Fosil 400 Juta Tahun Ini Ungkap Akar Tanaman Pertama di Bumi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 31 Agustus 2021 | 09:15 WIB
Fosil 400 Juta Tahun Ini Ungkap Akar Tanaman Pertama di Bumi
Fosil tanaman. [The University of Edinburgh]

Suara.com - Penelitian yang dilakukan tim internasional mengungkapkan bahwa fosil tanaman berusia 400 juta tahun yang ditemukan di Skotlandia, dapat menjelaskan bagaimana akar tanaman pertama muncul di awal Bumi.

Evolusi akar tanaman pertama sangat penting karena berdampak pada Bumi dan atmosfer, menghasilkan ekologi dan iklim yang transformatif.

Dalam studi tersebut, para ahli salah satunya tim dari Universitas Oxford, mengembangkan rekonstruksi 3D tanaman Asteroxylon mackiei dari era Devonian, sekitar 400 juta tahun lalu, berdasarkan bukti fosil yang ditemukan.

Fosil yang diawetkan dalam sejenis batu api di dekat Aberdeenshire, Skotlandia, mewakili tanaman purba yang paling kompleks secara struktural dari daerah tersebut.

Rekonstruksi mengungkapkan kumpulan dari tiga jenis sumbu percabangan tanaman yang berbeda, yaitu sumbu pucuk daun, sumbu bantalan akar, dan sumbu akar.

Dari rekonstruksi 3D, para ilmuwan mempelajari sifat anatomi dan perkembangan fosil misterius ini.

Fosil tanaman. [elifesciences.org]
Fosil tanaman. [elifesciences.org]

Tim menemukan bahwa akar berkembang dengan cara yang berbeda pada tumbuhan ini dibandingkan dengan tumbuhan modern.

"Ini adalah struktur tertua yang diketahui yang menyerupai akar modern dan sekarang kita tahu bagaimana itu terbentuk," kata Liam Dolan, penulis utama dari Gregor Mendel Institute.

Menurutnya, itu berkembang ketika sumbu seperti pucuk membentuk garpu, di mana satu cabang bertahan sebagai pucuk dan kedua cabang mengembangkan akar.

baca juga

Dolan menambahkan, tidak ada akar yang berkembang dengan cara seperti itu pada tanaman hidup, menunjukkan bahwa mekanisme pembentukan akar ini sekarang sudah punah.

Memahami struktur dan evolusi Asteroxylon mackiei dapat memberikan wawasan tentang peristiwa pada waktu penting dalam sejarah Bumi setelah tanaman muncul di permukaan dan mulai menyebar ke seluruh daratan.

"Evolusi, radiasi, dan penyebaran tanaman di semua benua memiliki dampak signifikan pada sistem Bumi," ucap Alexander J Hetherington, rekan penulis studi dari University of Edinburgh.

Dia menambahkan, akar tanaman mengurangi tingkat karbon dioksida di atmosfer, menstabilkan tanah, dan merevolusi sirkulasi air di seluruh permukaan benua.

Fosil tanaman. [elifesciences.org]
Fosil tanaman. [elifesciences.org]

Dilansir dari Independent, Selasa (31/8/2021), dengan menggunakan teknik 3D digital, untuk pertama kalinya para ahli memvisualisasikan tubuh kompleks Asteroxylon mackiei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Banyak Karbon di Inti Luar Bumi, Ungkap Kepadatan Planet

Ada Banyak Karbon di Inti Luar Bumi, Ungkap Kepadatan Planet

Tekno | Rabu, 25 Agustus 2021 | 08:35 WIB

Penelitian Terbaru: Mengobati Badai Sitokin di Pasien Covid-19

Penelitian Terbaru: Mengobati Badai Sitokin di Pasien Covid-19

Tekno | Minggu, 22 Agustus 2021 | 13:35 WIB

Penelitian Terbaru: Bahaya Badai Sitokin,Sempat Bikin Deddy Corbuzier Nyaris Meninggal

Penelitian Terbaru: Bahaya Badai Sitokin,Sempat Bikin Deddy Corbuzier Nyaris Meninggal

Tekno | Minggu, 22 Agustus 2021 | 11:05 WIB

9 Metode Penelitian Menurut Para Ahli

9 Metode Penelitian Menurut Para Ahli

News | Rabu, 18 Agustus 2021 | 20:29 WIB

Program Gerilya Diluncurkan untuk Kurangi Ketergantungan pada Bahan Bakar Fosil

Program Gerilya Diluncurkan untuk Kurangi Ketergantungan pada Bahan Bakar Fosil

Tekno | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 23:15 WIB

Bisa Kebal 1 Tahun, Ilmuwan Temukan Pencegahan Malaria

Bisa Kebal 1 Tahun, Ilmuwan Temukan Pencegahan Malaria

Tekno | Jum'at, 13 Agustus 2021 | 12:26 WIB

Terkini

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Award 2026

News | Sabtu, 07 November 2026 | 08:23 WIB

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Pendapatan Blue Bird Tembus Rp4,57 Triliun hingga Kuartal III 2026, Laba Bersih Capai Rp474 Miliar

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 08:22 WIB

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Paradoks Listrik Lampung: Terancam Biarpet di Atas Harta Karun Panas Bumi 2,8 GW

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 08:16 WIB

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Kawinkan Gelar Juara Campus League Bandung 2026, UPI Bidik The Nationals

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 08:14 WIB

Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Kebagian HyperOS 4, Cek Jadwal Update

Daftar HP Xiaomi, Redmi, dan POCO yang Kebagian HyperOS 4, Cek Jadwal Update

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 08:07 WIB

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Digitalisasi Pajak Daerah Tembus 97,5 Persen, BI Bidik Peningkatan Pendapatan Daerah

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:50 WIB

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

10 Pilihan Sabun Cuci Muka untuk Jerawat, Bantu agar Tidak Semakin Meradang

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 07:45 WIB

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Progres Underpass Bitung Capai 70,7 Persen, Ditargetkan Rampung Februari 2027

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 07:30 WIB

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Sambut HUT Meranti, Sejumlah Praktisi Hukum Bentuk LBH Tanah Jantan

Riau | Sabtu, 07 November 2026 | 07:24 WIB

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:20 WIB

×