Garis-garis Geologi Aneh Muncul di Rusia, Penyebabnya Bikin NASA Bingung

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 02 Maret 2021 | 07:35 WIB
Garis-garis Geologi Aneh Muncul di Rusia, Penyebabnya Bikin NASA Bingung
Garis-garis geologi aneh di Rusia. [Earthobservatory.NASA]

Suara.com - Para ilmuwan NASA dibuat bingung dengan garis-garis geologi yang muncul di dekat Sungai Markha, Arktik Siberia.

Awal pekan ini, para peneliti di NASA mengunggah serangkaian gambar satelit dari lanskap bergelombang yang aneh ke situs Badan Observasi Bumi.

Diambil dengan satelit Landsat 8 selama beberapa tahun, foto-foto tersebut menunjukkan daratan di kedua sisi Sungai Markha beriak dengan garis-garis gelap dan terang yang bergantian.

Efek tersebut terlihat di keempat musim, tetapi paling jelas terlihat di musim dingin saat salju putih membuat pola kontras menjadi lebih mencolok.

Penyebab mengapa bagian Siberia, Rusia, memiliki gelombang bergaris ini masih tidak diketahui oleh para ilmuwan dan beberapa ahli menawarkan penjelasan yang bertentangan dengan NASA.

Menurut NASA, salah satu penjelasan yang paling mungkin adalah proses berulang tanah es.

Garis-garis geologi aneh di Rusia September 15, 2016. [Earthobservatory.NASA]
Garis-garis geologi aneh di Rusia September 15, 2016. [Earthobservatory.NASA]

Dataran Tinggi Siberia Tengah ini menghabiskan sekitar 9 persen tahun yang tertutup lapisan es, meskipun kadang-kadang mencair untuk interval singkat.

Petak-petak tanah yang terus menerus membeku, mencair, dan membeku kembali diketahui memiliki pola melingkar atau bergaris aneh yang disebut tanah berpola.

Efeknya terjadi ketika tanah dan batu secara alami menyortir diri selama siklus pembekuan-pencairan.

baca juga

Namun, contoh tanah berpola lainnya seperti lingkaran batu di Svalbard, Norwegia, memiliki skala yang cenderung lebih kecil daripada garis yang terlihat di Siberia.

Penjelasan lain yang memungkinkan adalah disebabkan oleh erosi. Menurut Thomas Crafford, ahli geologi dari US Geological Survey, mengatakan kepada NASA bahwa garis-garis itu menyerupai pola di batuan sedimen yang dikenal sebagai geologi kue lapis.

Dilansir dari Science Alert, Selasa (2/3/2021), pola-pola ini terjadi ketika salju mencair atau hujan menetes ke bawah bukit sehingga memotong dan membuang potongan batuan sedimen menjadi tumpukan.

Proses tersebut dapat mengungkapkan lempengan sedimen yang terlihat seperti irisan kue lapis, di mana garis-garis yang lebih gelap mewakili area yang lebih curam dan garis-garis yang lebih terang menunjukkan area yang lebih datar.

Sesuai dengan gambar yang dibagikan NASA, lapisan sedimen semacam ini akan lebih menonjol di musim dingin ketika salju putih berada di area yang lebih datar sehingga membuatnya tampak lebih terang.

Sementara itu, polanya memudar saat mendekati sungai, di mana sedimen berkumpul menjadi tumpukan yang lebih seragam di sepanjang tepian setelah jutaan tahun erosi.

NASA mengatakan bahwa penjelasan tersebut tampaknya cocok dengan fenomena geologi yang muncul itu.

Garis-garis geologi aneh di Rusia October 29, 2020. [Earthobservatory.NASA]
Garis-garis geologi aneh di Rusia October 29, 2020. [Earthobservatory.NASA]

Tetapi, sampai wilayah tersebut dapat dipelajari lebih dekat, itu akan tetap menjadi salah satu misteri yang belum pasti di Siberia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Helikopter NASA di Mars Kirim Sinyal Komunikasi Pertama ke Bumi

Helikopter NASA di Mars Kirim Sinyal Komunikasi Pertama ke Bumi

Tekno | Selasa, 23 Februari 2021 | 08:30 WIB

Misi ke Planet Mars: Yang Berhasil dan yang Gagal

Misi ke Planet Mars: Yang Berhasil dan yang Gagal

Video | Minggu, 21 Februari 2021 | 11:05 WIB

Bagaimana Rupa Kawah Jezero Mars, Perseverance NASA Kirim Foto Perdana

Bagaimana Rupa Kawah Jezero Mars, Perseverance NASA Kirim Foto Perdana

Tekno | Jum'at, 19 Februari 2021 | 17:49 WIB

Perseverance Mendarat di Planet Mars, Mencari Bukti Kehidupan

Perseverance Mendarat di Planet Mars, Mencari Bukti Kehidupan

News | Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:16 WIB

Pesawat Perseverance NASA Mendarat di Planet Mars, Begini Penampakannya

Pesawat Perseverance NASA Mendarat di Planet Mars, Begini Penampakannya

Jatim | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:03 WIB

Cerita Dua Insinyur Indonesia di Balik Pembuatan Pesawat dan Roket di AS

Cerita Dua Insinyur Indonesia di Balik Pembuatan Pesawat dan Roket di AS

News | Kamis, 18 Februari 2021 | 12:49 WIB

Terkini

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:09 WIB

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki

Sport | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:29 WIB

×