lengkap dengan petrosal (tulang temporal yang mengelilingi telinga bagian dalam) kanan dan kiri.

Struktur padat petrosal membantu melindungi DNA purba dari degradasi.

Mengetahui hal ini, tim peneliti mengumpulkan sejumlah kecil sampel petrosal dari tengkorak tersebut dan menganalisis DNA beruang.

Dilansir dari Live Science, Kamis (5/8/2021), sampel tersebut berusia sekitar 32.700 hingga 32.200 tahun.

Para ahli membandingkan urutan genetik dari petrosal dengan 95 genom yang hampir lengkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral! Ustaz Ihsan Tanjung Sebut Vaksin Covid-19 Ubah DNA Manusia

Viral! Ustaz Ihsan Tanjung Sebut Vaksin Covid-19 Ubah DNA Manusia

Bogor | Kamis, 15 Juli 2021 | 10:00 WIB

Sempat Viral Diborong Pembeli, Ini Resep Puding Susu Beruang

Sempat Viral Diborong Pembeli, Ini Resep Puding Susu Beruang

Lifestyle | Kamis, 15 Juli 2021 | 07:45 WIB

DNA Murni Ditemukan dari Mumi Domba Berusia 1.600 Tahun

DNA Murni Ditemukan dari Mumi Domba Berusia 1.600 Tahun

Tekno | Rabu, 14 Juli 2021 | 11:15 WIB

4 Tips Memperbaiki Kualitas dan DNA Fragmentasi Sperma

4 Tips Memperbaiki Kualitas dan DNA Fragmentasi Sperma

Your Say | Selasa, 13 Juli 2021 | 21:11 WIB

Terkuak Rahasia Mengejutkan dr Faheem Younus Fasih Berbahasa Indonesia

Terkuak Rahasia Mengejutkan dr Faheem Younus Fasih Berbahasa Indonesia

Hits | Selasa, 13 Juli 2021 | 14:48 WIB

Air Kelapa Diburu dan Disebut Bisa Sembuhkan Covid-19, Ini Kata Dokter

Air Kelapa Diburu dan Disebut Bisa Sembuhkan Covid-19, Ini Kata Dokter

Health | Senin, 12 Juli 2021 | 16:30 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×