Startup McEasy Dapat Kucuran Dana Senilai Rp 22 Miliar

Dythia Novianty

Kamis, 16 September 2021 | 08:27 WIB
Startup McEasy Dapat Kucuran Dana Senilai Rp 22 Miliar
Startup Manajemen dan Pelacakan Logistik Pintar, McEasy

Suara.com - McEasy, startup penyedia solusi digital berbasis Software-as-a-Service (SaaS) untuk manajemen dan pelacakan kendaraan logistik, mengumumkan putaran pendanaan awal senilai Rp 22 miliar (1,5 juta dolar AS) dari East Ventures.

Dana investasi baru ini akan digunakan untuk dua tujuan utama, yakni memperkuat divisi penelitian dan pengembangan McEasy untuk membangun teknologi logistik kelas dunia.

Selain itu, divisi pemasaran dan penjualan untuk bisa menjangkau lebih banyak perusahaan yang bergerak di industri logistik dan rantai pasok di Indonesia.

"Sistem pelacakan pintar memang bukan hal baru di dunia otomotif dan industri, tapi kami tahu bagaimana cara mengintegrasikan hardware yang ada - mulai dari sensor hingga GPS - dengan platform kami untuk menjadi solusi tepat dari masalah di pasaran," kata Raymond Sutjiono, Co-Founder McEasy.

Rencana bisnis yang telah dirancang, dia menambahkan, pihaknya percaya bahwa dana dari investor akan mendorong pertumbuhan perusahaan secara eksponensial.

Selama ini, manajemen transportasi logistik di Indonesia masih memiliki beberapa tantangan. Salah satunya yaitu sangat terbatasnya integrasi dari satu pihak ke pihak lain, padahal masih berada di rantai pasok yang sama.

Selain itu, proses operasional usaha cenderung mengandalkan cara-cara manual dengan administrasi yang rumit, sehingga proses digitalisasi belum berjalan dengan mulus.

Sistem otomasi dan optimisasi untuk menyederhanakan operasional logistik juga belum maksimal.

McEasy hadir menawarkan dua solusi kebutuhan industri, yakni Vehicle Smart Management System (VSMS), Transportation Management System (TMS), and Smart Driver Apps.

baca juga

VSMS merupakan solusi digital berbasis smart tracker untuk membantu operasional logistik dan pelacakan lokasi kendaraan secara real-time.

Sementara itu, TMS merupakan software-as-a-service untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan optimisasi proses pengiriman barang secara terpadu, sehingga keseluruhan proses menjadi lebih efisien.

Melalui integrasi dalam Smart Driver Apps, pelanggan McEasy dapat melacak posisi kendaraan dan seluruh biaya operasional secara transparan, tanpa perlu repot untuk memeriksanya secara manual.

Kedua solusi ini dapat digunakan para pelaku bisnis logistik, mulai dari perusahaan manufaktur dan distribusi hingga perusahaan brand besar yang telah memiliki armada sendiri ataupun terintegrasi dengan vendor-vendor penyedia jasa logistik.

Secara tidak langsung, berkat transformasi digital yang dihadirkan di sektor industri logistik, jumlah pelanggan perusahaan telah bertumbuh 10 kali lipat.

“Berbeda dari penyedia software lain, kami biasanya akan mendalami problem utama klien, lalu memaparkan cara menggunakan elemen-elemen pada platform kami untuk mengatasi masalah tersebut," tambah Hendrik Ekowaluyo, Co-Founder McEasy.

Dia menuturkan bahwa secara scalability, konsep bisnis ini jauh lebih sustainable, karena kita tinggal mengulik fitur-fitur dalam platform tanpa harus membuat software yang berbeda setiap saat.

Ilustrasi smart tracker. [Freepik]
Ilustrasi smart tracker. [Freepik]

Menurut Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), tercatat dalam laporan East Ventures Digital Competitiveness Index (EV-DCI) 2021, potensi pertumbuhan bisnis industri logistik Indonesia dari tahun ke tahun berkisar sekitar Rp 40 triliun (2.8 billion dolar AS).

Pada kuartal ke-4 tahun 2021, McEasy menargetkan meningkatkan total kendaraan yang terintegrasi dengan sistem menjadi 2x lipat, serta membantu digitalisasi sistem transportasi untuk pelanggan-pelanggan setia perusahaan.

Sementara itu, pada 2022, McEasy menargetkan untuk bisa mencapai pertumbuhan minimal 4x lipat dari tahun 2021.

Kedepannya, McEasy mempunyai misi untuk membuat sebuah ekosistem terintegrasi yang memudahkan para stakeholders mengoptimasi semua proses logistik dan rantai pasok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Startup Studio Indonesia Batch 2 Masuki Tahap Akhir

Startup Studio Indonesia Batch 2 Masuki Tahap Akhir

Tekno | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 22:32 WIB

Bak Cendawan di Musim Hujan, Bisnis Startup Bersemi saat Pandemi

Bak Cendawan di Musim Hujan, Bisnis Startup Bersemi saat Pandemi

Bisnis | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 17:38 WIB

BPPT Dukung Perusahaan Rintisan lewat Balai Inkubator Teknologi

BPPT Dukung Perusahaan Rintisan lewat Balai Inkubator Teknologi

Tekno | Rabu, 04 Agustus 2021 | 22:49 WIB

Nium Jadi Unicorn Asia Tenggara, Telkom Bangga

Nium Jadi Unicorn Asia Tenggara, Telkom Bangga

Tekno | Jum'at, 30 Juli 2021 | 22:12 WIB

Tips Menggaet Investor bagi Startup Pemula

Tips Menggaet Investor bagi Startup Pemula

Tekno | Sabtu, 24 Juli 2021 | 22:13 WIB

Oxygen for Indonesia Jadi Wadah Startup dan Relawan Gotong-royong Atasi Covid-19

Oxygen for Indonesia Jadi Wadah Startup dan Relawan Gotong-royong Atasi Covid-19

Tekno | Jum'at, 23 Juli 2021 | 21:06 WIB

Terkini

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Kabur Usai Tabrak Motor, Mobil Oknum Polisi Malah Hantam Mobil Rekan Seprofesi di Bandar Lampung

Lampung | Sabtu, 12 September 2026 | 17:23 WIB

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

5 Rekomendasi Minyak Rosemary Perawatan Rambut Rontok

5 Rekomendasi Minyak Rosemary Perawatan Rambut Rontok

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 17:16 WIB

Jakmania Padati GBK: Antusiasme Tinggi, Suporter Komitmen Jaga Jakarta di Laga Kontra Persib

Jakmania Padati GBK: Antusiasme Tinggi, Suporter Komitmen Jaga Jakarta di Laga Kontra Persib

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:12 WIB

Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara

Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 17:08 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil: Ini Berat!

Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil: Ini Berat!

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 17:05 WIB

Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh

Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 17:00 WIB

Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!

Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!

Surakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 16:57 WIB

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat

Jogja | Sabtu, 12 September 2026 | 16:46 WIB

×