CDC Beri Peringatan Penggunaan Ivermectin, Ini Alasannya

Dythia Novianty

Minggu, 29 Agustus 2021 | 08:31 WIB
CDC Beri Peringatan Penggunaan Ivermectin, Ini Alasannya
Ivermectin.

Suara.com - Banyak orang mungkin menggunakan dosis obat anti-parasit yang berpotensi berbahaya karena informasi yang salah karena disebut dapat mengobati Covid-19.

Peringatan baru pun dikeluarkan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

CDC memperingatkan dokter bahwa ada lonjakan resep obat, yang disebut ivermectin, sejak pandemi dimulai, bersama dengan peningkatan lima kali lipat dalam panggilan untuk pengendalian racun mengenai efek toksik dari obat tersebut.

Menurut CDC, obat-obatan itu dimaksudkan untuk digunakan pada hewan, yang dapat dibeli tanpa resep, tidak aman digunakan manusia dan dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Pada manusia, ivermectin disetujui untuk mengobati penyakit parasit tertentu, versi obat topikal kadang-kadang digunakan untuk mengobati kutu kepala.

Pada hewan, ivermectin dapat mengobati atau mencegah penyakit parasit seperti heartworm, menurut Food and Drug Administration.

Postingan FDA Ivermectin. [Twitter]
Postingan FDA Ivermectin. [Twitter]

Baru-baru ini, informasi yang salah tentang ivermectin telah menyebabkan beberapa orang menggunakannya sebagai obat untuk Covid-19, meskipun tidak disetujui untuk penggunaan ini.

Institut Kesehatan Nasional AS mengatakan bahwa saat ini tidak ada cukup bukti untuk merekomendasikan obat tersebut sebagai pengobatan Covid-19.

Sebuah studi Maret lalu tentang penggunaan ivermectin dalam kasus Covid-19 ringan tidak menemukan manfaatnya.

baca juga

Sebelum pandemi Covid-19, apotek ritel AS mengeluarkan rata-rata 3.600 resep manusia per minggu untuk ivermectin, menurut CDC.

Catatan CDC, dalam beberapa bulan terakhir, resep telah melonjak, mencapai lebih dari 88.000 resep per minggu pada pertengahan Agustus 2021.

Terlebih lagi, panggilan ke pusat kendali racun di seluruh AS mengenai paparan ivermectin meningkat tiga kali lipat pada Januari 2021, dan lima kali lipat pada Juli 2021, dibandingkan dengan tingkat pra-pandemi, kata badan tersebut.

Bentuk obat hewan yang dimaksudkan untuk hewan besar, seperti kuda dan sapi, bisa sangat berbahaya bagi manusia, sebagian karena mereka datang dalam dosis besar atau terkonsentrasi yang dapat mengakibatkan overdosis.

Kata CDC, produk hewani juga dapat mengandung bahan tidak aktif yang belum pernah diteliti pada manusia.

Overdosis ivermectin dapat menyebabkan mual, muntah, diare, tekanan darah rendah, penurunan kesadaran, kebingungan, halusinasi, kejang, koma dan bahkan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FDA Perintahkan Stop Ivermectin untuk Covid : Kalian Bukan Kuda dan Sapi, Hentikan!

FDA Perintahkan Stop Ivermectin untuk Covid : Kalian Bukan Kuda dan Sapi, Hentikan!

Sulsel | Senin, 23 Agustus 2021 | 11:48 WIB

Kabar Obat Covid-19 Oseltamivir Berbahaya dan Mematikan, Cek Fakta Sebenarnya

Kabar Obat Covid-19 Oseltamivir Berbahaya dan Mematikan, Cek Fakta Sebenarnya

Bekaci | Minggu, 22 Agustus 2021 | 14:09 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Obat Covid-19 Oseltamivir Berbahaya dan Mematikan?

CEK FAKTA: Benarkah Obat Covid-19 Oseltamivir Berbahaya dan Mematikan?

News | Minggu, 22 Agustus 2021 | 13:05 WIB

Datang ke Medan, Erick Thohir Diminta Obat Covid-19 Lebih Banyak oleh Bobby Nasution

Datang ke Medan, Erick Thohir Diminta Obat Covid-19 Lebih Banyak oleh Bobby Nasution

Sumut | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 15:29 WIB

5 Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Batu Ginjal

5 Manfaat Air Kelapa Muda untuk Kesehatan, Salah Satunya Mencegah Batu Ginjal

Lifestyle | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 14:59 WIB

Polisi Limpahkan Berkas Penimbunan Obat COVID-19 ke Kejaksaan

Polisi Limpahkan Berkas Penimbunan Obat COVID-19 ke Kejaksaan

Jakarta | Kamis, 19 Agustus 2021 | 21:30 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×