Ilmuwan Pantau Varian Baru Virus Corona, Tingkat Mutasinya Sangat Tinggi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 01 September 2021 | 20:23 WIB
Ilmuwan Pantau Varian Baru Virus Corona, Tingkat Mutasinya Sangat Tinggi
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Para ilmuwan di Afrika Selatan sedang memantau varian virus Corona baru, dengan tingkat mutasi yang luar biasa tinggi dan frekuensinya meningkat secara bertahap, dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut laporan National Institute for Communicable Diseases (NICD), varian yang dikenal sebagai C.1.2 itu ditandai minggu lalu oleh KwaZulu-Natal Research Innovation and Sequencing Platform (KRISP).

Meskipun mayoritas kasus virus Corona di Afrika Selatan saat ini disebabkan oleh varian Delta, varian C.1.2 menarik perhatian para ilmuwan karena mutasinya hampir dua kali lebih cepat dari varian global lainnya.

Namun, frekuensinya tetap relatif rendah dan sejauh ini terdeteksi dalam kurang dari 3 persen genom yang diurutkan sejak pertama kali diambil pada Mei.

Para ilmuwan NICD mengatakan C.1.2 hanya muncul pada tingkat yang sangat rendah dan masih terlalu dini untuk memprediksi bagaimana virus itu bisa berkembang.

"Pada tahap ini kami tidak memiliki data eksperimental untuk mengkonfirmasi bagaimana reaksinya dalam hal sensitivitas terhadap antibodi," kata Penny Moore, ilmuwan NICD, dikutip dari Science Alert, Rabu (1/9/2021).

Ilustrasi Afrika Selatan. [Gordon Johnson/Pixabay]
Ilustrasi Afrika Selatan. [Gordon Johnson/Pixabay]

Namun, para ahli memiliki keyakinan besar bahwa vaksin yang diluncurkan di Afrika Selatan dapat berfungsi dan terus melindungi dari penyakit parah dan kematian.

Sejauh ini, C.1.2 telah terdeteksi di sembilan provinsi Afrika Selatan, serta di bagian lain dunia termasuk China, Mauritius, Selandia Baru, dan Inggris.

Varian ini tidak memenuhi syarat sebagai "varian minat" atau "varian perhatian" seperti varian Delta dan Beta yang sangat mudah menular.

baca juga

Hingga saat ini, lebih dari 2,7 juta kasus Covid-19 dilaporkan di Afrika Selatan. Munculnya varian Beta mendorong gelombang kedua infeksi pada Desember dan Juni.

Negara itu sekarang berjuang dengan gelombang ketiga infeksi yang didominasi oleh varian Delta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 Menurun, Menkes Minta Masyarakat Tetap Eling Lan Waspodo

Kasus Covid-19 Menurun, Menkes Minta Masyarakat Tetap Eling Lan Waspodo

News | Senin, 30 Agustus 2021 | 21:17 WIB

22 Orang Terpapar Covid-19 Varian Delta, Gubernur Riau Minta Warga Waspada

22 Orang Terpapar Covid-19 Varian Delta, Gubernur Riau Minta Warga Waspada

Riau | Senin, 30 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Dokter Top AS Minta Anak Wajib DIvaksin Covid-19 Sebelum Sekolah Tatap Muka

Dokter Top AS Minta Anak Wajib DIvaksin Covid-19 Sebelum Sekolah Tatap Muka

Health | Senin, 30 Agustus 2021 | 18:05 WIB

Kemenkes Klaim Kasus Covid-19 Turun 34 Persen, BOR Nasional 31 Persen

Kemenkes Klaim Kasus Covid-19 Turun 34 Persen, BOR Nasional 31 Persen

News | Kamis, 26 Agustus 2021 | 10:58 WIB

Waspada, Lampung Masuk Provinsi dengan Tingkat Penyebaran Varian Delta Tertinggi

Waspada, Lampung Masuk Provinsi dengan Tingkat Penyebaran Varian Delta Tertinggi

Lampung | Kamis, 26 Agustus 2021 | 08:45 WIB

Anjuran WHO untuk Cegah Varian Delta dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Anjuran WHO untuk Cegah Varian Delta dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 21:07 WIB

Terkini

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Dikaitkan Skandal Penyadapan Presiden, Pihak Abdul Wahid Laporkan Akun TikTok

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 08:18 WIB

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Wall Street Berdarah! Nasdaq Catat Rekor Pelemahan Sejak 2024 Akibat AI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:16 WIB

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Resmi Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp8,7 Juta

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 08:13 WIB

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

Geothermal Belum Sejalan dengan Transisi Energi Berkeadilan, Apa Masalahnya?

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:12 WIB

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Eccentric! Chef Moon: Saat Kuliner Pedesaan Sembuhkan Dua Jiwa yang Patah

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Aksi Pekerja Ketinggian Rawat Atap Stasiun LRT di Palembang

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 08:00 WIB

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Jejak Kredit Gen Z Jadi Sorotan, Bisa Pengaruhi Pengajuan Pinjaman hingga Karier

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:58 WIB

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Sudah Pakai Skincare tapi Wajah Masih Kusam? Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Mendekam di Lapas Madiun, Oknum Polisi Polres Batu Resmi Dipecat Usai Terjerat Kasus Penipuan

Malang | Jum'at, 06 November 2026 | 07:54 WIB

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Utang Pinjol Masyarakat Indonesia Tembus Rp106,48 Triliun, Rasio Gagal Bayar Makin Tinggi

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 07:48 WIB

×