Terungkap! Misteri Hilangnya Bebatuan Grand Canyon

Dythia Novianty

Minggu, 29 Agustus 2021 | 11:29 WIB
Terungkap! Misteri Hilangnya Bebatuan Grand Canyon
Grand Canyon (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Sebuah misteri terletak jauh di dalam Grand Canyon, bebatuan senilai satu miliar tahun telah menghilang.

Kondisi ini telah mengguncang komunitas ilmiah sejak pertama kali dijelaskan hampir 150 tahun lalu.

"Pikirkan tebing merah dan tebing Grand Canyon sebagai buku teks sejarah Bumi," kata Barra Peak, ahli geologi dari University of Colorado, Boulder, dalam sebuah pernyataan.

"Jika mengecilkan permukaan batu ngarai, Anda dapat melompat kembali hampir 2 miliar tahun ke masa lalu planet ini," ungkapnya.

Sayang, dia menambahkan, buku teks itu juga kehilangan halaman "Di beberapa daerah, batu senilai lebih dari 1 miliar tahun telah menghilang dari Grand Canyon tanpa jejak".

Dalam sebuah studi baru, para peneliti yang dipimpin oleh Peak mengidentifikasi kemungkinan penyebab hilangnya bebatuan, yakni pecahnya superkontinen kuno Bumi Rodinia sekitar 700 juta tahun lalu.

Bebatuan Grand Canyon. [Colorado.edu]
Bebatuan Grand Canyon. [Colorado.edu]

Pergolakan itu begitu dahsyat sehingga kemungkinan menyapu bebatuan dan sedimen ke laut, bernilai satu miliar tahun, dalam kasus Grand Canyon.

The Great Unconformity pertama kali dijelaskan John Wesley Powell selama ekspedisi perahu pada 1869 di sepanjang Sungai Colorado, yang mengukir Grand Canyon Arizona.

Itu adalah salah satu fitur geologi membingungkan pertama yang terdokumentasi dengan baik di Amerika Utara, menurut para peneliti.

baca juga

Peak dan timnya menyelesaikan ekspedisi yang dilakukan Powell pada musim semi 2021 dan disambut dengan batas yang sama antara lapisan batuan Grand Canyon, yang bisa dilihat dari sungai.

Di situs tertentu di sepanjang ngarai, batu berusia 1,4 hingga 1,8 miliar tahun ditemukan tergeletak di bawah batu berusia 520 juta tahun yang jauh lebih muda, menurut para peneliti.

"Ada garis-garis yang indah. Di bagian bawah, Anda dapat melihat dengan sangat jelas bahwa ada batu-batuan yang terdorong menjadi satu. Lapisannya vertikal," jelas Peak.

Lalu ada potongan dan di atasnya ada lapisan horizontal yang indah yang membentuk buttes dan puncak yang Anda kaitkan dengan Grand Canyon.

Peak dan timnya menggunakan metode yang disebut termokronologi untuk melacak sejarah pemanasan batuan yang mengintip jauh ke dalam sejarah geologi Grand Canyon.

Ketika batu terkubur jauh di bawah tanah, bangunan tekanan besar di atasnya menyebabkan batu memanas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ahli Geologi Bakal Selidiki Fenomena Kuburan Meninggi di Padang Pariaman

Ahli Geologi Bakal Selidiki Fenomena Kuburan Meninggi di Padang Pariaman

Sumbar | Minggu, 28 Maret 2021 | 19:07 WIB

Geger Tanah Kuburan Meninggi di Padang Pariaman, Ini Kata Ahli Geologi

Geger Tanah Kuburan Meninggi di Padang Pariaman, Ini Kata Ahli Geologi

Sumbar | Minggu, 28 Maret 2021 | 09:59 WIB

Makam di Padang Pariaman Meninggi hingga 1,5 Meter, Ahli Geologi Heran

Makam di Padang Pariaman Meninggi hingga 1,5 Meter, Ahli Geologi Heran

Sumbar | Jum'at, 26 Maret 2021 | 13:28 WIB

Garis-garis Geologi Aneh Muncul di Rusia, Penyebabnya Bikin NASA Bingung

Garis-garis Geologi Aneh Muncul di Rusia, Penyebabnya Bikin NASA Bingung

Tekno | Selasa, 02 Maret 2021 | 07:35 WIB

Link Live Streaming Gunung Merapi, Pantau Erupsi dan Lava Pijar

Link Live Streaming Gunung Merapi, Pantau Erupsi dan Lava Pijar

Hits | Minggu, 17 Januari 2021 | 09:40 WIB

Lava Pijar Menyembur dari Gunung Merapi

Lava Pijar Menyembur dari Gunung Merapi

Sumsel | Selasa, 05 Januari 2021 | 08:33 WIB

Terkini

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

×